Ruang lingkup audit harus mencakup pengujian dan evaluasi terhadap kecukupan efektivitas sistem pengendalian intern perusahaan dan kualitas manajemen dalam melaksanakan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya. Tingkat kepercayaan dan informasi, dimana auditor harus menelaah tingkat kepercayaan, interitas informasi keuangan maupun operasional, sarana serta cara-cara yang digunakan untuk mengidentifikasi maslah, mengukur, menggolong-golongkan, dan melaporkan informasi tersebut. Selain itu ditaatinya kebijakan kebijakan, rencana-rencana, prosedur-prosedur, ketentuan-ketentuan dan peraturan-peraturan yang berlaku. Perlindungan atas harta perusahaan, dimana auditor harus menguji cara-cara melindungi harta perushaan dan sedapat mungkin menguji kebenaran harta tersebut. Selanjutnya penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien dimana auditor harus menlai tingkat efektif dan efisien menggunakan sumber-sumber daya yang ada. Pencapaia tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan atas kegiatan usaharatau program perusahaan, dimana auditor harus menguji setiap kegitan atau program untuk memastikan apakah hasil-hasil yang dicapai konsisten dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, dan apakah kegiatan usaha atau program program yang dilakukan sesuai dengan yang direncanakan.
Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan audit hendaknya mencakup evaluasi terhadap seluruh fungsi manajemen sumber daya manusia, penggunaan prosedur prosedur manajemen sumber daya manusia oleh para manajer, dan dampak kegiatan-kegiatan tersebut pada sasaran-sasaran dan kepuasan karyawan.
Audit sumber daya manusia sangat bermanfaat bagi perusahaan atau perusahaan juga karyawan.
1.Manfaat audit sumber daya manusia bagi karyawan, informasi yang diperoleh melalui audit sumber daya manusia dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, misalnya untuk acuan dalam membuat kebijakan, melakukan perbaikan dan berbagai dasar pengambilan keputusan. Yang memanfaatkan hasil audit sumber daya manusia adalah pihak intern dan ekstern perusahaan. Diantaranya yang memerlukan atau menggunakan hasil audit sumber daya manusia adalah pihak pekerja.
2.Manfaat audit sumber maya manusia bagi perusahaan, informasi hasil audit dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, salah suatu manfaat audit yang paling sentral adalah sebagai dasar untuk mengambil keputusan, melakukan perbaikan, meningkatkan efisiensi dan efektivitas fungsi perusahaan secara terperinci dapat dijelaskan bahwa pihak perusahaan memerlukan data dari hasil audit sumber daya manusia tersebut.
Manfaat audit sumber daya manusia bagi perusahaan yaitu audit SDM memberikan umpan balik berharga serta dampak psikologi dan motivasional untuk mengembangkan kompetensi individu dan memacu prestasi secara lebih terarah sesuai masukan objektif dari auditor. Misalnya dari hasil audit, auditor menyimpulkan bahwa kompetensi karyawan secara keseluruhan dalam suatu bagian dinilai masih jauh dari persyaratan maupun rencana pengembangan perusahaan.
Para pekerja memerlukan hasil audit sumber daya manusia untuk memenuhi kepuasan ego manusia yang selalu ingin diperhatikan atau ingin mendapatkan nilai atau pujian dari hasil pekerjaannya. karyawan ingin mengetahui apakah prestasi kerjanya lebih baik daripada karyawan yang lainnya, untuk kepentingan jasa dan promosinya, serta mengakrabkan hubungan para karyawan dengan pimpinannya.
B.Sumber Data Audit SDM
Perkembangan usaha dan bentuk dari usaha yang ada berkaitan erat dengan perkembangan profesi dari sumber daya manusia dalam suatu negara. Audit merupakan pengumpulan sumber-sumber data dan evaluasi bukti tentang informasi untuk menentukan dan melaporkan derajat kesesuaian antara informasi itu dan kriteria yang telah ditetapkan. Audit harus dilakukan oleh orang yang kompeten dan independen.
Jadi secara umum dapat dikatakan bahwa audit adalah suatu proses yang dilakuakn secara sistematis oleh pihak yang ahli dan bersifat independen untuk mengumpulkan dan mengevaluasi bukti bukti secara obyektif mengenai pertanyaan-pertanyaan tentang kegiatan dan kejadian ekonomis dari suatu kesatuan ekonomi, guna menyatukan pendapat atas kewajaran daripada laporan keuangan yang diaudit dan menyampaikan hasil-hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan dalam bentuk laporan audit.
Dalam melaksanakan pemeriksaan, ada beberapa jenis audit yang dilakukan sesuai dengan tujuan pelaksanaan pemeriksaan. Menurut Agoes (2014:11), ditinjau dari jenis pemeriksaan audit bisa dibedakan atas:
1.Management audit (operational audit) Suatu pemeriksaan terhadap kegiatan operast suatu perusahaan. termasuk kebijakan akuntansi dan kebijakan operasional yang telah ditentukan oleh manajemen untuk mengetahui apakah kegiatan operasi tersebut sudah dilakukan secara efektif efisien, dan ekonomis. Pengertian efesien disini adalah dengan biaya tertentu dapat mencapai hasil atau manfaat yang telah ditetapkan atau berdaya guna. Efektif adalah dapat mencapai tujuan atau sasaran sesuai dengan waktu yang telah dintentukan atau berhasil dapat bermanfaat sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Ekonomis adalah dengan pengorbanan yang serendah-rendahnya dapat mencapai hasil yang optimal atau dilaksanakan secara hemat.
2.Pemeriksaan ketaatan (compliance audit)
Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui apakah perusahaan sudah mentaati peraturan-peraturan dan kebijakan kebijakan yang berlaku, baik yang ditetapkan oleh pihak intern perusahaan (manajemen. dewan komisaris) maupun pihak eksternal (pemerintah. Bapepam, Bank Indonesia. Direktorat Jendral Pajak, dan lain-lain). Pemeriksaan bisa dilakukan oleh KAP maupun bagian internal audit.
3.Pemeriksaan intern (internal audit)
Pemeriksaan yang dilakukan oleh bagian internal audit perusahaan, baik terhadap laporan keuangan dan catatan akuntansi perusahaan, maupun ketaatan terhadap kebijakan manajemen yang telah ditentukan. Pemeriksaan umum yang dilakuakan internal auditor biasanya lebih rinci dibandingkan dengan pemeriksaan umum yang dilakuakan KAP.
Baca Juga AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.1
Baca Juga AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.2
Baca Juga AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.4
Baca Juga AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.5
Sumber Manajemen Sumber Daya Manusia Di Era Revolusi Industri 4.0 Dr Sitti Nurbaya S.pd,MM,2020




