List building adalah suatu teknik pengumpulan beberapa database (kontak) calon pembeli yang nantinya digunakan sebagai sarana berkomunikasi baik dalam pengenalan produk baru, penjualan, dan promosi agar mendapatkan banyak pelanggan. Ada banyak macam list building yang bisa Anda gunakan, seperti list building di email dengan email marketing, dan juga list building di offline dengan mengumpulkan data konsumen.
Namun, di era chat online seperti sekarang ini, ada teknik list building yang lebih mudah yang dapat diterapkan oleh banyak orang yaitu list building whatsapp. List building di Whatsapp sangat penting jika Anda ingin meningkatkan penjualan produk di dunia digital marketing. Cara ini tentunya cukup mudah untuk dipraktikkan karena sebagian besar orang pasti memiliki akun WA di setiap smartphone.
Dalam dunia digital marketing, Anda harus bisa menguasai data agar bisa mengukur dan melakukan sesuatu dengan database, sehingga Anda bisa menguasai dunia bisnis dengan baik. Nah, tentunya Anda bertanya-tanya bagaimana cara mengumpulkan database nomor WA secara legal dan efisien. Berikut penjelasannya.
List Building WhatsApp
Untuk mendapatkan ribuan kontak WhatsApp, tentunya tidak boleh asal-asalan. Jadi ada cara dan etika yang harus Anda lakukan dalam mengumpulkan database untuk WA. Jangan biarkan diri Anda meminta database tanpa izin audience.
Jadi tujuan anda yaitu membuat agar mereka sendirilah yang akan memberikan nomor WA dan nama tanpa ada unsur paksaan. Berikut tahapan yang harus anda lakukan untuk List Building di Whatsapp yaitu:
- Tawarkan Lead Magnet
Lead magnet adalah kunci awal untuk Anda bisa meminta nama dan nomor Whatsapp. Anda dapat membuat e-book PDF, membuat seri video, dan voucher diskon sehingga dapat menarik perhatian audiens Anda. Bagi mereka yang berminat bisa mencantumkan nama dan nomor WA. Jadi Anda menawarkan sesuatu untuk mendapatkan data dalam bentuk nama dan nomor WA.
- Berinteraksi dengan Pelanggan Potensial
Setelah lead magnet tersebar, maka akan secara otomatis ada chat masuk ke obrolan WhatsApp Anda. Pada titik ini Anda sudah mulai membuat database, poin terpenting adalah menyimpan nomor mereka di kontak, dan simpan dalam format excell agar bisa di blast.
Silahkan mulai berinteraksi dengan calon pelanggan Anda. Misalnya dengan memperkenalkan diri mengenai bisnis apa yang Anda jalankan atau apapun itu yang bisa membangun interaksi. Tujuannya adalah agar mereka mengetahui siapa Anda dan apa yang Anda lakukan, serta siapa mereka dan apa yang mereka butuhkan.
Kebanyakan orang gagal membuat database karena tidak berinteraksi dengan database yang sudah mereka miliki. Akibatnya saat kirim pesan promosi ke calon pelanggan menggunakan aplikasi WhatsApp Blast, malah dikira Anda ngirim pesan spam, dan memblokir nomor Anda.
- Buat Konten Edukasi
langkah list building Whatsapp selanjutnya adalah dengan membuat konten edukasi. Tentunya cara ini akan membuat promosi Anda lebih mudah dan tepat sasaran. Jika tujuan Anda adalah personal produk, Anda dapat mengirimkan konten secara pribadi.
Jadi jangan kirim promosi ke grup karena tidak berfungsi. Jika Anda ingin merekrut reseller, Anda dapat mengundang mereka ke grup khusus. Kemudian Anda dapat mengajari mereka cara melakukan penjualan yang benar.
- Sharing dan Mulailah Menjual
Seorang pepatah pernah mengatakan bahwa sharing-sering dulu baru selling-selling kemudian. Orang-orang tertarik untuk mendownload atau menggunakan lead magnet yang Anda bagikan karena mereka ingin mendapatkan sesuatu yang baru, baik itu pengetahuan baru atau sesuatu yang dapat meningkatkan produktivitas.
Biasanya mereka senang mendengarkan studi kasus, kisah sukses atau tips rahasia yang Anda gunakan. Silahkan bagikan dahulu hal-hal tersebut sampai mereka tidak menyadari bahwa Anda telah memenangkan hati mereka. Kemudian mulailah berjualan, dijamin Anda akan mendapatkan konversi yang sangat tinggi.
Demikian langkah-langkah list building whatsapp untuk menjalankan bisnis melalui WA marketing. Mulai dari menawarkan lead magnet, berinteraksi dengan calon pelanggan, membuat konten edukasi, dan sharing mengenai bisnis. Semoga bermanfaat!




