Penggandaan SDM – Bag.7

Ruang SOP / Blog

Sistem selaksi kita kenal ada 3 cara yaitu

1.Successive Hurdles Selection Approach (Sistem gugur) Pendekatan ini mengharuskan setiap calon karyawan untuk mengikuti semuan prosedur secara bertahap seperti contoh diatas

2.Compensatory Selection Approach (Sistim Ranking) Dimana setiap calon karyawan Sistem kumulatif misalnya:

a.Pertama tes administrasi, menseleksi berkas-berkas lamaran yang masuk (yang tidak memenuhi langsung tolak) referensi dan

b.Kedua tes potensi akademik tertulis dan wawancara (meliputi pengetahuan, ketrampilan bidang, sikap, perilaku) bila tidak memenuhi langsung tolak

c.Ketiga tes psikologi dan kesehatan yang tidak memenuhi langsung tolak

3.Sistem langsung artinya hanya memilih satu atau dua tes saja tetapi yang sering dilakukan saat ini adalah langsung tex wawancara

Strategi Proses Seleksi

Campbell Dunnette Lawler Weick membahas 6 strategi seleksi atau strateg peramalan yang didasarkan pada penggunaan dan metode mekanikal atau klinikal dalam mengumpulkan dan mengolah data. Pengumpulan data secara mekanikal ialah jika data dikumpulkan berdasarkan pedoman-pedoman, peraturan-peraturan, dan prosedur yang telah di tetapkan semula (misalnya tes atau alat ukur yang telah dikaji dan dibakukan pengambilan, pengolahan, dan penilaiannya).

Dan pengumpulan data secara klinikal adalah jika data dikumpulkan dengan cara yang lentur atau fleksibel dalam arti kata bahwa macam data yang dikumpulkan dari seseorang, berbeda dengan data yang dikumpulkan dari orang lain, tergantung pada orang (psikolog) yang mengumpulkan data tersebut. Data yang dianggap perlu dikumpulkan dari seseorang dapat berbeda macamnya dengan data yang dianggap perlu dikumpulkan dari orang lain hal ini dirasakan perlu pengetahuan lebih karena diduga dapat berpengaruh besar pada prestasi pekerjaannya kelak (misalnya tentang prestasi, pengalaman kerja, pengalaman berorganisasi. hubungan dalam keluarga dsb). Berikut ini uraian singkat dari setiap strategi tersebut:

1 Interpretasi profil, data dikumpulkan mekanikal dan diolah secara klinikal. Disini seorang ahli tanpa mengadakan wawancara dan mengamati atau mengopservasi calon, menafsirkan pola atau “profil” dari score-score yang diperoleh dari seperangkat tes.

2 Statistical murni, data dikumpulkan dan diolah secara mekanikal. Suatu contoh dari strategi ini ialah penggunaan dari informasi biografikal dan score-score tes dalam suatu persamaan regresi ganda untuk meramalkan prestasi kerja menejerial.

3.Klinikal murni, pengumpulan dan pengolahan data berlangsung secara klinikal Disini seorang ahli mendasarkan pada peramalannya pada wawancara atau observasi perilaku tanpa menggunakan informasi objektif Laporan tertulis tentang calon setelah sa diwawancara merupakan satu misal dari strategi ini.

4.Pengharkatan perilaku (behavior rating), pengumpulan data dilakukan secara klinikal sedangkan pengolahannya dilakukan secara mekanikal. Para ahli setelah mengobservasi perilaku calon atau setelah mewawancarainya, meringkas kesan-kesannya dalam bentuk pengharkatan pada satu atau lebih skala yang telah disediakan.

5 Gabungan klinikal, pengumpulan data dilakukan secara mekanikal dan klinial sedangkan pengolahannya dilakukan secara klinikal Hal ini merupakan situasi klinikal yang paling sering dijumpai.dimana semua informasi dari wawancara, observasi dan skor tes dimasukan oleh seorang atau satu tim ahli klinik untuk mengembangkan satu gagasan dan peramalan-peramalan perilaku tentang seseorang calon

6.Gabungan mekanikal, data dikumpulkan secara mekanikal sedangkan pengolahan data dilakukan secara mekanikal. Metode ini berbeda dengan gabungan klinikal hanya dalam penggunaan dari aturan-aturan yang telah ditetapkan semula (seperti persamaan regresi ganda) untuk mendapatkan peramalan-peramalan perilaku final dari semua data yang tersedia.

Nilai dari keenam strategi diteliti oleh Sawyer dan hasilnya dibahas secara ringkas oleh Campbell dkk. Dari hasil penelitian Sawyer disimpulkan bahwa cara pengolahan data secara mekanik, bisa kita amati dalam tabel berikut klinikal lebih baik dari cara pengolahan yang klinikal.

Baca Juga Penggandaan SDM – Bag.1

Baca Juga Penggandaan SDM – Bag.2

Baca Juga Penggandaan SDM – Bag.3

Baca Juga Penggandaan SDM – Bag.4

Baca Juga Penggandaan SDM – Bag.5

Baca Juga Penggandaan SDM – Bag.6


Sumber
Manajemen Sumber Daya Manusia
Sri Larasati MM,2018

KATEGORI SOP

RECENT POST

RUANG SOP

Merupakan jawaban untuk Anda dalam mengelola ataupun menyusun setiap proses dalam bidang usaha yang Anda miliki. Dengan adanya SOP, Anda akan lebih mudah menentukan ke-efektivan dan membuat Anda lebih BIJAK dalam menentukan setiap proses yang dibutuhkan.

LOCATION

Grand Pesona Pandanwangi Ruko Kav 2 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

cs.ruangsop@gmail.com

Monday – Friday / 09.00 – 16.00 WIB

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping

Powered by
Hubungi Kami
By Ruang SOP
Halo kak, mau bertanya SOP yang mana?