Inilah langkah-langkah antisipasinya:
- Jika Anda adalah pemilik perusahaan, pastikan Anda satu visi dengan pimpinan perusahaan Anda. Kesamaan visi ini akan mempermudah Anda mengembangkan perusahaan kelak.
- Jika Anda adalah pimpinan perusahaan, kenali risiko perusahaan dengan baik dan biasakanlah untuk mengantisipasi atau menghadapi risiko itu dengan baik. Kualitas pimpinan perusahaan ditentukan dari caranya mengantisipasi risiko, menghadapi risiko, dan keberhasilannya mengatasi risiko. Untuk itulah ia dibayar mahal, jauh lebih mahal daripada karyawan kebanyakan.
- Jika Anda pemilik dan pimpinan perusahaan, biasakanlah menempatkan diri pada situasi dan kondisi yang tidak nyaman. Dengan cara ini Anda berlatih menajamkan intuisi bisnis. Sewaktu-waktu terjadi perubahan. Anda telah siap dan menjadi model peran yang berhasil. Penerapan SOP hanya akan sukses jika pemilik dan pimpinan perusahaan memberikan teladan.
- Jika Anda adalah karyawan, biasakanlah menghadapi perubahan. Suatu saat Anda pasti akan menghadapi perubahan prosedur/alur/cara kerja, entah karena dorongan internal (kepentingan perusahaan) atau dorongan eksternal (misalnya pola perilaku konsumen yang berubah). Luweslah dalam berpikir dan bekerja.
- Jika Anda adalah penyusun SOP, pahamilah manajemen bisnis secara utuh beserta risiko-risikonya, Anda harus menajamkan intuisi dan menjadi pribadi yang visioner. Untuk dapat menyusun SOP yang baik, Anda harus bisa melihat masa depan perusahaan itu dalam waktu 5 sampai 10 tahun ke depan. Anda harus bisa melihat sesuatu yang belum terjadi. Intuisi dan visioner itu keterampilan manajemen tingkat tinggi. Saya tidak menyarankan Anda meminta bantuan ke dukun. Pertajamlah mata batin Anda.
Baca juga SOP Tidak Diterapkan – Bag. 1
Sumber MATINYA PERUSAHAAN GARA GARA S.O.P Suryono Ekotama,2018




