Tampaknya tidak mungkin bahwa semua hubungan harus benar-benar bebas dari konflik. Hal yang sama berlaku untuk hubungan dengan rekan kantor. Jadi, bagaimana Anda mengelola konflik di kantor yang baik? Sebagai seorang HR, tentunya Anda sering mendengar keluhan dari karyawan terkait konflik yang muncul. Berikut penjelasan terkait cara HR mengatasi masalah di perusahaan.
Pengertian HR
Sebelum mengetahui masalah dan cara mengatasi masalah yang dihadapi HR, Anda juga harus tahu apa itu HR? Human Resources (HR) adalah divisi dari sebuah perusahaan yang tugasnya mencari, merekrut, melatih karyawan, membayar gaji, dan mengurus semua kebutuhan administrasi yang berkaitan dengan karyawan.
HR memegang peranan penting dalam membantu perusahaan mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas sehingga perusahaan dapat lebih mencapai tujuan bisnisnya. Setelah mengerti apa itu HR Anda juga harus tahu fungsi HR di dalam perusahaan.
Fungsi HR
Adapun fungsi penting dari HRD adalah sebagai berikut :
- Merekrut Karyawan
HR perlu memahami kebutuhan karyawan dalam organisasi dan memastikan bahwa kebutuhan tersebut terpenuhi ketika mencari kandidat untuk posisi yang terbuka.
- Mendisiplinkan Karyawan
Tugas utama HR adalah mengumpulkan dan mengevaluasi pekerjaan karyawan untuk mengetahui jenis karyawan mana yang berkinerja buruk.
- Perencanaan dan Pengembangan Karir
Fungsi HRD selanjutnya adalah perencanaan dan pengembangan karir. Perencanaan karir adalah proses sistematis yang memandu karyawan dalam memilih tujuan karir dan jalur untuk mencapai tujuan tersebut.
Dari perspektif perusahaan, perencanaan karir berarti membantu karyawan merencanakan karir mereka sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Perencanaan dan pengembangan karir dilakukan untuk meningkatkan peluang karir dan pengembangan karyawan.
Masalah yang Dihadapi HR
- Sulit Menemukan Talent yang Cocok
Masalah HRD yang paling umum di perusahaan adalah sulitnya menemukan talenta. Bukan hanya calon pekerja saja yang kesulitan mencari pekerjaan. Rupanya, divisi HR juga mengalami kesulitan merekrut karyawan yang memenuhi syarat. Kandidat yang ada seringkali tidak sesuai dengan kebutuhan dan nilai perusahaan.
- Karyawan Tidak Produktif
Tidak ada yang lebih membuat frustrasi HR daripada karyawan yang tidak produktif. Meski tetap memperoleh benefit dari perusahaan, namun belum mampu memberikan kontribusi secara maksimal.
Tidak semua masalah produktivitas karyawan dapat dikaitkan dengan individu, bisa jadi kantorlah penyebab karyawan tidak produktif. Untuk mengatasi masalah produktivitas karyawan, Anda perlu mengetahui penyebabnya.
- Karyawan Tidak Disiplin
Karyawan yang tidak disiplin membuat Anda tidak nyaman. Mereka tidak menyerahkan tugas tepat waktu dan sering terlambat masuk kerja. Anda sebagai HR harus tegas dengan karyawan yang tidak disiplin.
Strategi Mengatasi Masalah HR
Tidak ada perselisihan yang dapat diselesaikan. PHK bukan satu-satunya cara perusahaan ingin menyelesaikan konflik karyawan. Tim HR perlu memiliki strategi penyelesaian konflik.
- Memahami Masalah
Sebelum Anda memahami masalahnya, Anda perlu memahami bahwa setiap orang itu unik. Orang-orang memiliki kepribadian dan nilai-nilai yang berbeda dalam hidup. Jadi jangan berasumsi macam-macam. Untuk memahami konflik yang muncul, Anda dapat melacak penyebabnya.
- Dengarkan Kedua Belah Pihak
Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan. Membuat keputusan terlalu cepat dapat lebih berbahaya terutama jika keputusan itu salah dan dapat mengasingkan karyawan yang terpengaruh. Anda harus menggali informasi dari kedua belah pihak.
- Tingkat Disiplin Karyawan
Produktivitas membutuhkan disiplin kerja. Dalam hal ini, disiplin bekerja jika ada aturan yang jelas. Selain itu, pemantauan dalam bentuk log kinerja karyawan dapat mendukung proses ini.
Kita harus tegas dengan karyawan yang tidak disiplin. Jangan takut untuk mengeluarkan peringatan. Sementara itu, jangan lupa untuk menyebarkan kesadaran tentang aturan perusahaan.
- Pemantauan Kinerja Karyawan
Tugas human resource adalah memungkinkan karyawan bekerja secara produktif dan nyaman. Jadi bagaimana kita bisa mencapai ini? Tim HR dapat memenuhi fungsi ini melalui manajemen kinerja. Sebuah perusahaan dapat melakukan manajemen kinerja yang baik jika dapat menetapkan tujuan yang jelas bagi karyawannya dan mempertimbangkan umpan balik yang terbuka.
Tetapi terlepas dari itu semua di dalam perusahaan pasti terdapat konflik karyawan di kantor tidak dapat dihindari. Baik konflik yang menyangkut pekerjaan maupun masalah personal. Walupun tidak semua strategi berhasil, tetapi HR perlu belajar bagaimana menghadapi konflik dan memberikan solusi yang terbaik di perusahaan.




