Menjadi pengusaha sukses tidak bisa dicapai dalam semalam. Ada banyak tantangan modal, waktu, tenaga dan pola pikir untuk sukses dalam bisnis. Jadi pengusaha yang berhasil di tempat pertama itu hebat dan sangat tangguh. Indonesia sendiri, banyak pengusaha kuliner di Indonesia yang memulai usahanya dari nol. Dengan semangat ulet dan atas izin Tuhan Yang Maha Esa, para pengusaha makanan daerah ini telah sukses di bidangnya. Cukuplah untuk membuktikan bahwa kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasil. Jika Anda pecinta kuliner, mungkin sudah sangat familiar dengan pengusaha makanan yang akan kita bahas di bawah ini. Tanpa basa-basi lagi, simak daftar kisah pengusaha makanan sukses dari daerah Jawa Timur berikut ini.
5 Pengusaha Makanan Dari Daerah Jawa Timur
1. Jonathan Siandy
Di usia 20 tahun, Jonathan Siandy telah berusaha membuktikan bahwa pandemi bukanlah alasan bagi kita untuk berhenti berusaha memutar roda ekonomi untuk hidup mandiri, tidak menyusahkan orang tua, dan bisa menikmati hidup masa depan, dan saat ini tidak menutup kemungkinan untuk berkembang ke bidang lain selain makanan dan minuman.
Pepatah bersusah susah dahulu bersenang-senang kemudian mungkin tepat untuk mendefinisikan seorang Jonathan Siandy saat ini. Jo kerap membagikan tulisan dan kegiatan sehari-harinya melalui akun Instagram @jonathan_siandy.
2. Hendy Setiono
Hendy Setiono adalah CEO dan Pendiri Baba Rafi Enterprise Holding Company. Baba Rafi Enterprise mengembangkan beberapa brand, seperti ebab Turki Baba Rafi, Container Kebab by Baba Rafi, Foresthree Coffee, Cakekinian , Waroeng Mee, Ngikan, Tambak Udang Vaname, Aura Dermatology, Ninos dan lain-lain. Hendy Setiono juga membawahi dua merek (Tokkebi Snack & Hot Pangsit Nyonyor) di bawah Yayasannya. Jumlah toko Kebab Turki Baba Rafi di seluruh dunia mencapai 1.300 toko. Pria berusia 38 tahun ini juga aktif menjadi pembicara pada seminar Franchise, Economics dan Entrepreneurship baik nasional maupun internasional.
Pada tahun 2019, Hendy mengikuti program Endeavour Scaling Entrepreneurial Ventures di Harvard Business School. Beliau juga telah menerima berbagai penghargaan internasional seperti Special Recognition Award di QSR Media Awards Singapore, Ernest & Young Special Award dalam kategori Entrepreneurship, Top 10 Young Asian Entrepreneurs dan Top 10 Young Entrepreneurs in Asia.1st Winner of 2016 Global Indonesia Franchise in Indonesia Franchise & Pameran UKM.
3. Nanang Suherman
Yang ketiga pengusaha makanan dari daerah Jawa Timur yaitu Nanang Suherman adalah pendiri Ayam Goreng Nelongsong yang membangun bisnisnya dengan modal ratusan ribu hingga kini beromzet ratusan juta. Dikatakan jika sebelumnya ia memang sudah sering jatuh bangun dalam berwirausaha, mulai dari koran, komputer, besi tua, hingga biji plastik. Nanang pun memiliki prinsip untuk selalu mengembangkan bisnisnya meski ketika dijalani tak jarang menemukan hambatan.
Ayam Goreng Nelongso adalah bisnis kuliner miliknya yang sudah cukup popular dan ini merupakan salah satu usaha miliknya yang berada di Kota Malang serta hingga kini telah memiliki 70 outlet di Indonesia.
4. Dio Satya Biguna
Di masa mudanya, seorang pengusaha asal kota Malang bernama Dio Satya Biguna memiliki karir bisnis yang sukses. Dia baru berusia 27 tahun dan telah mengembangkan 5 bisnis kuliner yang berbeda. Lantas bagaimana perkembangan bisnis sejak pandemi Covid-19 melanda sebagian besar dunia, termasuk Indonesia? “Jujur, penjualannya turun 50-60%. Namun, ketika gelombang PHK terjadi karena alasan efisiensi, itu tidak terpikirkan,” katanya. Dalam kondisi sulit tersebut, Dio Satya semakin kreatif dalam menghadirkan inovasi-inovasi baru. Mie Setan dalam kemasan beku (frozen), sehingga pelanggan setia selalu dapat menikmatinya tanpa harus keluar rumah. Hasilnya digunakan untuk membayar gaji karyawan.
5. Chacha Frederica
Untuk yang terakhir pengusaha makanan daerah yaitu Aktris film dan opera Indonesia, Chacha Frederica, membuka bisnis makanan bubur goreng di Jalan Tunjungan, Surabaya. Ini adalah pertama kalinya restoran bermerek Cha Cha Burgo dibuka. Dikatakannya, pembukaan restoran bubur goreng ini untuk memberikan pilihan kepada masyarakat yang ingin menikmati makanan enak tapi tidak mahal. Selain itu, bubur juga menjadi hidangan utama di pagi dan sore hari keluarga. Chacha memastikan bahwa bubur goreng restorannya aman dan sehat bagi siapa saja yang bisa memakannya.
Ini adalah 5 Pengusaha Makanan Dari Jawa Timur dan walaupun masa pandemi tetap mendatangkan keuntungan. Untuk memastikan alur kerja berjalan secara konsisten dan tidak terjadi tumpang tindih dalam pembagian tugas pekerjaan, maka diperlukan SOP. SOP adalah seperangkat prosedur tertulis sebagai pedoman untuk mencapai tujuan bisnis. Jika ingin memulai bisnis makanan maka SOP yang tepat adalah SOP Kuliner Model Booth.
Untuk memudahkan Anda dalam penyusunan SOP, Anda bisa menggunakan contoh SOP kuliner model booth dari Ruang SOP. SOP ini tidak hanya akan menjelaskan alur kerja yang dibutuhkan, tetapi juga peraturan dan dokumen pendukung lainnya yang akan membantu kesuksesan bisnis Anda.
Apabila Anda ingin meraih kesuksesan dan mendapat keuntungan besar dari bisnis Anda, maka diperlukan adanya perangkat yang dapat membantu Anda untuk bisa mencapai hal tersebut. Maka dari itu kami telah menyusun ‘Perangkat Sukses Bisnis Kuliner Booth dan Gerobak’.
Di dalam perangkat tersebut berisi contoh SOP kuliner booth, desain landing page, desain pamflet, kalender konten media sosial, dan template desain feed premium. Anda bisa mendapatkannya langsung dan mengubah contoh SOP Kuliner Booth setelah melakukan pembayaran.
Sedangkan item lain, bisa Anda terima setelah terjadi kesepakatan materi yang akan dibuat oleh tim kami. Untuk lebih lengkapnya dapat menghubungi admin RuangSOP atau klik tombol di bawah.
Selama bulan Agustus 2022 kamu bisa mendapatkannya dengan harga promo! Tunggu apa lagi? Segera dapatkan sebelum bulan Agustus berakhir!.




