SOP Diubah dengan Mulut – Bag. 2

Ruang SOP / Blog

Anda yang saat ini berkedudukan sebagai pemilik atau pimpinan perusahaan betul-betul harus berlatih menahan diri. Jika kinerja karyawan belum mencapai hasil yang diinginkan, hanya ada dua penyebab. Pertama, kapasitas karyawan itu sendiri yang terbatas, sehingga ia tidak dapat menerapkan SOP dengan baik. Solusinya. tingkatkan keterampilan kerja karyawan itu atau ganti dengan karyawan baru yang memiliki keterampilan kerja lebih baik. Kedua, SOP-nya harus diubah atau direvisi karena sudah ketinggalan zaman atau tidak sesuai dengan situasi dan kondisi saat itu sehingga tidak memungkinkan untuk diterapkan.

Nah, inilah yang menarik. Pada saat belum menerapkan SOP karyawan terlihat sangat sibuk bekerja, tetapi hasilnya minim. Setelah menerapkan SOP, karyawan justru terlihat banyak nganggurnya. banyak waktu luang, tetapi hasilnya optimal. Apa penyebabnya? Penyebabnya karena SOP itu menyederhanakan pekerjaan. Otomatis pekerjaan dapat dilakukan dalam waktu yang lebih cepat. Jika pekerjaan selesai lebih cepat dan beban kerjanya tetap, maka vang terjadi adalah karyawan terlihat menganggur (banyak waktu luangnya).

Bagi pemilik atau pimpinan perusahaan yang gagal paham SOP, mereka betul-betul menganggap karyawan itu menganggur. Mereka kemudian memberikan perintah kerja kepada karyawan yang tragisnya, perintah kerja itu sering kali bukan merupakan job description karyawan yang bersangkutan dan menyimpang dari SOP yang diterapkan. Ini adalah cara manajemen yang salah kaprah.

Jika sudah tahu bahwa SOP itu menyederhanakan pekerjaan karyawan, sehingga karyawan dapat bekerja lebih cepat, seharusnya pemilik atau pimpinan perusahaan itu berpikir bagaimana caranya menambah pekerjaan kepada karyawan itu. Tentu saja yang masih sesuai dengan job description dan SOP-nya. Pekerjaan-pekerjaan tambahan itu dimasukkan dalam job description, dan disusunkan SOP-nya. Jadi, ketika SOP diterapkan, tidak ada lagi pemandangan karyawan menganggur karena pekerjaan kurang banyak.

Saya sering kali menghadapi pemilik atau pimpinan perusahaan yang kurang pengalaman seperti ini. Mau tidak mau saya yang harus memikirkan penambahan pekerjaan tersebut. Prinsipnya, selama jam kerja hari itu, karyawan harus tetap bekerja. Tidak boleh lowong. Karena jika lowong, yang terjadi sangatlah tidak produktif. Karyawan yang punya bakat menggosip akhirnya bisa mengembangkan bakatnya itu, karyawan pemalas akan mengajak karyawan lainnya main kartu atau tidur di mushola, bahkan karyawan yang produktif dan kurang pekerjaan biasanya memilih mengundurkan diri. Karyawan seperti ini tidak mau makan gaji buta. Badannya bisa ngilu dan pegal-pegal jika tidak bekerja. Jadi, penuhilah jam kerja karyawan itu dengan pekerjaan yang tercantum di job description yang sudah di-SOP-kan.

Baca juga SOP Diubah dengan Mulut – Bag. 1


Sumber
MATINYA PERUSAHAAN GARA GARA S.O.P
Suryono Ekotama,2018

KATEGORI SOP

RECENT POST

RUANG SOP

Merupakan jawaban untuk Anda dalam mengelola ataupun menyusun setiap proses dalam bidang usaha yang Anda miliki. Dengan adanya SOP, Anda akan lebih mudah menentukan ke-efektivan dan membuat Anda lebih BIJAK dalam menentukan setiap proses yang dibutuhkan.

LOCATION

Grand Pesona Pandanwangi Ruko Kav 2 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

cs.ruangsop@gmail.com

Monday – Friday / 09.00 – 16.00 WIB

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping

Powered by
Hubungi Kami
By Ruang SOP
Halo kak, mau bertanya SOP yang mana?