PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.6

Ruang SOP / Blog

William G. Scott yang dikutip oleh Sedarmayanti mengatakan bahwa pelatihan dan Pengembangan adalah suatu kegiatan lini dan staf yang tujuannya adalah mengembangkan pemimpin untuk mencapai efektifitas pekerjaan perorangan yang lebih besar, hubungan antar pribadi dalam organisasi yang lebih baik dan penyesuaian pemimpin yang ditinggalkan kepada konteks seluruh lingkungannya

Wexley dan Yuki mengemukakan: “training and development are terms reffering to planned efforts designed facilitate the acquisiton of relevan skills, knowledge, and attitudes by organizational members” Selanjutnya Wexley dan Yukl menjelaskan pula “development focusses more on improving the decision making and human relation skills of middle and upper level management, while training involves lower level employees and the presentation of more factual and narrow subject matter”

Selanjutnya Sedarmayanti menyatakan bahwa persamaan antara pelatihan dan pengembangan yaitu keduanya memberi pengajaran dalam penambahan pengetahuan, keterampilan dan perubahan sikap. lebih lanjut dikatakan juga berdasarkan pengertian pelatihan dan pengembangan terdapat beberapa perbedaan, yaitu sebagai berikut:

L Pelatihan bertujuan mempersiapkan karyawan yang akan segera diberi tugas mengerjakan pekerjaan yang telah ada dalam lembaga(proses pendidikan jangka pendek)

2 Pengembangan diperlukan untuk mempersiapkan karyawan mengerjakan pekerjaan di masa yang akan datang (proses pendidikan jangka panjang)

Menurut Kaltz (Sedarmayanti), menyatakan bahwa perbedaan antara pelatihan dan pengembangan terletak pada bobot materi program.

Berdasarkan asumsi, bahwa dalam setiap program pelatihan dan dalam organisasi terdapat tiga kemampuan yang harus dimiliki karyawan, yaitu kemampuan/keterampilan teknis, kemampuan untuk melakukan interaksi dengan orang lain, dan kemampuan teori/konsepsi. Sedangkan pengembangan, materi yang diberikan akan meliputi ketiga kemampuan dengan intensitas bobot berbeda. Pelatihan bertujuan mempersiapkan karyawan yang akan segera diberi tugas mengerjakan pekerjaan yang telah ada (proses pendidikan jangka pendek).

Triton mengatakan perbedaan pelatihan dang pengembangan adalah sebagai berikut:

Pengembangan diperlukan untuk mempersiapkan karyawan mengerjakan pekerjaan di masa yang akan datang (proses pendidikan jangka panjang), berdasarkan dimensi belajar pelatihan dan pengembangan dapat dibedakan menjadi:

Tujuan Pelatihan Dan Pengembangan

Secara pragmatis program pelatihan dan Pengembangan memiliki dampak positif baik bagi individu maupun organisasi. Smith menguraikan profil kapabilitas individu berkaitan dengan skill yang diperoleh dari Pelatihan dan Pengembangan. Seiring dengan pengusaan keahlian atau keterampilan penghasilan yang diterima individu akan meningkat. Pada akhirnya hasil Pelatihan dan Pengembangan akan membuka peluang bagi pengembangan karier individu dalam organisasi.

Dalam konteks tersebut peningkatan karier atau promosi ditentukan oleh pemilikan kualifikasi skill. Sementara dalam situasi sulit dimana organisasi cenderung mengurangi jumlah karyawannya. Pelatihan dan Pengembangan memberi penguatan bagi individu dengan memberi jaminan job security berdasarkan penguasaan kompetensi yang dipersyaratkan organisasi, seperti apa yang dikatakan oleh Smith (Irianto Yusuf)

1.Training and devolopment has the potensial to improve labour productivity:

2.Training and devolopment can improve quality of that output, a more highly trained employee is not only more competent at the job but also more aware of the significance of his or her action

3.Training and development improve the ability of the organisation to cope with change the succesful implementation of change wheter technical (in the form of new technologies) or strategic (new product, new markets, etc) relies on the skill of the organisations member

Disaat kompetisi antar organisasi berlangsung sangat ketat, persoalan produktivitas menjadi salah satu penentu keberlangsungan organisasi disamping persoalan kualitas dan kemampuan karyawan. Program Pelatihan dan Pengembangan SDM dapat memberi jaminan pencapaian ketiga persoalan tersebut pada peringkat organisasional.

