Ruang Lingkup Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP)

Ruang SOP / Blog

manajemen customer service yang buruk

Standar operasional prosedur (SOP) adalah Suatu prosedur/tahapan yang ditetapkanĀ  untuk menyelesaikan suatu proses kerja tertentu yang dapat dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh elemen perusahaan. Jika suatu perusahaan menggunakan SOP pekerjaan menjadi lebih sistematis.

SOP adalah pedoman untuk langkah-langkah yang akan diambil. Misalnya dalam suatu perusahaan, SOP perusahaan adalah segala pedoman yang harus diikuti oleh karyawanĀ  untuk mencapai hasil kerja yang baik.

Kami akan membahas mengenai ruang lingkup penyusunan SOP atau prosedur operasional standar.

Pengertian Standar Operasional Prosedur

SOP merupakan Prosedur pelaksanaan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, di mana pekerjaan itu dapat dilakukan,Ā  dengan apa pekerjaan itu, bagaimana melakukan pekerjaan itu, kapan harus melakukan pekerjaan itu, urutan sistematis termasuk di mana melakukan pekerjaan itu, dan siapa yang memiliki kuasa pekerjaan itu.

Jadi, dari pengertian SOP di atas, maka standar operasional prosedur (SOP) atau definisi dari standar operasional prosedur adalah pedoman atau pedoman untuk melakukan pekerjaan dan bagaimana, kapan, di mana dan siapaĀ  yang terlibat. Hal ini dilakukanĀ  agar pekerjaanĀ  berjalan dengan lancar dan tertib.

Hambatan dalam pelaksanaan SOP

Adapun hambatan dalam pelaksanaan SOP dibawah ini penjelasannya.

  1. organisasi

Kegagalan ini biasanya muncul dari masalah yang berkaitan dengan manajemen organisasi, seperti: Gaya kepemimpinan, struktur organisasi yang terlalu tebal, garis koordinasi yang terlalu panjang dan rumit, tradisi organisasi yang tidak terbina dengan baik, dll.

Sering terjadi gesekan terkait sinkronisasi antara benda kerja dan SOP yang diterapkan pada benda kerja lainnya. Tentu saja, bahkan gesekan dan konfrontasi ini membutuhkan banyak waktu. Namun, rintangan minimum juga harus diperhitungkan saat menulis SOP.

  1. Operasional

Hambatan operasional muncul dari semua masalahĀ  operasional organisasi. Isu operasional yang dimaksud dapat muncul dari sifat konsumen, komitmen organisasi terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, budaya organisasi, dan kematangan organisasi.

  1. Pengelola

Hambatan administratif muncul karena adanya perbedaan pandangan dari beberapa anggota manajemen tentang penyusunan dan pelaksanaan SOP di unit kerjaĀ  masing-masing departemen. Usaha kecil dan organisasi biasanya tidak menghadapi hambatan administratif yangĀ  signifikan. Sebaliknya, organisasi besar secara alami lebih mungkin menghadapi hambatan.

ContohĀ  terkaitĀ  hambatan pengendalian organisasiĀ  berupa ketidakjelasan visi, misi, kebijakan organisasi, peraturan perundang-undangan, kurangnya pengendalian yang konsisten dan berkelanjutan, serta kurangnya dukunganĀ  maksimal dari pihak terkait.

  1. personal

Hambatan pribadi muncul dari individu, karyawan, atau pengguna organisasi yang tidak mau mendukung, atau bahkan secara terbuka menyuarakan penentangan terhadap keberadaan SOP di dalam organisasi.

Sebagian alasan penolakan ini mungkin karena karyawan yang terlibat tidak cukup memahami tujuan dan manfaatĀ  SOP untuk menjalankan organisasi, tetapi keberadaan SOP sebenarnya tidak. Masih ada asumsi yang mempersulit pekerjaan. Dengan demikian, tidak ada motivasi yang kuat di antara staf untuk berkembang lebih jauh.

Hambatan tunggal atau individu adalah hambatan yang paling dominan. Ada beberapa alasan, salah satunya adalah rendahnya tingkat pendidikan yangĀ  menyebabkanĀ  kemampuan atau kurangnya kemampuan dalam menerapkan SOP.

Prinsip penyusunan standar operasional prosedur

  1. SOP harus jelas, lugas, dan tertulis sederhana. Pastikan SOP dapat dimengerti atau dipahami dan mudah diterapkan.
  2. SOP tertulis harus terukur dari segi waktu dan biaya.
  3. SOP yang dibuat harus dapat menyesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan yang ada.

Teknik penyusunan SOP

Dalam menyusun SOP pada organisasi, kantor atau perusahaan sebelumnya juga harus memahami hal dibawah ini:

  1. Bersangkutan pada visi misi perusahaan
  2. Terdapat budaya kerjadi di perusahaan
  3. Sesuai pada alur didalam perusahaan

Selain itu ada tahapan yang dilakukan untuk menyusun sebuah SOP yang tepat.

  1. Menentukan tujuan yang akan dicaai
  2. Memilih bentuk satu tipe SOP yang ingin digunakan
  3. Ditempatkan pada unit terkait SOP tersebut
  4. SOP yang sudah dibuat harus dijalankan
  5. Melakukan evaluasi setelah SOP dibuat

Nah, itulah pembahasan tentang ruang lingkup penyusunan standar operasional prosedur (SOP). Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan bagi ada yang akan membangun sebuah perusahaan tentukan SOP yang akan ditetapkan untuk itu anda dapat mengunjugi ruang SOP akan ada banyak penjelasan tentang menjadikan perusahaan Anda lebih sistematis, dengan pekerjaan yang efisien.

itulah penjelasan tentang penyusunan ruang lingkup SOP, semoga artikel ini dapat membantu anda.

manajemen customer service yang buruk

KATEGORI SOP

RECENT POST

RUANG SOP

Merupakan jawaban untuk Anda dalam mengelola ataupun menyusun setiap proses dalam bidang usaha yang Anda miliki. Dengan adanya SOP, Anda akan lebih mudah menentukan ke-efektivan dan membuat Anda lebih BIJAK dalam menentukan setiap proses yang dibutuhkan.

LOCATION

Grand Pesona Pandanwangi Ruko Kav 2 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

cs.ruangsop@gmail.com

Monday – Friday / 09.00 – 16.00 WIB

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping

Powered by
Hubungi Kami
By Ruang SOP
Halo kak, mau bertanya SOP yang mana?