PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.2

Ruang SOP / Blog

Tujuan sebuah perusahaan/perusahaan secara ideal seperti telah disebutkan terdahulu adalah untuk mempertahankan dan mengembangkan ekssitensinya dalam persaingan yang akan semakin berat dan ketat bersamaan dengan pelaksanaan konsep perdagangan bebas sepanjang abad XXI. Tujuan tersebut dalam realitanya hanya mungkin diwujudkan melalui kemampuan SDM yang dimilikinya dalam melaksanakan kegiatan bisnis yang memungkinkan perusahaan/ perusahaan memperoleh laba kompetitif secara berkelanjutan. Dengan demikian berarti juga perencanaan SDM di lingkungan sebuah perusahaan profit, harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan menetapkan kualifikasi SDM dengan karakteristik memiliki kemampuan melaksanakan kegiatan bisnis yang terarah pada pencapaian tujuan perusahaan/perusahaan. Dengan kata lain, perencanaan SDM harus mampu memberikan pedoman mengenai persyaratan dalam pengadaan dan pengembangan SDM yang seharusnya dipekerjakan di lingkungan sebuah perusahaan/perusahaan.

Perencanaan adalah proses pemilihan dan penetapan tujuan. strategi, metode, anggaran dan standar (tolok ukur) keberhasilan suatu kegiatan. Pengertian ini menunjukkan bahwa perencanaan merupakan proses atau rangkaian beberapa kegiatan yang saling berhubungan dalam memilih salah satu diantara beberapa alternatif tentang tujuan yang ingin dicapai oleh sebuah perusahaan/perusahaan.

Perencanaan adalah proses memilih sejumlah kegiatan untuk diteatpkan sebagai keputusan tentang suatu pekerjaan yang harus dilakukan, kapan, bagaimana dan siapa yang melakukannya. Pengertian ini menekankan bahwa perencanaan merupakan rangkaian kegiatan atau proses pembuatan keputusan. Kegiatan pertama yang harus dilakukan adalah menetapkan pekerjaan yang harus dilaksanakan di masa datang, yang berarti juga tidak akan dan tidak boleh melaksanakan pekerjaan lain yang bertolak belakang atau yang berbeda dengan pekerjaan yang telah ditetapkan sebagai keputusan tersebut.

Perencanaan SDM adalah proses mengantisipasi dan membuat ketentuan/persyaratan untuk mengatur arus gerakan tenaga kerja ke dalam (pekerja baru), di dalam (promosi, pindah dan demosi), dan keluar (pensiun, berhenti dan diberhentikan) di lingkungan sebuah orgnaisasi/perusahaan.

Perencanaan SDM merupakan rangkaian kegiatan peramalan (prediksi suatu estimasi) kebutuhan atau permintaan (demand) tenaga kerja di masa depan pada sebuah perusahaan/perusahaan yang mencakup pendayagunaan SDM yang sudah ada dan pengadaan tenaga kerja baru yang dibutuhkan. Perencanaan SDM harus dimulai dari pendayagunaan secara efektif dan efisien (optimal) SDM yang sudah dimiliki dan hanya akan menambah atau merekrut SDM dari luar apabila ternyata terdapat kekurangan SDM untuk melaksanakan tugas-tugas pokok perusahaan/perusahaan.

Perencanaan SDM adalah proses menetapkan strategi untuk memperoleh, memanfaatkan, mengembangkan dan mempertahankan SDM sesuai dengan kebutuhan perusahaan/perusahaan sekarang dan pengembangannya di masa depan. Perencanaan SDM tidak sekedar diartikan untuk memperoleh SDM yang dibutuhkan sebuah perusahaan/ perusahaan, sebagaimana dimaksud oleh pengertian sebelumnya. Pengertian ini menekankan juga mengenai cara memanfaatkan, mengembangkan dan mempertahankan SDM yang potensial setelah dipekerjakan sebagai hasil suatu perencanaan SDM yang akurat.

