Dalam dunia kerja, rotasi pekerjaan pasti terjadi setiap saat. Rotasi pekerjaan inilah yang menciptakan adanya posisi yang kosong. Untuk mengisinya, perusahaan akan memasang sebuah iklan lowongan kerja. Cara membuat iklan lowongan kerja pun tidak boleh sembarangan. Iklan lowongan harus detail dan jelas.
Anda tidak dapat memposting iklan pekerjaan yang asal-asalan dan kemudian mengharapkan banyak kandidat potensial untuk melamar ke perusahaan Anda. Bagi para pencari kerja, salah satu hal yang dilihat pada iklan lowongan kerja adalah menarik atau tidaknya iklan tersebut. Meski bersaing untuk mendapatkan pekerjaan, para pencari kerja ini pasti tidak akan asal melamar.
Pastinya, mereka juga akan mempertimbangkan beberapa hal sebelum melampirkan surat lamaran dan CV. Hal itu disebabkan agar mereka bisa mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan. Lantas, bagaimana cara membuat iklan lowongan kerja yang menarik? Nah, simak penjelasan berikut ini!
Cara Membuat Iklan Lowongan Kerja
Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam membuat iklan lowongan kerja yan menarik di mata para pencari kerja:
- Judul Iklan Lowongan
Hal pertama yang harus dilakukan saat membuat iklan lowongan kerja adalah judul iklan. Cantumkan nama posisi yang Anda cari dengan teks yang menonjol, Anda juga dapat membuat huruf tebal atau kapital. Misalnya, Anda ingin membuat iklan lowongan pekerjaan untuk posisi staff accounting. Maka penulisannya bisa berupa “STAFF ACCOUNTING”. Hal ini tentu saja bertujuan untuk menarik minat para pencari kerja.
- Nama Perusahaan
Selain judul iklan, nama perusahaan juga penting dalam membuat iklan lowongan pekerjaan. Jangan lupa sertakan nama perusahaan, logo, biodata singkat perusahaan, dan reputasi baik perusahaan. Poin-poin tersebut bisa menjadi nilai tambah bagi kandidat. Karena mereka dapat mengetahui bahwa perusahaan yang mereka lamar adalah perusahaan yang memiliki reputasi baik.
- Informasi Pekerjaan
Setelah judul iklan dan nama perusahaan, cara membuat iklan lowongan kerja selanjutnya adalah dengan mencantumkan informasi pekerjaan tersebut. Hal-hal yang harus dicantumkan antara lain: Jenis pekerjaan (paruh waktu/penuh waktu/freelance/proyek), lokasi kerja, dan status karyawan (kontrak/tetap). Ketiga informasi ini diperlukan dalam iklan lowongan yang baik.
- Deskripsi Pekerjaan
Dalam contoh iklan lowongan kerja, Anda dapat menjelaskan tugas dan tanggung jawab pekerjaan sesuai dengan kebutuhan posisi di perusahaan. Saat membuat iklan, pastikan untuk memberikan informasi tentang alur dan cara kerja perusahaan. hal ini dikarenakan setiap bisnis memiliki cara dan proses yang berbeda.
- Kompensasi
Hal lain yang harus diperhatikan dalam membuat iklan lowongan kerja adalah kompensasi. Gaji atau upah yang diterima calon karyawan juga menjadi salah satu daya tarik. Berikan informasi tentang gaji yang akan diterima oleh calon karyawan. Selain itu, cantumkan juga keuntungan yang akan diterima jika calon kandidat diterima bekerja di perusahaan Anda.
- Cara Mengirim Lamaran
Cara selanjutnya yaitu dengan mencantumkan informasi cara mengirim lamaran. Ingat juga untuk menyertakan dokumen yang diperlukan, email tujuan, dan batas waktu pengiriman lamaran. Jika tidak ada cara untuk mengirimkan lamaran di iklan pekerjaan yang Anda buat, bagaimana calon kandidat akan mengirimkan lamaran mereka? Poin ini penting, meskipun Anda menggunakan situs pencari kerja untuk memposting iklan lowongan pekerjaan.
- Batas Akhir Pendaftaran
Tentu saja, perusahaan ingin cepat merekrut karyawan dengan kualifikasi yang tepat. Oleh karena itu, penting untuk menetapkan tenggat waktu lamaran agar kandidat segera melamar sebelum tenggat waktu yang diberikan.
Nah, itulah beberapa cara membuat iklan lowongan kerja yang simple dan tentunya bisa menarik banyak kandidat. Diantaranya dengan membuat judul iklan yang spesifik dan jelas, mencantumkan nama perusahaan, menjelaskan informasi pekerjaan, deskripsi pekerjaan, kompensasi yang diperoleh, cara mengirimkan lamaran, serta batas akhir pendaftaran. Semoga bermanfaat!




