E.Manfaat Manajemen Kinerja yang Efektif
1.Organisasi memiliki tujuan dan langkah yang jelas sehingga proses identifikasi, pengembangan, pengukuran dan evaluasi dapat dilakukan secara optimal
2.Tujuan organisasi dapat sama-sama dibuat oleh managemen senior dan bawahannya sehingga tujuan merupakan hasil integrasi beberapa pihak.
3.Memungkinkan untuk melakukan proses dialog yang berkelanjutan antara pihak manajemen dengan pekerja.
4.Memungkinkan organisasi dan mendorong setiap individu dalam organisasi untuk terus mengembangkan diri.
5.Membantu perusahaan untuk dapat mencapai target atau sasaran kerja yang diinginkan dengan efektif dan efisien.
F.Hambatan Implementasi Managemen
1.Hambatan Visi
Hambatan yang sering terjadi adalah ketika setiap pelaku dalam organisasi tidak mengerti arah dan tujuan dari kegiatan mereka dalam organisasi. Kebanyakan dari mereka bekerja sesuai dengan rutinitas mereka saja tanpa mengetahui visi dan strategi dari organisasi. Berdasarkan hasil beberapa literatur survei menyebutkan bahwa hanya kurang lebih 5% dari jumlah total karyawan yang memahami visi dan strategi organisasi, sedangkan sisanya bekerja sesuai dengan harapan dari atasan mereka.
2.Hambatan Personal
Hambatan selanjutnya berasal dari orang-orang yang ada dalam organisasi. Mungkin beberapa perusahaan telah menerapkan sistem insentif bagi karyawan yang berprestasi dan dapat berkontribusi dalam pencapaian visi misi perusahaan. Namun, banyak organisasi lain yang kurang memahami arti penting keberadaan setiap karyawan yang bekerja dalam organisasi, sehingga pada praktiknya mereka banyak menuntut karyawannya untuk bekerja tanpa memberikan imbalan sebanding. Hal tersebut dapat berdampak pada psikologis karyawan sehingga berdampak pada lemahnya motivasi karyawan untuk bekerja dan meningkatkan kinerja.
3.Hambatan Sumberdaya
Hambatan selanjutnya berhubungan dengan sumberdaya yang dimiliki organisasi. Sumberdaya ini dapat berhubungan dengan ketersediaan waktu, energi, dan uang organisasi yang tidak dialokasikan untuk kegiatan penting dan strategis bagi organisasi.
4.Hambatan Sarana dan prasarana
Sarana dan prasarana menjadi hal yang penting karena apabila organisasi memiliki fasilitas yang memadai,maka dapat mendukung sistem managemen kinerja yang telah direncanakan sebelumnya. Sebagai contoh, belum tersedianya sistem keselamatan dan kesehatan kerja yang ada dalam perusahaan pertambangan.
5.Hambatan Manajemen
Hambatan selanjutnya bisa juga berasal dari manajemen itu sendiri. Marlagemen ini biasanya berisi keyperson atau steakholder organisasi yang terlalu singkat untuk membahas strategi organisasi. Managemen ini justru lebih banyak menghabiskan waktu untuk membuat keputusan yang bersifat jangka pendek.
Baca Juga Management Kinerja – Bag.1
Sumber Panduan Lengkap Menyusun SOP & KPI Fajar Nur'aini D.F, M.psi,2020




