Dunia logistik kini menjadi topik yang banyak diminati banyak orang. Banyak orang berlomba-lomba memasuki dunia logistik dan mempelajarinya. Ada banyak istilah dalam bidang logistik yang perlu kita ketahui jika ingin terjun ke dunia logistik. Jangan salah dalam memahami istilah dalam dunia logistik. Kesalahpahaman istilah dalam dunia logistik bisa berakibat fatal. Banyak orang tidak mengerti istilah logistik sehingga mereka mendapatkan sesuatu yang salah. Salah satunya adalah supply chain management atau disingkat SCM. Banyak orang berpikir bahwa supply chain management dan logistik management adalah istilah yang sama, padahal sebenarnya keduanya adalah dua hal yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, kita akan membahas perbedaan antara logistik dan supply chain management ini.
Perbedaan Logistik dan Supply Chain Management
- Pengertian
Manajemen logistik yang dulunya merupakan ilmu militer dalam perang, kini telah menjadi ilmu yang berfungsi merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan efisiensi dan efektivitas penyimpanan, pergerakan barang, jasa, dan informasi terkait dari titik asal ke titik tujuan. titik asal konsumsi. Manajemen logistik adalah bagian dari Suply Chain Management (SCM)
Manajemen rantai pasok atau supply chain management adalah serangkaian kegiatan yang meliputi koordinasi, perencanaan, dan pengendalian pasokan. Menyediakan, membuat, menginventarisasi, dan mengirimkan produk atau jasa ke pelanggan, termasuk administrasi sehari-hari, operasi, logistik, dan pemrosesan informasi pelanggan ke vendor. Pada dasarnya, manajemen rantai pasok atau supply chain management adalah suatu kegiatan manajemen yang melibatkan pemasok, pabrik atau produsen, penyedia logistik dan tentunya pelanggan.
- Subjek
Perbedaan mendasar antara perbedaan logistik dan supply chain management terletak pada subjek distribusi barang. Dengan kata lain, logistik berfokus pada strategi dan koordinasi antara pemasaran dan produksi.
Sedangkan supply chain pasok lebih terfokus pada aliran distribusi, maka produksi dan pengadaan barang berjalan lebih lancar.
- Hierarki
Seperti disebutkan, logistik adalah bagian dari rantai pasokan. Proses logistik ini membantu kelancaran pergerakan barang dalam satu perusahaan dengan beberapa perusahaan atau organisasi lain.
Sedangkan supply chain melibatkan banyak aspek dari awal hingga akhir, yaitu menyortir bahan baku, mengubah bahan mentah menjadi bahan siap pakai, membuat barang jadi, dan mendistribusikan produk kepada konsumen.
- Tugas
Tugas supply chain semuanya berkaitan dengan persediaan bahan mentah dan barang jadi, persediaan produk siap jual, dan konsep perencanaan dan penjadwalan kebutuhan produksi. Selanjutnya, tugas rantai pasokan juga mencakup manajemen proses logistik yang lancar.
Sedangkan logistik hanya berkaitan dengan pengangkutan barang jadi atau bahan mentah dari satu pihak ke pihak lain. Transisi ini harus efisien dan efektif.
Jadi pada dasarnya supply chain memainkan peran yang sangat penting dalam organisasi yang terlibat karena sangat bertanggung jawab atas keberhasilan bisnis. Jika proses secara keseluruhan tidak baik, maka pendapatan pasar dapat menurun atau tidak mengikuti target semula. Namun, logistik juga memainkan peran penting karena proses inilah yang memastikan bahwa bahan baku dan produk jadi dapat mengalir dengan lancar untuk memastikan supply chain yang sukses.
- Orientasi Kerja
Tujuan dari logistik adalah untuk memprioritaskan arus barang di dalam perusahaan, seperti merencanakan kerangka kerja agar produksi dapat dilaksanakan dengan baik di semua bagian perusahaan. Sedangkan supply chain menganalisis permintaan dan penawaran produk di pasar.
Jadi supply chain tidak hanya bergerak tapi memikirkan nasib produk. Jika permintaan komoditas di pasar rendah, penyiapan bahan baku dapat dikurangi dengan cara ini. Jika persediaan terlalu besar dan tidak dapat dijual, bisnis dapat mengalami kerugian. Selain itu, rantai pasok juga harus mengawasi koordinasi dan hubungan antar perusahaan atau organisasi, baik itu pemasok, distributor, maupun pengecer.
- Sistem Informasi
Untuk sektor logistik, sistem informasi lebih dikenal dengan sistem manajemen gudang. Sistem melakukan operasi penyimpanan dan manajemen di gudang, mengelola jadwal transportasi, dan mengelola keluar masuknya barang.
Sedangkan sistem rantai pasok disebut supply chain management. Sistem ini bertanggung jawab atas alur proses pengadaan.
Demikian artikel mengenai perbedaan logistik dan supply chain management. Dilihat dari perbedaan tersebut, secara umum perbedaan antara logistik dan supply chain adalah bahwa logistik merupakan bagian dari supply chain dan rencana kegiatannya untuk mengantarkan produk ke konsumen internal.