Tujuan diselenggarakan Pelatihan dan Pengembangan diarahkan untuk membekali, meningkatkan, dan mengembangkan kompetensi kerja guna meningkatkan kemampuan, produktivitas dan kesejahteraan. Ada dua tujuan utama program latihan dan pengembangan karyawan.

1.Pelatihan dan Pengembangan dilakukan untuk menutup”gap”antara kecakapan dan kemampuan karyawan dengan permintaan jabatan

2.Program-program Pelatihan dan Pengembangan diharapkan dapat meningkatkan efisien dan efektivitas kerja karyawan dalam mencapai sasaran kerja yang telah ditetapkan, sehingga membuat karyawan menjadi produktif. Dan membantu mereka dalam menghindarkan diri dari keusangan cara kerja agar dapat melaksanakan pekerjaan lebih baik

Tujuan diselenggarakan Pelatihan dan Pengembangan kerja menurut Simamora diarahkan untuk membekali meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja guna meningkatkan kemampuan. produktivitas dan kesejahteraan. Adapun tujuan-tujuannya sebagai beriku

1 Memperbaiki kinerja karyawan yang bekerja secara tidak memuaskan karena kekurangan keterampilan dan dapat meminimalkan masalah yang terjadi dalam pelaksanaan kerja.

2 Memuktahirkan keahlian para karyawan sejalan dengan kemajuan teknologi sehingga karyawan dapat megaplikasikan teknologi baru secara efektif

3.Mengurangi waktu pembelajaran bagi karyawan baru agar kompeten dalam pekerjaan.

4.Mempersiapkan karyawan untuk promosi

5.Mengorientasikan karyawan terhadap organisasi,

6. Memenuhi kebutuhan pertumbuhan pribadi.

Tujuan dan sasaran program pelatihan dan pengembangan bagi karyawan akan berbeda-beda tergantung pada tingkatan karyawan tersebut dalam organisasi. Untuk karyawan dalam tingkatan operasioanal misalnya. tujuan pelatihan yang utama adalah untuk mengurangi kecelakaan kerja. Sedangkan pada karyawan pada tingkat manajerial diarahkan untuk meningkatkan kepercayaan diri, kepekaan, dan stabilitas sosial. Seperti pada tabel berikut:

Menurut Mutiara. S. Panggabean tujuan dari pelatihan dan pengembangan ketrampilan karyawan dilakukan untuk kepentingan karyawan, perusahaan dan konsumen, hal senada juga disampaikan oleh H. Malayu S.P Hasibuan pengembangan karyawan bertujuan dan bermanfaat bagi perusahaan, karyawan, konsumen masyarakat yang atau mengkonsumsi barang/jasa yang dihasilkan perusahaan

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.1

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.2

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.3

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.4

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.5

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.7

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.8

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.9

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.10

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN – Bag.11


Sumber
Manajemen Sumber Daya Manusia
Sri Larasati MM,2018

KATEGORI SOP

RECENT POST

RUANG SOP

Merupakan jawaban untuk Anda dalam mengelola ataupun menyusun setiap proses dalam bidang usaha yang Anda miliki. Dengan adanya SOP, Anda akan lebih mudah menentukan ke-efektivan dan membuat Anda lebih BIJAK dalam menentukan setiap proses yang dibutuhkan.

LOCATION

Grand Pesona Pandanwangi Ruko Kav 2 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

cs.ruangsop@gmail.com

Monday – Friday / 09.00 – 16.00 WIB

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping

Powered by
Hubungi Kami
By Ruang SOP
Halo kak, mau bertanya SOP yang mana?