Dalam dunia bisnis, Anda sering dihadapkan pada banyak istilah yang familiar namun salah mengartikannya. Faktanya, pengetahuan dasar tentang istilah-istilah bisnis adalah hal utama yang perlu Anda ketahui. Dengan memahami sebutan dalam dunia bisnis, semoga Anda dapat menjalankan bisnis dengan baik dan lancar. Hal ini karena bahasa bisnis setidaknya berbeda dengan bahasa jual beli pada umumnya. Anda harus memahami bahasa bisnis untuk menjaga kelangsungan rantai pasokan dan penjualan di dalam toko. Dalam dunia bisnis, istilah supplier dan distributor sering digunakan. Keduanya memiliki peran dan fungsi yang berbeda dalam rantai bisnis. Jadi, Anda harus memahami betul perbedaan antara supplier dan distributor sebelum terjun ke dunia bisnis. Apalagi jika bisnis Anda memiliki keterkaitan dengan mitra atau pemasok lain dalam operasionalnya. Berikut perbedaan distributor dan supplier.
Distributor
- Pengertian
Distributor adalah pihak yang membeli produk langsung dari produsen. Penyuplai hanya membeli produk jadi. Kemudian menjual produk ke tengkulak berikutnya. Perantara setelah distributor umumnya akan membuat hubungan antara produk dan toko ritel. Penyuplai dapat dimainkan oleh individu atau satu orang. Bisa juga dikelola oleh perusahaan. penyuplai tidak diharuskan untuk menjual produk yang sama tetapi juga dapat menjual beberapa produk secara bersamaan. Keuntungan distributor adalah selisih harga antara harga yang diterimanya dari pabrik atau produsen dengan harga eceran. Semakin banyak produk yang didistribusikan distributor, semakin besar diskon yang mereka dapatkan, dan semakin besar pendapatan mereka.
- Jenis Barang
Penyuplai adalah tangan pertama setelah produsen, sehingga sebagian besar distributor menjual produk jadi ke pengecer. Misalnya mie instan, kecap, roti dan minyak goreng.
- Hasil Akhir Produk
Penyuplai membeli langsung dari produsen kemudian menjualnya kembali ke agen. Agen akan menjualnya kembali nanti di toko kelontong. Misalnya, distributor mie goreng membeli barangnya langsung dari produsen. Mie goreng tersebut kemudian dijual kembali ke dealer, hanya untuk dikirim kembali ke toko kecil oleh agen.
Supplier
- Pengertian
Supplier adalah orang atau perusahaan yang menjual bahan yang akan diolah oleh perusahaan lain menjadi produk siap jual. Umumnya, supplier menjual produk sebagai bahan baku atau mentah. Produsen atau pabrik kemudian menggunakan bahan baku tersebut untuk digunakan dalam pembuatan produk tertentu. Misalnya, suplier kelapa menyetorkan beberapa ton kelapa per bulan untuk memenuhi permintaan minyak goreng kelapa yang diproduksi oleh pabrik.
- Jenis Barang
Berikut perbedaan antara supplier dan distributor dapat dilihat dari jenis barang yang dijual. Seperti disebutkan sebelumnya, supplier memasok barang ke produksi. Artinya, dalam hal ini supplier memasok bahan baku sebagai bahan produksi. Misalnya supplier kain untuk sektor konveksi, supplier kertas untuk jasa percetakan, atau supplier minyak sawit untuk industri minyak goreng. Tidak seperti distributor, dalam rantai bisnis, distributor dapat memasok bahan baku dan juga dapat memasok produk jadi.
Hasil Akhir Produk
Perbedaan antara supplier dan distributor terletak pada produk akhir. Seperti pada contoh sebelumnya, supplier kertas menjual kertas ke printer atau bisnis untuk diproduksi ulang atau digunakan langsung untuk mendukung operasi bisnis. Artinya produk yang dijual oleh supplier tidak akan dijual kembali dengan cara yang sama. Ketika supplier menjual kertas, digunakan sebagai media untuk mencetak dokumen dan dijual sebagai layanan pencetakan. Demikian juga, kertas yang dipasok ke perusahaan akan digunakan sebagai alat inventaris dan bukan untuk dijual kembali.
Demikian artikel mengenai perbedaan distributor dan supplier. Memahami peran masing-masing fungsi dalam rantai bisnis itu penting. Sebagai seorang pelaku usaha, memahami rantai bisnis dapat membantu Anda mengembangkan strategi penentuan posisi pasar. Apabila Anda ingin mengetahui lebih lanjut Anda bisa mengunjungi di akun media sosial kami.




