Pertolongan Pertama Kecelakaan (P3K) adalah pertolongan dan penanganan sementara korban kecelakaan kerja di perusahaan dengan menggunakan alat sederhana sebelum korban mendapatkan pertolongan yang sempurna. Meski hanya menggunakan peralatan sederhana, pertolongan pertama bisa menjadi solusi untuk memberikan pertolongan yang cepat dan tepat.
Sementara pertolongan pertama bukanlah pengobatan yang sempurna, pertolongan pertama di tempat kerja memiliki banyak manfaat dalam mencegah keparahan cedera, mengurangi rasa sakit, dan bahkan menyelamatkan nyawa. Jika tindakan pertolongan pertama tidak dilakukan saat terjadi kecelakaan di tempat kerja, akibatnya dapat memperburuk kondisi korban, bahkan berujung pada kematian. Berikut penanganan pertama pada kecelakaan kerja di perusahaan.
Penanganan Pertama Pada Kecelakaan Kerja di Perusahaan
- Amati dan waspadai kondisi lingkungan
Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum melakukan penanganan pertama pada kecelakaan kerja di perusahaan adalah mengamati lingkungan sekitar Anda. Tujuannya untuk mengetahui penyebab kecelakaan, sehingga dapat dilakukan tindakan pertolongan pertama. Pada saat yang sama memastikan keselamatan Anda dan orang-orang di sekitar Anda, agar tidak membebani korban.
- Jauhkan korban dari kecelakaan berikutnya.
Menjauhkan korban kecelakaan dari tempat asalnya membantu menghindari kemungkinan kecelakaan lain. Selain itu, dengan menghindari lokasi kecelakaan, tim penyelamat akan bisa lebih fokus merawat korban.
- Periksa tingkat kesadaran korban
Beberapa korban kecelakaan mungkin mengalami ketidaksadaran. Jika tidak ada tanda-tanda cedera serius, periksa tingkat kesadaran korban dengan tepukan di bahu atau pijatan untuk menyadarkan korban.
- Periksa tingkat pernapasan korban dan kondisi luka
Langkah selanjutnya adalah memeriksa jalan napas dan pernapasan korban. Masukkan jari ke dalam lubang hidung korban untuk memeriksa apakah korban bernapas. Kemudian juga periksa apakah ada pendarahan dan kondisi luka korban. Jika korban mengalami kesulitan bernapas, berdarah, dan menunjukkan tanda-tanda syok, segera berikan pertolongan pertama sesuai SOP. Anda bisa menggunakan contoh SOP General Affair untuk memudahkan Anda. Anda bisa mendapatkannya pada laman Ruang SOP.
- Jangan memindahkan korban dengan tergesa-gesa.
Jangan pindahkan korban sampai Anda yakin dengan jenis dan tingkat keparahan cedera, kecuali bila tempat tersebut tidak memungkinkan lagi untuk melalukan perawatan. Jika korban harus diangkut, hentikan pendarahan dan pastikan tulang yang patah sudah dibidai.
- Lakukan Kompresi Dada untuk Memberikan Bantuan Pernapasan
Saat korban tidak sadarkan diri, salah satu tindakan pertolongan pertama yang dapat diterapkan adalah kompresi dada. Ini untuk membantu korban bernapas. Caranya dengan meletakkan salah satu tumit tangan di tengah dada korban, dan pada saat yang sama menempatkan tumit yang lain dengan jari-jari saling bertautan. Kemudian tekan bagian dada dengan bantuan tumit hingga kedalaman 4-5 cm. Jika tidak ada tanda-tanda perbaikan, segera bawa korban ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat untuk penanganan yang lebih baik.
- Segera rujuk ke pusat perawatan terdekat.
Pertolongan pertama pada dasarnya adalah pertolongan sementara. Jika korban terluka parah, jangan ragu untuk menghubungi pusat perawatan, pusat kesehatan, dan rumah sakit terdekat.
Demikian artikel tentang penanganan pertama pada kecelakaan kerja di perusahaan. Kecelakaan bisa terjadi dimana saja, salah satunya di tempat kerja. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui langkah-langkah jika terjadi kecelakaan.




