Ada banyak jenis franchise saat ini, mulai dari franchise makanan, franchise minuman hingga franchise kopi kekinian. Memulai bisnis tentu memiliki risiko yang perlu ditangani. Tidak semua bisnis bisa berjalan dengan baik dan menuai banyak kesuksesan, termasuk industri makanan. Meski makanan merupakan kebutuhan pokok, namun bisnis makanan juga bisa gagal jika tidak dikelola dengan baik. Ada cara untuk memulai bisnis makanan dengan resiko yang lebih kecil, yaitu dengan bergabung dengan sistem franchise. Setidaknya Anda tidak perlu membangun brand terlebih dahulu karena orang sudah mengenal brand dan produk yang Anda jual. Modal yang dibutuhkan pun lebih sedikit. Tantangannya adalah membuat bisnis makanan layak untuk dijual. Faktor yang paling menentukan tentu saja rasa dan karakteristik makanan yang dijual dengan sistem franchise tersebut. Berikut 5 rekomendasi franchise makanan gerobak.
5 Rekomendasi Franchise Makanan Gerobak
- Kebab Baba Rafi
Franchise makanan gerobak terlaris ini memang sudah sangat populer. Anda pasti pernah melihat gerobak bertuliskan Kebab Baba Rafi di jalan. Baba Rafi Kebab bisa dibilang salah satu brand makanan terlaris, tersukses dan terlama. Berawal pada tahun 2005 dan masih memberikan sistem franchise hingga saat ini, Kebab Baba Rafi telah melebarkan sayapnya. Tidak hanya di seluruh Indonesia, tetapi juga di Malaysia dan Filipina. Dari situ bisa diambil kesimpulan tentang kepopuleran brand makanan ini. Untuk keuntungannya, Baba Rafi menggunakan konsep bagi hasil dengan 60% untuk mitra dan 40% untuk manajemen. Nah, karena prinsip syariah tersebut, franchisee tidak dikenai royalti fee. Anda bisa menjalankan bisnis ini dengan modal mulai dari Rp 75 juta hingga Rp 300 juta. Tidak hanya lokasi, franchise Baba Rafi juga menyediakan staf berpengalaman untuk mengelola franchise di toko Anda.
- Sabana Fried Chicken
Bagi Anda yang sangat suka makan ayam goreng pasti sudah tidak asing lagi dengan brand makanan yang laris manis ini. Rasa ayamnya yang konon mirip KFC membuat Sabana Fried Chicken memiliki penggemar setia tersendiri. Selain itu, harga ayam goreng yang ditawarkan relatif murah. Cukup bayar Rp 15.000 sudah dapat satu paket nasi ayam. Harga makanan yang murah menjadi daya tarik utama masyarakat. Tak heran jika franchisee Sabana Fried Chicken bisa mengantongi pendapatan hingga Rp 20.000.000 dalam sebulan.
- Bakso Benhil
Salah satu franchise makanan paling populer di Indonesia adalah Bakso Benhil. Bakso merupakan makanan favorit kebanyakan orang. Sebagai comfort food, jika Anda berjualan bakso tidak perlu promosi lagi karena pembeli sudah mengetahui apa yang Anda jual. Anda bisa Franchise Bakso Benhil dengan modal kecil. Paket mulai dari Rp 4 jutaan untuk 500-600 porsi. Bakso benhil juga menjadi favorit di kalangan pemula karena tidak ada biaya franchise fee maupun royalty fee.
- Shizuka Takoyaki
Shizuka takoyaki bisa Anda dapatkan dengan franchise fee sekitar Rp 2,2 juta. Takoyaki sendiri merupakan masakan Jepang berbentuk bola-bola kecil berisi daging gurita. Rasanya yang lezat bisa menjadi camilan favorit pelanggan dari segala usia. Franchise pemula murah ini akan memberi Anda berbagai alat bantu seperti x-banner, booth portable, kompor gas, regulator dan selang gas, peralatan masak takoyaki, dan bahan baku.
- Tahu Gila
Tahu gila adalah tahu yang dibungkus tepung dan disajikan dengan bumbu khusus. Makanan jenis ini pasti disukai sebagai camilan sehari-hari mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Outlet Tahu Gila pun terbilang simpel. Anda bisa berjualan Tahu Gila dengan gerobak sederhana, tenda atau stand. Penting untuk memilih lokasi strategis yang mudah dijangkau agar dagangan Anda semakin laku.
Demikian artikel mengenai 5 rekomendasi franchise makanan gerobak. Franchise bisa dipengaruhi oleh beberapa hal. Selain memilih makanan yang tepat, Anda juga perlu menawarkan sesuatu yang berbeda untuk pembeli. Kreativitas dan inovasi juga penting untuk pertumbuhan bisnis franchise.




