PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.5

Ruang SOP / Blog

Teknik atau model ini dapat digunakan untuk semua unit kerja yang produknya dapat diukur secara kuantitatif, sehingga dari jumlah yang diprediksi untuk satu unit kerja kualifikasinya jika akan ditetapkan akan berbeda. Kebaikan model ini prediksi sebenarnya mendekati perhitungan rata-rata SDM yang digunakan di masa lalu, yang berarti lebih sederhana dari perhitungan rata-rata hitung atau rata-rata bergerak Kekurangan model ini tidak dapat melepaskan diri dari data kuantitatif masa lalu. Di samping itu dapat terjadi kekeliruan dalam memilih eksponen tertentu.

Sebuah perusahaan/perusahaan yang sehat eksistensinya akan terus meningkat secara bertahap, baik relatif lamban maupun cenderung cepat. Manajemen perusahaan harus berjuang dalam memperkuat proses produksi dan merebut pasar, karena konsumennya masih relatif sedikit dan belum mempunyai konsumen tetap. Prospek perkembangan sebuah perusahaan adalah prospek konseptual yang bersifat teoritis, untuk menggambarkan jumlah dan perkembangan SDM yang dipekerjakan di lingkungannya. Perusahaan/perusahaan dalam kegiatan perencanaan SDM menggunakan teknik proyeksi kecenderungan berupa prediksi permintaan SDM yang menempatkan SDM yang diperkerjakan sebagai satu variabel.

Teknik regresi digunakan dengan asumsi terdapat korelasi atau hubungan antara variabel SDM dengan banyak variabel lainnya yang bersifat kuantitatif dalam melaksanakan bisnis untuk mewujudkan tujuan perusahaan/perusahaan. Untuk teknik regresi harus didahului dengan perhitungan korelasi untuk mengetahui apakah variabel yang diprediksi atau predictor SDM benar-benar memiliki hubungan yang signifikan dengan satu atau lebih variabel kriterium.

Formulasi korelasi pada dasarnya memiliki tiga kemungkinan hubungan paralel atau hubungan sejajar yang tidak menggambarkan hubungan pengaruh mempengaruhi. Untuk itulah perlu diteruskan dengan perhitungan regresi yang berfungsi untuk merubah hubungan paralel atau hubungan sejajar menjadi hubungan pengaruh.

Teknik prediksi regresi linier ganda dalam kegiatan perencanaan SDM lebih luas penggunaannya karena dipergunakan untuk semua jenjang/tingkat jabatan dan unit kerja. Dengan kata lain prediksi tidak sekedar untuk manajer, tetapi dapat juga untuk para staf pada setiap unit kerja. Teknik ini mempergunakan variabel SDM hasil pencatatan masa lalu sebagai predictor dan dua atau lebih variabel kriterium dengan ketentuan satu di antaranya adalah variabel laba.

Dalam teknik kualitatif, pada perencanaan SDM untuk prediksi permintaan SDM dengan menetapkan kualifikasi SDM yang dibutuhkan. Teknik kualitatif merupakan proses memprediksi permintaan SDM di masa mendatang dengan mempergunakan pengalaman, keyakinan, intuisi, keahlian mengestimasi jumlah dan kualifikasi SDM tanpa menggunakan data kuantitatif. Perencanaan sumber daya manusia merupakan keputusan mengenai masa depan sebuah perusahaan atau perusahaan yang berisi prediksi jumlah dan kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkannya dalam mengoperasionalkan perencanaan bisnisnya. Artinya menetapkan suatu keputusan tentang sumber daya manusia yang akan dipekerjakan untuk melaksanakan program bisnis yang sangat besar pengaruhnya pada kesuksesan atau kegagalan perusahaan/perusahaan mempertahankan dan mengembangkan eksistensinya sebagai tujuan ideal yang hendak dicapai.

