HRD merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian khusus di perusahaan. Pasalnya, divisi HRD memiliki masalah yang cukup rumit. Tugas dan tanggung jawab mereka dalam manajemen sumber daya manusia mempersiapkan mereka untuk menghadapi berbagai masalah.
Contoh masalah HRD yang umum adalah komunikasi yang buruk antara karyawan dan atasan. Siapa sangka masalah komunikasi yang kelihatannya sederhana bisa berdampak mematikan bagi sebuah bisnis jika tidak ditangani dengan baik dan benar. Berikut 5 masalah HRD yang umum terjadi dan cara mengatasinya.
5 Masalah HRD yang Umum Terjadi
- Konflik Antara Atasan dan Bawahan
Masalah HRD yang paling sering muncul adalah konflik antara dua pihak, biasanya melibatkan atasan dan karyawan. Masalah seperti kurangnya komunikasi atau umpan balik yang buruk adalah penyebab utama konflik. Konflik kecil yang diterima begitu saja jika dibiarkan hanya akan memperburuk keadaan. Akibatnya, sangat sedikit karyawan yang akhirnya merasa tidak nyaman dan memilih untuk mengundurkan diri dari perusahaan.
- Beban Kerja Bertumpuk
Tugas yang menumpuk, deadline yang mengejar, inilah kesan-kesan menjadi karyawan. Masalah paling umum berikutnya untuk HRD adalah ketika karyawan mulai merasa bahwa beban kerja terlalu banyak.
Ini sering terjadi ketika seorang manajer memberikan beban kerja yang berat tanpa menanyakan pekerjaan sebelumnya. Masalah komunikasi di tempat kerja ini sering menjadi masalah umum HRD di perusahaan.
- Hitung Gaji Karyawan
Dibutuhkan banyak fokus untuk menghitung gaji karyawan sesuai peraturan perusahaan, termasuk insentif dan bonus dari setiap pekerjaan karyawan. Jangan membuat kesalahan sedikit pun, dan lebih memperhatikan detail. Pekerjaan ini juga memakan banyak waktu jika dilakukan secara manual, dengan jumlah karyawan perusahaan yang tidak sedikit.
- Kesulitan Merekap Data Kehadiran Karyawan
Dikarenakan kebingungan dengan berbagai masalah kepegawaian, HRD juga sering menemui kendala tersendiri dalam menyelesaikan pekerjaan administrasi. Salah satunya saat menjumlahkan data absensi karyawan. Masalah HRD ini memang cukup rumit, apalagi jika jumlah karyawan yang bekerja tidak sedikit.
Hampir setiap hari ada hak untuk terlambat, hak untuk tidak masuk, hak untuk mengambil cuti tahunan atau hak untuk pergi lebih awal. Semua data harus akurat dan terperinci, karena berkaitan dengan tinjauan penggajian dan disiplin karyawan. Pasti sulit bagi seorang HRD untuk menyusun semua data ini, apalagi jika perusahaan tempat Anda bekerja masih menerapkan sistem kerja manual. Baik itu sistem ketepatan waktu yang masih menggunakan kontrol manual atau proses perizinannya juga manual.
- Menghindari Diskriminasi
Poin terakhir ini harus dicapai, baik diskriminasi antara perusahaan dengan karyawan, karyawan dengan karyawan, maupun karyawan dengan klien. Karena perlakuan diskriminatif berdampak buruk dan harus dihindari sebisa mungkin. Dalam hal ini, yang bisa dilakukan HRD adalah memetakan demografi karyawan dan klien. HRD juga harus mencatat semua kejadian, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi.
Cara Mengatasinya Masalah HRD yang Terjadi
Melakukan Pelatihan Karyawan
Pelatihan merupakan aspek penting dari pengembangan karir seorang karyawan. Tim HRD harus merencanakan strategi pelatihan yang sesuai dengan departemen dan keterampilan karyawan untuk meningkatkan kapasitas karyawan. Merancang program pelatihan yang baik bagi karyawan sangat penting agar karyawan merasa dihargai dan didukung oleh perusahaan untuk berkembang.
Menggunakan SOP SDM
Dengan menggunakan Contoh SOP SDM ini Anda akan terbantu untuk mengolah SDM perusahaan Anda. Salah satu manfaat yang bisa didapatkan dari penerapan SOP dalam pengelolaan HRD di tempat kerja adalah kejelasan peraturan. Tentu saja hal itu juga menunjukkan bahwa perusahaan yang memiliki peraturan baku, sekalipun dilanggar, tetap memiliki ketentuan mengenai konsekuensinya. Anda bisa mendapatkan Contoh SOP HRD SDM pada laman RuangSOP.
Demikian pembahasan tentang masalah HRD yang umum terjadi dan cara mengatasinya. Melihat tanggung jawab yang dipikul, tentu peran HRD sangat kompleks. Oleh karena itu, sangat penting bagi perusahaan untuk menetapkan SOP HRD agar alur kerja menjadi teratur dan berjalan secara sistematis.




