Semua jasa pengiriman atau jasa ekspedisi biasanya selalu mencantumkan estimasi atau perkiraan lamanya waktu pengiriman di website resminya. Pengiriman domestik biasanya membutuhkan waktu 1-7 hari tergantung jarak kirim barang. Meskipun begitu, selalu saja ada faktor penyebab keterlambatan pengiriman barang atau paket yang beda jauh dari perkiraan yang diberikan. Akibatnya, terkadang terjadi keterlambatan pengiriman paket ke tempat tujuan.
Misalnya saja , pengiriman paket dari Jakarta ke Bandung diperkirakan hanya membutuhkan waktu 2 hari. Namun ternyata sudah 5 hari barang atau paket belum sampai. Tentunya hal ini akan membuat pihak penerima dan pengirim paket menjadi bingung dan khawatir. Lantas, apa faktor penyebab keterlambatan pengiriman barang tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.
Faktor Penyebab Keterlambatan Pengiriman Barang
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan paket tidak segera sampai ke alamat tujuan, diantaranya yaitu:
Faktor penyebab keterlambatan pengiriman barang yang Pertama adalah Alamat Tidak Jelas
Paket yang tidak sampai di alamat tujuan mungkin disebabkan oleh keterangan alamat yang tidak jelas. Anda harus memastikan bahwa alamat penerima dilengkapi dengan nama jalan, kelurahan, kabupaten, desa atau kelurahan, RT/RW atau nomor rumah. Jika perlu, Anda juga dapat meminta landmark lokasi rumah, misalnya “dekat kantor PLN”.
Faktor penyebab keterlambatan pengiriman barang yang Kedua adalah Data Penerima Tidak Lengkap atau Salah
Faktor selanjutnya yang dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman barang ke alamat tujuan adalah data penerima yang tidak lengkap bahkan salah. Alamat penerima harus lengkap, meliputi kode pos, gang, RT/RW, nomor rumah, dan nomor telepon. Bila datanya salah atau tidak lengkap, kurir akan kesulitan mencari alamat rumah penerima paket, apalagi jika di daerah yang tidak ada papan petunjuk alamatnya.
Faktor penyebab yang Ketiga yaitu, Akses ke Tujuan Terganggu
Terputusnya akses ke tempat tujuan menyebabkan pengiriman berpotensi terlambat. Gangguan ini dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk di antaranya adalah blokade jalan karena terjadi demonstrasi atau bencana seperti tanah longsor ataupun gempa.
Faktor penyebab yang Keempat yaitu, Barang atau Paket Hilang
Hal ini sering terjadi karena pada saat barang sampai di pusat transit, barang-barang tersebut tersebar secara individu terpisah dari grup ke daerah yang dituju. Jika hal ini terjadi, biasanya pihak pengiriman akan melakukan ganti rugi terhadap barang yang hilang tersebut. Selain itu, beberapa jasa pengiriman menawarkan asuransi kargo, sehingga jika barang hilang Anda bisa mendapatkan kompensasi.
Faktor Selanjutnya adalah Barang atau Paket Tertukar
Karena banyaknya barang yang harus dikirim, tentu saja bisa terjadi kesalahan dalam penyortiran barang. Walaupun alamat yang ditulis sudah benar dan lengkap, terkadang jasa kurir mengirimkan barang yang salah dan barang tersebut tertukar ke alamat yang berbeda.
Jika hal ini terjadi, biasanya pihak pengiriman akan menukarkan barang yang tertukar dan mengirimkannya kembali ke alamat yang benar, sehingga membuat paket sampai dengan terlambat.
Faktor Keenam yaitu Salah Kirim Barang atau Paket
Salah kirim paket bisa karena kesalahan pengirim atau bisa juga karena kesalahan jasa ekspedisi. Misalnya salah menulis nama panjang sehingga barang dikirimkan ke orang lain. Atau bisa juga karena kesalahan Ekspedisi, misalnya salah rumah atau salah alamat tujuan.
Faktor penyebab yang Ketujuh yaitu Gudang Penuh
Faktor penyebab keterlambatan pengiriman barang selanjutnya adalah karena gudang penuh. Bisa jadi karena momen lebaran, momen liburan, atau mungkin adanya bencana yang membuat gudang menjadi penuh. Hal ini biasanya akan membuat barang tertahan di gudang dan membuat pengiriman pun jadi terlambat.
Faktor penyebab yang Terakhir ialah Rumah Penerima Kosong
Jasa kurir juga akan kesulitan jika rumah penerima kosong. Dalam situasi ini, biasanya kurir mengambil beberapa tindakan, seperti menitipkan barang ke tetangga, ketua RT, atau membawanya kembali ke agen. Inilah mengapa penting untuk memiliki nomor telepon penerima untuk menghubungi jika barang tersebut berada di dekat atau di depan rumah.
Nah, itulah 8 faktor penyebab keterlambatan pengiriman barang sampai ke alamat tujuan. Diantaranya dikarenakan keterangan alamat yang tidak jelas, data penerima tidak lengkap atau salah, akses ke alamat tujuan terganggu, barang hilang, dan rumah penerima sedang kosong. Semoga bermanfaat!




