A. SOP Teknis
SOP tipe pertama ini merupakan SOP yang sangat terperinci mengenai prosedur-prosedur yang berhubungan dengan pekerjaan yang bersifat teknis. Di dalam SOP yang bertipe teknis, setiap prosedur diuraikan dengan sangat teliti; sehingga tidak ada kemungkinan variasi lain. SOP tipe pertama ini biasanya diterapkan dalam penyelenggaraan kegiatan administrasi, antara lain: pada bidang pemeliharaan sarana dan prasarana, keuangan (auditing), kearsipan, korespondensi, dokumentasi, pelayanan kepada masyarakat, dan kepegawaian. SOP teknis ini pada umumnya dicirikan dengan:
- Pelaksana prosedur (aktor) bersifat tunggal, yaitu satu orang atau satu kesatuan tim kerja.
- Berisi cara melakukan pekerjaan atau langkah terperinci pelaksanaan pekerjaan tertentu.
- 3.Berikut merupakan salah satu contoh SOP yang bersifat
yang biasa dilakukan di berbagai perusahaan. Mungkin banyak perusahaan yang menggunakan tipe ini, namun terkadang, ada perusahaan yang memiliki SOP yang lebih sederhana atau rumit sesuai dengan kebijakan masing masing HRD-Departemen.
B. SOP Administratif
Tipe yang kedua adalah SOP yang sengaja disusun untuk jenis pekerjaan yang bersifat administratif. Jenis pekerjaan yang dilaksanakan lebih dari satu orang, atau pekerjaan yang melibatkan banyak orang. Bebeda dengan SOP teknis, jika SOP teknis hanya berhubungan dengan satu kesatuan yang tunggal (misalnya tim marketing, atau tim produksi saja). Namun, SOP tipe kedua ini melibatkan banyak tim atau posisi lain di dalam perusahaan. SOP ini dapat diterapkan pada pekerjaan yang menyangkut urusan kesekretariatan (administrative) pada unit unit pendukung (supporting units) dan urusan teknis (substantif) pada unit-unit teknis (operating units). SOP administratif ini pada umumnya dicirikan dengan:
1.Pelaksana prosedur (aktor) berjumlah banyak (lebih dari satu orang) dan bukan merupakan satu kesatuan yang tunggal.
2.Berisi tahapan pelaksanaan pekerjaan atau langkah langkah pelaksanaan pekerjaan yang bersifat makro ataupun mikro-yang tidak menggambarkan cara melakukan pekerjaan.
SOP teknis hanya berhubungan dengan satu kesatuan yang tunggal (misalnya tim marketing, atau tim produksi saja). Sedangkan, SOP administratif ini melibatkan banyak tim atau posisi lain di dalam perusahaan.
Dalam penyelenggaraan pemerintahan, jenis SOP administratif melingkupi pekerjaan yang bersifat makro dan mikro. SOP administratif yang bersifat makro adalah SOP administrasi yang menggambarkan pelaksanaan pekerjaan yang bersifat makro, artinya SOP ini yang melingkupi beberapa pekerjaan yang bersifat mikro yang berisi langkah-langkah pekerjaan yang lebih terperinci dan detail. Sedangkan SOP administrasi yang bersifat mikro adalah SOP administrasi yang merupakan bagian dari sop administrasi makro yang membentuk satu kesinambungan aktivitas.
Sumber Panduan Lengkap Menyusun SOP & KPI Fajar Nur'aini D.F, M.psi, 2020




