Sebelum menerapkan teknik menyapa customer atau yang bisa disebut follow up customer, tentunya Anda perlu mengetahui apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Jika Anda tidak tahu teknik yang harus diperhatikan, Anda akan kesulitan membuat penawaran dan bahkan ditolak. Melakukan follow up dapat dianggap sulit dan mudah. Namun lambat karena masih ada trik yang bisa Anda gunakan untuk memenangkan pelanggan dengan mudah. Salah satunya melalui aplikasi WhatsApp. Berikut cara menyapa customer lewat WA.
Cara Menyapa Customer Lewat WA
- Perhatikan pertanyaan
Apakah pertanyaan mengandung kata-kata, seperti “Bu, maukah Anda membeli produk kami?” Lebih baik menghindarinya. Coba ajukan pertanyaan dengan asumsi jawabannya YA. Misalnya: “Bu, kapan produk akan dikirim?” Sekarang atau besok? Jika ingin melanjutkan, lihat model penyampaian pesan singkat seperti nama panggilan + predikat A dan hipotesis B.
- Cari Tahu Alasan Pelanggan
Setiap calon pembeli pasti memiliki alasan tersendiri untuk tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan toko tersebut. Contoh pertanyaan, seperti “Halo, kami dari toko pakaian Islami. Mengapa Anda tertarik dengan produk di toko kami?”. Wajar jika Anda bertanya kepada calon pelanggan. Tidak ada omong kosong, dan selalu sopan.
- Sampaikan Informasi Menarik Tentang Produk/Jasa
Cara menyapa customer lewat WA, Anda dapat mengirimkan informasi terkait produk atau layanan melalui pesan yang dikirim ke WhatsApp calon pelanggan Anda. Selain bisa menjelaskan secara detail, penerima chat juga memiliki opsi untuk melakukan sesi tanya jawab. Dengan cara ini, kedua belah pihak secara tidak langsung membangun rasa percaya.
Berbagai keuntungan yang mungkin tidak diperhatikan oleh calon pelanggan, bisa Anda lihat saat follow up. Jelaskan semua keuntungan mengapa Anda harus membeli produk atau menyewa jasa dari bisnis yang Anda jalankan. Ciptakan kepercayaan bagi pelanggan untuk tidak beralih ke tempat usaha serupa lainnya.
- Ucapkan Doa kepada Pelanggan
Awali setiap aktivitas dengan doa. Inilah yang perlu Anda lakukan saat menindaklanjuti pelanggan. Semoga orang yang menerima pesan Anda masih dalam lindungan Tuhan. Baik itu kesehatan atau keuangan. Mengirimkan doa yang tulus, agar kita bisa bersama-sama mendoakan yang terbaik untuk masa depan masing-masing.
- Tulis Pesan Follow Up
Kemudian tulis pesan follow up sesuai dengan tempat yang disediakan. Pastikan setiap pesan terlampir memiliki setidaknya satu halaman arahan. Akan lebih baik jika Anda menggunakan situs web. Alasannya adalah dia dapat mempersonalisasi setiap pesan. Misalnya, menyapa dengan nama lengkap Anda, nomor invoice, jumlah transfer dan jangka waktu pembayaran. Kemudian tinggal tekan tombol kirim, otomatis semua pesan di database terkirim. Entah itu puluhan, ratusan bahkan ribuan.
Follow up memiliki dua tujuan, yaitu untuk meningkatkan dan mempertahankan operasi bisnis. Keduanya diperlukan untuk pertumbuhan bisnis Anda dan sebaiknya keduanya dilakukan. Namun, kedua lensa ini memiliki penyampaian yang berbeda. Untuk tindak lanjut peningkatan kinerja, Anda akan menagih lebih banyak dan mengingatkan pelanggan untuk melakukan pembelian. Itulah cara menyapa customer lewat WA.