Keputusan yang diambil tersebut dilakukan dalam bentuk pembuatan perencanaan yang sesuai dengan tugas pokok dalam perencanaan sumber daya manusia. Tugas pokok yang pertama yaitu untuk menjelaskan kondisi sumber daya manusia yang dimiliki suatu perusahaan/perusahaan, baik jumlah maupun kualifikasinya pada saat sekarang ini. Tugas pokok yang kedua yaitu memprediksi jumlah dan kualifikasi sumber daya manusia yang dibutuhkan, dengan menggunakan hasil kegiatan evaluasi pekerjaan dan hasil analisis pekerjaan dalam bentuk deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerja.

Ketiga, pengendalian atau kontrol masa depan berupa penetapan jumlah dan kualifikasi sumber daya manusia yang akan direkrut dan diseleksi, diakhiri dengan melaksanakan kegiatan penempatan ulang sumber daya manusia dari sumber internal hasil audit sumber daya manusia dan pengangkatan sumber eksternal.

Keberhasilan perencanaan sumber daya manusia dalam memprediksi kebutuhan sumber daya manusia sangat tergantung pada tingkat keakuratan proses penetapannya menjadi sebuah keputusan dan/atau sebagai pembuatan kebijaksanaan perusahaan/perusahaan. Perencanaan sumber daya manusia sebagai proses pengambilan keputusan harus diterapkan dan memerlukan adanya berbagai kebijaksanaan dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas usaha mendapatkan dan mempertahankan sumber daya manusia yang dipekerjakan di lingkungan sebuah perusahaan atau perusahaan.

Suatu pembuatan keputusan adalah sebuah proses kegiatan dalam perencanaan sumber daya manusia yang harus menetapkan secara jelas karakteristik masalah dan mengidentifikasi data/informasi yang dapat digunakan untuk melakukan analisis dalam prediksi kebutuhan sumberdaya manusia. Ini menunjukkan bahwa spektrum pengambilan keputusan berupa perencanaan sumber daya manusia mengacu kepada karakteristik masalah yang menyangkut prediksi jumlah dan penentuan kualifikasi sumber daya manusia. Perencanaan sumber daya manusia adalah sebuah keputusan yang ditetapkan melalui suatu proses dengan langkah-langkah yang sistematik dan tertib. Pengambilan keputusan dalam bentuk perencanaan agar mendapat dukungan dalam pelaksanaannya yang diproses melalui kegiatan partisipatif yang mengikutsertakan semua pihak yang terkait.

Teknik perencanaan SDM sebagai kegiatan prediksi bermaksud untuk memperkirakan permintaan (demand) SDM yang diperlukan agar dapat mewujudkan kegiatan yang terdapat di dalam program tahunan di lingkungan perusahaan/perusahaan. Tujuan yang sederhana tersebut merupakan tujuan umum perencanaan SDM yang pelaksanaan tidak sesederhana perumusannya. Dengan demikian, tujuan umum harus dijabarkan menjadi beberapa tujuan khusus perencanaan SDM yang mampu mendukung pencapaian tujuan perencanaan bisnis.

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.1

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.2

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.3

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.4

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.6

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.7

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.8


Sumber
Manajemen Sumber Daya Manusia Di Era Revolusi Industri 4.0
Dr Sitti Nurbaya S.pd,MM,2020

KATEGORI SOP

RECENT POST

RUANG SOP

Merupakan jawaban untuk Anda dalam mengelola ataupun menyusun setiap proses dalam bidang usaha yang Anda miliki. Dengan adanya SOP, Anda akan lebih mudah menentukan ke-efektivan dan membuat Anda lebih BIJAK dalam menentukan setiap proses yang dibutuhkan.

LOCATION

Grand Pesona Pandanwangi Ruko Kav 2 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

cs.ruangsop@gmail.com

Monday – Friday / 09.00 – 16.00 WIB

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping

Powered by
Hubungi Kami
By Ruang SOP
Halo kak, mau bertanya SOP yang mana?