Terdapat 2 hal krusial yang perlu diperhatikan dalam cascading, yakni pertama; KPI yang terpilih harus berdasarkan uraian tugas dan sasaran kinerja dalam jabatan yang bersangkutan. Kedua, jumlah KPI yang dikenai per individu atau departemen tidak boleh terlalu banyak, maksimal 1 (satu)sasaran strategis memiliki 3 (tiga) KPI dan/atau jumlah KPI maksimal 20 (dua puluh) item. Selain itu, harus ada kesediaan dari setiap individu untuk menyadari akan keberadaan sumber data sebagai dasar perhitungan KPI yang akan dilakukan.
Tidak menutup kemungkinan dalam melakukan penurunan KPI Corporate kepada KPI departemen dan individu memunculkan berbagai KPI tambahan yang mengikutinya. Hal tersebut bisa saja terjadi, yang tetap harus diingat bahwa KPI tambahan perlu diketahui pengaruhnya terhadap perusahaan dan pengaruhnya terhadap jabatan dan departemen lainnya. Mengapa demikian? Sebab, KPI tambahan tersebut harus tetap selaras dengan tujuan perusahaan.
Pertimbangan yang telah dikemukakan sebelumnya penting untuk ditinjau kembali, karena perusahaan seringkali melakukan beberapa kesalahan dalam penerapannya. Kesalahan pertama, yang seringkali dilakukan oleh perusahaan adalah memberikan KPI tambahan kepada individu atau departemen yang bersangkutan, tetapi tidak sadar bahwa KPI tambahan tersebut seharusnya akan berpengaruh terhadap departemen atau individu lainnya. Akibatnya, individu atau departemen tersebut menjadi tidak sadar akan tanggung jawab yang menjadikan KPI tambahan tersebut ada. Kesalahan kedua adalah KPI yang dikenai kepada individu atau departemen terlalu banyak, sehingga individu atau departemen yang bersangkutan tidak tahu KPI terpenting yang harus dijalankan untuk menunjang pekerjaannya.
Oleh karena itu, penerapan cascading KPI dalam perusahaan perlu melibatkan berbagai pihak dan konstribusi setiap individu untuk bersama-sama mencapai tujuan perusahaan. Keterlibatan tersebut juga, perlu didukung dengan pemahaman akan uraian tugas dan sasaran kinerja yang akan dikenai tiap jabatan dan departemen, sehingga KPI yang dikenai dapat sesuai dengan kebutuhan jabatan.
Baca Juga Cascading Key Performance Indicator – Bag. 1
Sumber Panduan Lengkap Menyusun SOP & KPI Fajar Nur'aini D.F, M.psi, 2020




