- Pengayaan Pekerjaan (Job Enrichment): Adalah perluasan pekerjaan dan tanggung jawab secara vertikal yang akan dikerjakan seorang pejabat dalam jabatannya. Perluasan ini diterapkan untuk dapat memberikan kepada karyawan kepuasan lebih besar dan dan kesempatan bagi pengembangan pribadinya.
- Perluasan pekerjaan (Job Enlargement): Adalah uraian tentang pentingnya ragam pekerjaan agar seorang pegawai mampu. menangani berbagai bidang pekerjaan yang berbeda. Jadi lebih bersifat generalis dan bukan spesialis.


gambar
Pengadaan SDM dimulai dari Analisa Jabatan sebagai dasar pembuatan perencanaan, kemu dian dilakukan penarikan, seleksi dan orientasi SDM serta pelatihan dan pengembangan baik untuk karyawan lama maupun baru untuk menambah pengetahuan kemampuan serta ketrampilan karyawan, pemberian kompensasi menyesuaikan dengan jabatan dan jenis pekerjaan. untuk mengevaluasi kinerja karyawan dilakukan penilaian kinerja yang dilakukan secara periodik
B.Penarikan (Recruitment)
Rekrutmen merupakan langkah awal dalam pengadaan SDM untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, beberapa pengertian tentang Rekrutmen sebagai berikut:
Edwin B Filippo yang mengatakan bahwa penarikan (Recruitment) adalah Recruitment is the process of searching for prospective employees and stimulating them to apply for jobs in the organization (proses pencarian dan pemikatan para calon pegawai yang mampu bekerja didalam organisasi), Menurut Siagian mengatakan bahwa penarikan adalah proses mencari, menemukan dan menarik pelamar untuk dipekerjakan dalam suatu organisasi.
Sikula mengemukakan bahwa: Recruitment is the act process of an organization attempting to obtain additional manpower for operational purpose. Recruiting involves acquiring further human resources to serve as institutional input. (Penarikan pegawai adalah tindakan atau proses dari suatu usaha organisasi untuk mendapatkan tambahan pegawai untuk tujuan operational. Penarikan pegawai melibatkan sumber daya manusia yang mampu berfungsi sebagai input lembaga)
Pengertian penarikan juga disampaikan oleh Hasibuan adalah usaha untuk mencari dan mempengaruhi calon tenaga kerja agar mau melamar lowongan pekerjaan yang ada dalam suatu perusahaan, dan Mangkunegara mengatakan bahwa rekrutmen merupakan suatu proses atau tindakan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mendapatkan tambahan pegawai yang melalui tahapan yang mencakup identifikasi dan evaluasi sumber-sumber penarikan pegawai, menentukan kebutuhan pegawai yang diperlukan perusahaan, proses seleksi, penempatan, dan orientasi pegawai.
Sedangkan Arun Monappa dan Mirza S. Saiyadain berpendapat bahwa “Recruitment is the generating of apllications or applicants for specific position.” Penarikan pegawai adalah memproses lamaran atau memproses calon-calon pegawai untuk posisi pekerjaan tertentu, serta Dale Yoder menyebutkan: Recruitment, including the identification and evaluation of source, is a major step in the total staffing process. The process begins with the determination of man power needs for the organization. It continues with inventories of cap abilities recruitment. selection, placement, and orientation. (Penarikan pegawai mencakup identifikasi dan evaluasi sumber-sumbernya, tahapan dalam proses keseluruhan menjadi untuk organisasi, kemudian dilanjutkan dengan mendaftarkan kemampuan penarikan, seleksi, penempatan, dan orientasi).
Menurut Mathis and Jakson yang dikutip oleh Handoko mengatakan bahwa perekrutan adalah proses mengumpulkan sejumlah pelamar yang berkualifikasi bagus untuk pekerjaan didalam organisasi atau perusahaan. Dalam arti kata, merupakan penarikan (recruitment) adalah sebagai proses pencarian dan pemikatan calon karyawan (pelamar) yang) mampu untuk melamar sebagai karyawan.
Sukamti mengutip dari Ivancevich dan glueck bahwa recruiting adalah serentetan kegiatan yang digunakan oleh organisasi untuk menarik calon pegawai yang memiliki kemampuan dan sikap yang dibutuhkan untuk membantu mencapai tujuannya. Dan Sukamti juga mengutip dari pendapat Schuler dan Youngblood (bahwa penarikan (recruitmen) adalah serentetan kegiatan dan proses yang digunakan untuk mendapatkan secara sah orang-orang yang tepat dan dalam jumlah yang cukup. Pada tepat dan waktu yang tepat sedemikian sehingga orang dan organisasi dapat memilih satu dengan lainnya sesuai dengan keinginan mereka dalam jangka waktu pendek dan panjang.
Jadi pada intinya penarikan (recruitmen) adalah suatu proses atau tindakan yang dilakukan oleh suatu organisasi dalam upaya mendapatkan pemenuhan tenaga kerja melalui proses identifikasi (mencari dan memikat pelamar dengan motivasi, kemampuan, keahlian, dan pengetahuan) dan evaluasi terhadap sumber-sumber penarikan pegawai, guna mendapatkan kuantitas dan kualitas pegawai sesuai dengan kebutuhan. Penarikan (recruitmen) dapat digambarkan sebagai berikut.

Penarikan dapat dipandang dari dua sudut pendekatan yang berbeda, yaitu:
- Prospecting Theory of Recruitment, pendekatan yang digunakan didasarkan hanya pada sudut pandang sebuah organisasi dalam usaha memenuhi kebutuhan tenaga kerjanya.
- Mating Theory of Recruitment, tidak hanya organisasi yang mencari pekerja, tetapi juga pekerja mencari pekerjaan, sehingga penarikan pekerja merupakan usaha untuk mempertemukan kebutuhan dari kedua belah pihak. Pendekatan ini lebih realistis karena memadukan dua kepentingan yang berbeda untuk mencapai tujuan bersama.
Proses Penarikan (Recruitment) SDM
Melalui perencanaan sumber daya manusia dapat diketahui kesenjangan antara kebutuhan atau permintaan karyawan dengan ketersediaan karyawan baik dari segi jumlah maupun kualifikasi. Pada dasarnya perencanaan SDM memberikan perkiraan tentang jumlah dan jenis karyawan yang diperlukan suatu organisasi untuk waktu-waktu yang akan datang pada berbagai tempat. Penarikan tenaga kerja dan seleksi bersama-sama menunjukkan suatu strategi perencanaan SDM yang penting untuk memperoleh tenaga kerja cakap yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi. Fungsi perencanaan SDM merinci jumlah dan jenis karyawan yang diperlukan
Baca Juga Penggandaan SDM – Bag.1
Baca Juga Penggandaan SDM – Bag.3
Baca Juga Penggandaan SDM – Bag.4
Baca Juga Penggandaan SDM – Bag.5
Baca Juga Penggandaan SDM – Bag.6
Baca Juga Penggandaan SDM – Bag.7
Sumber Manajemen Sumber Daya Manusia Sri Larasati MM,2018




