Penerapan SOP merupakan langkah selanjutnya-setelah secara formal SOP tersebut ditetapkan oleh pimpinan organisasi (institusi). Proses penerapan SOP ini harus dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa output yang dikehendaki dapat diwujudkan. Output ini sangat berhubungan dengan target yang tertulis di SOP.
Yang perlu digarisbawahi bahwa penerapan SOP harus secara berkala dipantau, sehingga proses penerapannya dapat berjalan dengan baik. Semua masukan atau saran, ketika melakukan pengawasan; akan menjadi bahan yang berharga dalam melakukan evaluasi-sehingga SOP dapat lebih relevan dan sesuai kebutuhan. Penerapan SOP secara umum terdiri dari:
1.Setiap pelaksana atau karyawan harus mengetahui SOP terbaru-yang disusun, dan juga mengetahui alasan perubahannya.
2.Salinan SOP disebarluaskan sesuai kebutuhan, dan siap untuk diakses oleh semua pelaksana atau karyawan.
3.Setiap pelaksana atau karyawan mengetahui perannya melalui SOP. Tidak hanya itu, ia juga harus mampu menggunakan pengetahuan dan kemampuan yang ia miliki untuk diterapkan secara efektif.
4.Terdapat mekanisme yang jelas-untuk memantau kinerja,mengidentifikasi masalah-masalah yang timbul, dan menyediakan dukungan dalam proses penerapan SOP.
Sumber Panduan Lengkap Menyusun SOP & KPI Fajar Nur'aini D.F, M.psi,2020




