k.Understudies (praktek langsung): khusus untuk jabatan kepemimpinan: Biasa diselenggarakan di lembaga-lembaga pendidikan. Organisasi mengirimkan para karyawannya mengikuti praktek-praktek khusus yang ditawarkan atau bekerja sama dengan suatu lembaga pendidikan untuk menyelenggarakan secara khusus suatu bentuk penataran. pendidikan atau latihan sesuai kebutuhan organisasi.
l.Junior Board of Executive or Multiple Management, peserta (calon-calon manajer) ikut memikirkan atau memecahkan masalah-maslah perusahaan yang kemudian merekomendasi kan kepada manajer lini
Dalam pengembangan karyawan kita mengenal pendidikan dan pelatihan, yang perlu kita ketahui tentang perbedaan keduanya adalah sebagai berikut

Evaluasi Keberhasilan Pelatihan Dan Pengembangan Seperti yang dikatakan oleh Irianto Jusuf bahwa menilai suatukeberhasilan program training sangat perlu agar dapat diketahui apakah pelaksanaan training berhasil dengan baik atau belum. Implementasi program pelatihan dan pengembangan berfungsi sebagai proses transformasi, karena para tenaga kerja (karyawan) yang tidak terlatih diubah menjadi karyawan-karyawan yang berkemampuan dan berkulitas dalam bekerja, sehingga dapat diberikan tanggungjawab lebih besar,program-program tersebut.
Untuk menilai keberhasilan manajemen harus mengevaluasi kegiatan-kegiatan pelatihan dan pengembangan secara sistematis. Ada delapan ukuran yang dapat digunakan untuk menilai efektifitas latihan yang dilakukan yaitu:
1.Produksi
Hasil produksi yang meningkat menunjukkan adanya keberhasilan dalam program pelatihan dan pengembangan
2.Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan Semakin pendek waktu yang digunakan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan maka akan semakin baik
3.Prestasi kerja karyawan meningkat Dengan meningkatnya prestasi kerja maka dapat diketahui bahwa program pelatihan dan pengembangan tersebut berhasil
4.Peningkatan penghasilan Penghasilan meningkat menunjukkan bahwa hasil kerja semakin baik berkurangnya bahan baku yang dipergunakan untuk menghasilkan satu unit barang. Karyawan yang sudah terlatih dapat menggunakan bahan baku yang sedikit untuk menghasilkan satu unit barang.
5. Berkurangnya kecelakaan yang dialami oleh karyawan Apabila sering terjadi kecelakaan dalam bekerja maka program pelatihan dan pengembangan yang dilakukan tidak berhasil. Sebaliknya jika kecelakaan jarang terjadi maka progam Pelatihan dan pengembangan tersebut berhasil.
6.Jumlah absensi Karyawan yang terlatih jumlah absensinya baik (sering masuk kerja). Dengan begitu maka karyawan tersebut akan menghasilkan hasil produksi yang semakin meningkat.
7.Jumlah karyawan yang pindah Setelah diadakan pelatihan dan pengembangan maka keterampilan yang dimiliki karyawan akan meningkat, sehingga karyawan tersebut akan menduduki jabatan yang semakin meningkat pula dan menurunnya turn over karyawan

Banyak cara untuk mengevaluasi keberhasilan dari suatu pelatihan dan pengembangan diantaranya seperti yang terlihat dalam Gambar. 6.8 yang dilakukan dengan cara Tes Pendahuluan (Pretest) ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki karyawan, kemudian karyawan mengikuti pelatihan dengan materi yang sesuai dengan kebutuhan, setelah selesai pelatihan dilakukan tes akhir (Post Test), ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penerimaan materi-materi pelatihan yang telah disampaikan kepada karyawan, tes ini untuk mengukur keberhasilan pelatihan yang diadakan dan hasilnya sebagai tindak lanjut apakah yang dilatih akan di promosikan atau di mutasikan atau hasil tes akhir hasilnya tidak memuaskan perlu ditinjau ulang apakah karyawan perlu mengikuti pelatihan ulang atau sebagai bahan masukan untuk mengevaluasi program pelatihan mungkin perlu adanya perubahan merode, sistem dll.
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.1
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.2
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.3
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.4
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.5
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.6
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.7
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.8
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.9
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.10
Sumber Manajemen Sumber Daya Manusia Sri Larasati MM,2018




