MANAJEMEN KRISIS – Bag.7

Ruang SOP / Blog

Substitusi (1.2) ke model LM untuk mendapatkan solusi Rt dan Pt. Mt ditentukan oleh otoritas moneter dan yt konstan pada y karena skedul AS inelastis sempurna atau vertikal. Keseimbangan pada kondisi steady-state dapat dijelaskan dengan tiga cara seperti pada Gambar 1.1. Pertama, output agregat pada steadystate adalah sebesar y. Kedua, nilai y, R, x dan M/P juga konstan pada waktu takterhingga karena tingkat harga umum atau inflasi naik secara konstan. Ketigal nilai harus sama dengan nilai Aln(Pt) dan untuk zM/P juga konstan sebesar 0.

Konsekuensinya, keseimbangan pada kondisi steady-state adalah = atau pertumbuhan output agregat tidak ada. Nilai Rt ditentukan oleh perpotongan skedul IS, yaitu Rt=2(yt) + at dan y = y*, sehingga peranan dari skedul LM hanya menentukan saldo kas riil [M/P] pada tingkat y dan R tertentu. Oleh sebab itu tingkat pertumbuhan P adalah konstan sebesar pada keseimbangan steadystate. Dengan kata lain steady-state inflation menjelaskan pertumbuhan harga harga atau inflasi sama dengan pertumbuhan stok uang nominal sehingga semua variabel ekonomi riil tidak berubah.

Perekonomian global juga ditentukan oleh tingkat suku bunga, yaitu harga dari penggunaan dana investasi (loanable funds). Tingkat suku bunga merupakan salah satu indikator dalammenentukan apakah seseorang akan melakukan investasi atau menabung. Apabila dalam suatu perekonomian ada anggota masyarakat yangmenerima pendapatan melebihi apa yang mereka perlukan untuk kebutuhan konsumsinya, maka kelebihan pendapatan akan dialokasikan atau digunakan untuk menabung. Penawaran akanloanable funds dibentuk atau diperoleh darijumlah seluruh tabungan masyarakat pada periode tertentu. Di lain pihak dalam periode yang sama anggota masyarakat yang membutuhkan dana untuk operasiatau perluasan usahanya. Pengertian lain tentang suku bunga adalah sebagai harga dari penggunaanuang untuk jangka waktu tertentu.

Pengertian tingkat bunga sebagai “harga” dinyatakan sebagai harga yang harus dibayar apabila terjadi “pertukaran” antara satu rupiah sekarang dan satu rupiah nanti. Suku bunga dibedakan menjadi dua, yaitu (1) Suku Bunga Nominal. Suku bunga nominal adalah rate yang dapat diamati pasar. (2) Suku Bunga Riil. Menurut Pohan (2008), suku bunga riil adalah konsep yang mengukur tingkat bunga yang sesungguhnya setelah suku bunga nominal dikurangi dengan laju inflasi yang diharapkan. Suku bunga yang tinggi di satu sisi, akan meningkatkan hasrat masyarakat untuk menabung sehingga jumlah dana perbankan akan meningkat.

Faktor penentu tingkat suku bunga meliputi 2 (dua) faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi pendapatan nasional, jumlah uang beredar, dan ekspektasi Inflasi. Sedangkan faktor eksternalnya adalah penjumlahan suku bunga luar negeri dan tingkat ekspektasi perubahan nilai tukar valuta asing. Seperti halnya dalam setiap analisis keseimbangan ekonomi, pembicaraan mengenai keseimbangan di pasar uang juga akan melibatkan unsur utamanya, yaitu permintaan dan penawaran uang. Bila mekanisme pasar dapat berjalan tanpa hambatan maka pada prinsipnya keseimbangan di pasar uang dapat terjadi, dan merupakan wujud kekuatan tarik menarik antara permintaan dan penawaran uang. Pengeluaran agregat akan meningkat sebagai akibat dari kegiatan mengekspor barang dan jasa dan pada akhirnya menyebabkan peningkatan dalam pendapatan nasional.

