Pada dasarnya, employer branding adalah upaya perusahaan untuk membuat karyawan merasa nyaman dan membuat mereka merasa bahwa perusahaan adalah tempat yang baik untuk bekerja. Artinya, perusahaan dituntut untuk memberikan benefit dan fasilitas lebih kepada karyawannya, yang akan membuat mereka betah. Semakin bagus suatu perusahaan melakukan branding, semakin besar kemungkinan calon karyawan tertarik dengan perusahaan tersebut. Branding perusahaan ini harus dilakukan karena memang mencari kandidat yang tepat untuk dipekerjakan bukanlah hal yang mudah. Ini menjadi hal yang sangat kompetitif karena ada perusahaan lain yang juga membutuhkan karyawan. Perusahaan harus berhasil menciptakan citra positif dan meningkatkan citra perusahaan. Lebih jauh lagi, perusahaan juga harus mampu menawarkan sesuatu yang berbeda dari perusahaan lain. Jika hal ini terjadi, calon karyawan akan menunjukkan ketertarikan terhadap perusahaan. Berikut cara membangun employer branding yang perlu Anda ketahui.
Cara Membangun Employer Branding
- Lakukan Identifikasi
Jika Anda ingin mempertahankan karyawan terbaik Anda, Anda dapat mengidentifikasi mereka. Anda bisa menanyakan langsung apa yang membuat mereka senang bekerja di perusahaan Anda. Juga, ajukan pertanyaan kepada mereka tentang perusahaan mereka sebelumnya dan mengapa mereka memilih untuk tetap bersama perusahaan Anda. Anda juga dapat bertanya kepada mereka apa yang tidak mereka sukai dari organisasi tersebut. Ini termasuk identifikasi di bidang lingkungan perusahaan, selain itu, Anda juga dapat melihat di luar lingkungan kerja untuk mendapatkan kandidat baru yang berkualitas.
- Membangun Komunikasi yang Baik
Dengan menggunakan banyak teknologi saat ini, Anda dapat membuat bisnis Anda terkenal di mata dunia. Komunikasi internal dan eksternal sangat penting. Komunikasi eksternal termasuk meningkatkan situs web Perusahaan, membuat profil perusahaan di jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan Linkedin, dan beriklan secara online. Sedangkan komunikasi internal dapat dilakukan dengan membuat majalah perusahaan, rapat mingguan, komunikasi email dan diskusi empat mata. Saat Anda bisa menjalin komunikasi yang baik menggunakan beberapa platform tersebut, kandidat Anda akan merasa senang karena mereka diperdulikan.
- Membangun Rencana Strategis
Sebagai HR, Anda harus menjaga citra baik perusahaan dan berusaha menghilangkan citra buruk yang ada, terutama di mata karyawan. Jika Anda cuek, hal ini tentu saja dapat mempengaruhi pelamar baru, membuat mereka tidak tertarik lagi untuk bekerja di perusahaan Anda karena di mata mereka citra perusahaan Anda sudah tidak baik. Bisa juga dipengaruhi oleh masalah internal yang dihadapi karyawan Anda dan membuat mereka tidak senang bekerja di perusahaan Anda. Jadi mereka tidak dapat merekomendasikan kandidat baru untuk bekerja di perusahaan Anda.
- Pengukuran dan Analisis
Terakhir, Anda perlu mengetahui apakah employer branding yang Anda bangun berhasil. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan pada tahap ini, antara lain mengukur retensi karyawan, program referral karyawan, produktivitas perusahaan, survei kepuasan karyawan, dan lainnya. Dalam proses survey kepuasan karyawan, Anda bisa menanyakan secara langsung kepada setiap karyawan apakah mereka puas dengan fasilitas yang baru diberikan. Anda juga bisa mendapatkan saran dan masukan dari mereka bagaimana cara meningkatkan kepuasan karyawan agar tidak mempengaruhi proses rekrutmen karyawan baru nantinya.
Demikian artikel mengenai cara membangun employer branding yang perlu Anda ketahui. Inti dari employer branding adalah membuat semua pihak merasa puas dengan apa yang ditawarkan atau diberikan oleh perusahaan. Namun perlu diingat bahwa employer branding juga penting bagi karyawan yang sudah bekerja di perusahaan tersebut.