C.Langkah-langkah Perencanaan SDM

Sumber daya manusia adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu, perilaku dan sifatnya ditentukan oleh keturunan dan lingkungannya, sedangkan prestasi kerjanya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya. Perencanaan sumber daya manusia didefinisikan sebagai proses menentukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti mempertemukan kebutuhan tersebut agar pelaksanaanya berinteraksi dengan rencana perusahaan.

Dalam proses manajemen, yang menjadi titik awalnya adalah perencanaan. Jadi perencanaan sebagai awal kita melakukan proses manajemen sebelum kita melakukan pengperusahaanan, pengarahan, dan pengontrolan. George Milkovich dan Paul C Nystrom mendefinisikan bahwa perencanaan tenaga kerja adalah proses peramalan, pengembangan, pengimplementasian dan pengontrolan yang menjamin perusahaan mempunyai kesesuaian jumlah karyawan, penempatan karyawan secara benar, waktu yang tepat, yang secara otomatis lebih bermanfaat.

Menurut George R. Terry perencanaan adalah planning is the selecting and relating of fact and the making and using of assumption regarding the future in the visualization and formulating of proposed activities believed necessary to achieve desired result. Dalam pengertian tersebut bisa kita simpulkan antara lain:

a.Perencanaan merupakan kegiatan yang harus didasarkan pada fakta, data dan keterangan kongkret.

b.Perencanaan merupakan suatu pekerjaan mental yang memerlukan pemikiran, imajinasi dan kesanggupan melihat ke masa yang akan datang.

c.Perencanaan mengenai masa yang akan datang dan menyangkut

tindakan-tindakan apa yang dapat dilakukan terhadap hambatan yang mengganggu kelancaran usaha.

Pada intinya perencanaan dibuat sebagai upaya untuk merumuskan apa yang sesungguhnya ingin dicapai oleh sebuah perusahaan atau perusahaan serta bagaimana sesuatu yang ingin dicapai tersebut dapat diwujudkan melalui serangkaian rumusan rencana kegiatan tertentu.

Terdapat beberapa komponen yang perlu diperhatikan dalam perencanaan SDM. Pertama tujuan, perencanaan SDM harus mempunyai tujuan yang berdasarkan kepentingan individu, perusahaan dan kepentingan nasional. Tujuan perencanaan SDM adalah menghubungkan SDM yang ada untuk kebutuhan perusahaan pada masa yang akan datang untuk menghindari mismanajemen dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas. Kedua, perencanaan perusahaan merupakan aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mengadakan perubahan yang positif bagi perkembangan perusahaan. Peramalan SDM dipengaruhi secara drastis oleh tingkat produksi.

Tingkat produksi dari perusahaan penyedia (suplier) maupun pesaing dapat juga berpengaruh. Meramalkan SDM, perlu memperhitungkan perubahan teknologi, kondisi permintaan dan penawaran, dan perencanaan karir. Kesimpulannya, perencanaan SDM memberikan petunjuk masa depan, menentukan dimana tenaga kerja diperoleh, kapan tenaga kerja dibutuhkan, dan pelatihan dan pengembangan jenis apa yang harus dimiliki tenaga kerja. Melalui rencana suksesi, jenjang karier tenaga kerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan perorangan yang konsisten dengan kebutuhan suatu perusahaan.

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.1

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.3

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.4

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.5

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.6

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.7

Baca Juga PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.8


Sumber
Manajemen Sumber Daya Manusia Di Era Revolusi Industri 4.0
Dr Sitti Nurbaya S.pd,MM,2020

KATEGORI SOP

RECENT POST

RUANG SOP

Merupakan jawaban untuk Anda dalam mengelola ataupun menyusun setiap proses dalam bidang usaha yang Anda miliki. Dengan adanya SOP, Anda akan lebih mudah menentukan ke-efektivan dan membuat Anda lebih BIJAK dalam menentukan setiap proses yang dibutuhkan.

LOCATION

Grand Pesona Pandanwangi Ruko Kav 2 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

cs.ruangsop@gmail.com

Monday – Friday / 09.00 – 16.00 WIB

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping

Powered by
Hubungi Kami
By Ruang SOP
Halo kak, mau bertanya SOP yang mana?