B.Pemecahan Krisis

Banyak faktor yang menyebabkan suatu perusahaan mengalami krisis di dalam manajemennya. Krisis merupakan suatu kejadian besar dan tidak terduga yang memiliki potensi untuk berdampak negatif maupun positif. Kejadian ini bisa saja menghancurkan perusahaan dan karyawan, produk, jasa, kondisi keuangan dan reputasi (Barton, 1998). Perusahaan yang memikirkan dampak negatif yang mungkin ditimbulkan dari suatu krisis akan berusaha untuk mempersiapkan diri sebelum krisis tersebut terjadi. Bahkan ada peluang dimana perusahaan dapat mengubah krisis menjadi suatu kesempatan untuk memperoleh dukungan publik.

Istilah krisis erat kaitannya dengan pandangan sistem. khususnya sistem terbuka dan dipergunakan untuk menunjukkan kehancuran yang terjadi pada efektifitas kerjanya. Pertama, krisis diartikan sebagai bencana kesengsaraan atau marabahaya yang datang mendadak. Krisis dalam artian ini mengasumsikan bahwa sumber krisis berada diluar kekuatan manusia juga diluar sistem dan pada saat kemunculannya diluar perhitungan. Kedua, krisis digunakan untuk menunjukkan bahaya yang datang secara berkala karena tidak pernah diambil tindakan memadai.

Dalam artian ini, krisis berada diluar kekuatan manusia tetapi kemunculan dan berakhirnya dapat diperhitungkan. Ketiga, krisis diartikan sebagai ledakan dari serangkaian peristiwa penyimpangan yang terabaikan, sehingga akhirnya sistem menjadi tidak berdaya lagi. Krisis jenis ketiga ini bersumber pada disfungsionalisasi sistem dan kelaian dalam perusahaan atau perusahaan. Dampak dari krisis adalah kemelut yang merupakan malapetaka yang dapat merugikan perusahaan itu sendiri maupun komunitas sekitar. Dengan adanya krisis akan meresahkan masyarakat sekitar, bahkan secara tidak langsung dapat mengancam citra perusahaan. Dampak lain dari krisis adalah kehilangan kepercayaan dan buruknya reputasi perusahaan di mata masyarakat.

Penanggulangan krisis tergantung pada kemauan yang serius untuk mengatasi kecepatan bertindak yang tepat, kesiapan aparat untuk tenaga bantuan, kejujuran dan keterbukaan, serta kerjasama dengan semua pihak. Krisis bisa juga sebagai “turning point of history life”, yaitu suatu titik balik dalam kehidupan yang dampaknya memberikan pengaruh signifikan, ke arah negatif maupun positif, tergantung pada reaksi yang diperlihatkan.

Baca Juga MANAJEMEN KRISIS – Bag.1

Baca Juga MANAJEMEN KRISIS – Bag.2

Baca Juga MANAJEMEN KRISIS – Bag.3

Baca Juga MANAJEMEN KRISIS – Bag.4

Baca Juga MANAJEMEN KRISIS – Bag.5

Baca Juga MANAJEMEN KRISIS – Bag.6

Baca Juga MANAJEMEN KRISIS – Bag.8

Baca Juga MANAJEMEN KRISIS – Bag.9

Baca Juga MANAJEMEN KRISIS – Bag.10


Sumber
Manajemen Sumber Daya Manusia Di Era Revolusi Industri 4.0
Dr Sitti Nurbaya S.pd,MM,2020

KATEGORI SOP

RECENT POST

RUANG SOP

Merupakan jawaban untuk Anda dalam mengelola ataupun menyusun setiap proses dalam bidang usaha yang Anda miliki. Dengan adanya SOP, Anda akan lebih mudah menentukan ke-efektivan dan membuat Anda lebih BIJAK dalam menentukan setiap proses yang dibutuhkan.

LOCATION

Grand Pesona Pandanwangi Ruko Kav 2 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

cs.ruangsop@gmail.com

Monday – Friday / 09.00 – 16.00 WIB

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping

Powered by
Hubungi Kami
By Ruang SOP
Halo kak, mau bertanya SOP yang mana?