Pelanggan merupakan elemen penting dalam bisnis. Sebagai seorang pengusaha tentunya Anda mencari keberadaan pelanggan yang loyal terhadap produk perusahaan Anda. Namun, tidak mudah untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan sampai mereka siap untuk mengulangi pesanannya. Tipe-tipe pelanggan memang sudah menjadi makanan biasa bagi perusahaan dimana saja dan Anda juga harus mengetahui cara menghadapinya. Selain itu, ada berbagai jenis pelanggan dan Anda harus memperlakukan mereka dengan baik. Sikap pelanggan yang berbeda sebenarnya mirip dengan teori bahwa setiap orang memiliki karakteristik dan kepribadian yang berbeda. Ini adalah hasil dari perbedaan asal seperti budaya, kondisi sosial serta faktor psikologis, kepribadian yang berbeda secara inheren. Lebih jauh lagi, konsumen juga memiliki kecenderungan perilaku yang berbeda-beda dalam menentukan apakah mereka ingin membeli produk yang Anda tawarkan. Berikut 5 tipe-tipe pelanggan dan cara menghadapinya.
5 Tipe-Tipe Pelanggan dan Cara Menghadapinya
- Pelanggan Baru atau Pelanggan Pertama
Pelanggan tipe ini adalah mereka yang baru pertama kali membeli produk dari toko Anda. Pelanggan jenis baru ini memiliki peluang untuk menjadi pelanggan setia di masa mendatang. Oleh karena itu, meskipun mereka telah membeli produk perusahaan Anda, Anda harus peduli terhadap mereka agar mereka kembali berbelanja di toko Anda. Cara menghadapinya dengan menangani pelanggan jenis baru, Anda bisa memberikan pelayanan terbaik untuk membuat mereka kembali berbelanja di toko Anda dan meninggalkan kesan yang baik. Misalnya seperti memberikan informasi produk yang lengkap dan memberikan pelayanan yang ramah dan tanggap, memberikan pengiriman yang cepat.
- Tukang Komplain
Ini mungkin tipe pelanggan yang paling umum. Yang harus Anda lakukan adalah mendengarkan keluhan pelanggan Anda dan menghindari menyela apa yang mereka katakan. Cobalah untuk tidak terdengar atau terlihat tidak sabar. Jangan memberikan penilaian yang mengkonfirmasi keluhan mereka, tetapi jangan memberikan penghakiman. Jaga agar suara, ekspresi, atau pesan Anda tetap netral. Pertahankan sikap pelayanan apakah keluhan benar atau tidak. Jangan terlalu cepat menerima tuduhan ini. Cara menghadapinya Anda bisa, selidiki lebih lanjut tuduhan tersebut dan berikan jangka waktu yang sesuai. Terkadang pelanggan mengeluh hanya ingin didengarkan. Selesaikan masalah alih-alih bersikap defensif, masuk ke mode pemecahan masalah. Ajukan pertanyaan spesifik, minta keluhan tertulis untuk memastikan bahwa semua fakta hitam putih, dan minta klien setuju untuk menyelesaikan masalah.
- Pelanggan Setia
Meski tidak banyak, selalu ada kelompok pelanggan setia yang menggunakan produk dan layanan Anda. Alasannya pun beragam, mulai dari kemampuan produk Anda memenuhi kebutuhan mereka, hingga alasan pribadi karena mereka memang menyukai merek produk yang Anda buat, dan sebagainya. Namun, satu hal yang pasti, Anda perlu menjaga kualitas produk Anda agar tidak mengecewakan orang lain.
- Konsumen Ekspresif
Konsumen ekspresif cenderung menunjukkan semua emosinya, baik senang, frustrasi, atau marah. Jenis pelanggan ini dapat diatasi dengan menjalin kontak langsung. Berbicara langsung dengan konsumen dapat meningkatkan kepercayaan mereka terhadap suatu merek. Anda bisa mengajaknya berinteraksi sambil menjelaskan keunggulan produk tersebut. Bahkan, Anda juga bisa menunjukkan ulasan produk yang berbeda untuk membuatnya lebih tertarik untuk melakukan pembelian.
- Pelanggan Impulsif
Tipe pelanggan yang terakhir ini cenderung dengan mudah membeli berbagai produk yang Anda tawarkan tanpa berpikir dua kali. Ini menguntungkan, tetapi Anda harus berhati-hati dan memperhatikan kebutuhan mereka. Soalnya, mungkin juga dia tidak senang dengan beberapa barang yang dibelinya saat impulsifnya melanda. Jadi pastikan Anda menawarkan produk yang tepat untuk jenis pelanggan ini.
Demikian artikel mengenai 5 tipe-tipe pelanggan dan cara menghadapinya. Berbekal informasi yang akurat tentang jenis konsumen di atas, Anda akan memiliki peluang yang lebih baik untuk melayani pelanggan yang berorientasi bisnis. Di mana, Anda telah mengantongi yang terbaik untuk membuat mereka luluh dan membeli produk yang Anda tawarkan.




