AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.2

Ruang SOP / Blog

4.Audit pemasaran adalah evaluasi secara sistematik dan komprehensif tentang kebijakan, tujuan dan strategi pemasaran dengan tujuan untuk melaksanakan tindakan perbaikan atau mengambil keputusan.

5.Audit mutu adalah penilaian secara sistematik, objektif dan independen untuk memastikan bahwa kegiatan manajemen mutu telah sesuai dengan pengaturan-pengaturan atau sistem yang telah dirancang dan hasilnya efektif sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

6.Audit lingkungan adalah pemeriksaan atau evaluasi secara sistematis, terdokumentasi, periodik, dan objektif terhadap pengelolaan lingkungan, perangkat pengelolaan lingkungan serta pengaturan-pengaturan pengelolaan lingkungan yang bertujuan mengendalikan dampak serta melindungi lingkungan dan memastikan semua aspek yang dijalankan memenuhi persyaratan regulasi dan kebijakan perusahaan serta secara efektif mencapai tujuan yang direncanakan.

7.Audit komunikasi adalah kajian mendalam dan menyeluruh tentang pelaksanaan sistem komunikasi keperusahaanan yang bertujuan meningkatkan efektivitas perusahaan.

8.Audit sumber daya manusia adalah pemeriksaan dan penilaian secara sistematis, objektif dan terdokumentasi terhadap fungsi fungsi perusahaan yang terpengaruh oleh manajemen SDM (sumber daya manusia) dengan tujuan memastikan dipenuhinya azas kesesuaian, efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya manusia untuk mendukung tercapainya sasaran sasaran fungsional maupun tujuan perusahaan secara keseluruhan baik untuk jangka pendek, menengah maupun jangka panjang

Audit Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan bagian dari audit operasional Audit Sumber Daya Manusia (SDM) menurut Susilo (2016) adalah pemeriksaan dan penilaian secara sistematis, objektif dan terdokumentasi terhadap fungsi-fungsi perusahaan yang terpengaruh oleh manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dengan tujuan memastikan dipenuhinya azas kesesuaian, efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya manusia untuk mendukung tercapainya sasaran-sasaran fungsional maupun tujuan perusahaan secara keseluruhan baik untuk jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang.

Audt SDM sebagai suatu prosedur untuk meneliti atau memeriksa apakah cara membina sumber daya manusia dalam perusahaan perusahaan itu sudah benar dan menurut ketentuan ketentuan yang berlaku dan prinsip-prinsip pembinaan yang tepat sesuai kesepakatan bersama. Pengertian audit sumber daya manusia menurut Rivai (2011) adalah pemeriksaan kualitas secara menyeluruh kegiatan SDM dalam suatu departemen, divisi atau perusahaan, dalam arti mengevaluasi kegiatan-kegiatan SDM dalam suatu perusahaan

dengan menitik-beratkan pada peningkatan atau perbaikan kegiatan. Berdasarkan definisi di atas terdapat beberapa kata kunci

yang perlu dijelaskan secara lebih terperinci agar pengertian tentang audit sumber daya manusia dapat lebih jelas dan mudah untuk dipahami sehingga implementasinya dapat dilakukan dengan tepat dan menghasilkan manfaat maksimal. Tujuan audit sumber daya manusia sebagai berikut:

1.Untuk mengetahui apakah dan hasil kerja karyawan sesuai dengan rencana

2.Untuk mengetahui apakah semua karyawan dapat menyelesaikan job description-nya dengan baik dan tepat waktu

3.Sebagai pedoman menentukan besarnya balas jasa kepada setiap  karyawan

4.Sebagai dasar pertimbangan pemberian pujian dan atau hukuman kepada setiap karyawan

5.Sebagai dasar pertimbangan pelaksanaan mutsi vertikal, horizontal dan atau alih tugas bagi karyawan

6.Untuk memotivasi peningkatan semangat kerja, prestasi kerja dan disiplin karyawan

7.Untuk menghindari terjadinya kesalahan sedini mungkin dan tindakan perbaikan dapat dilakukan secepatnya

8.Sebagai dasar pertimbangan ikut sertanya karyawan, mungkin pengembangan (pelatihan dan pendidikan)

9.Untuk memenuhi ego dan kepuasan dengan memperhatikan nilai mereka

10.Sebagai pedoman yang efektif dalam melaksanakan seleksi penerimaan karyawan di masa yang akan datang

11. Sebagai dasar penilaian kembali rencana SDM apakah sudah baik atau tidak. atau masih perlu disempurnakan.

Audit sumber daya manusia dilakukan untuk mengevaluasi kegiatan SDM dengan maksud menilai efektivitas SDM, mengenali aspek yang masih dapat diperbaiki, mempelajari aspek-aspek tersebut secara mendalam dan menunjukkan kemungkinan perbaikan, dan membuat rekomendasi untuk melaksanakan perbaikan tersebut. Pelaksanaan audit ini hendaknya mencakup evaluasi terhadap fungsi SDM.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa audit sumber daya manusia berfokus pada pencarian data dan informasi tentang permasalahan perusahaan dari perfektif sumber daya manusia. Masalah-masalah yang secara langsung atau secara tidak langsung dapat mengakibatkan kegagalan perusahaan dapat diidentifikasi sedini mungkin melalui proses audit sehingga manajemen dapat segera memberikan perhatian dan tindakan koreksi dapat segera diambil. Adapun ruang lingkup audit manajemen sumber daya manusia terdiri dari:

1.Perencanaan audit SDM, yaitu audit dimulai secara logis dengar suatu telaah kerja departemen Sumber Daya Manusia, audi sumber daya manusia meliputi suatu perencanaan sumber daya manusia yang meliputi rapat kerja yang melibatkan staf-staf manajer senior. Adapun indikator pengukuran perencanaan audit SDM adalah menetapkan staf secara tepat dalam penugasan sesuai dengan keahlian, penyusunan program kerja audit dan pelaksanaan pengembangan strategi menyeluruh.

2.Pelaksanaan audit SDM baik secara individual maupun kolektif, secara formal dan informal, dilakukan oleh atasan langsung dan manajer urusan SDM, dan baru ada artinya jika ada tindak lanjut dan hasilnya. Adapun indikator pengukuran pelaksanaan audit SDM yaitu pengumpulan dan evaluasi bukti kegiatan SDM. pendokumentasian dalam kertas kerja, mengidentifikasi dan melakukan wawancara kepada sumber sumber yang bersangkutan dan mengevaluasi temuan-temuan yang diperoleh.

3.Pengelolaan dan tindak lanjut audit SDM. Setelah melakukan kedua tahap seperti di atas, maka hal yang perludilakukan adalah menyusun laporan dari hasil temuan audit. Pengelolaan audit adalah diskriminasi komprehensif terhadap aktivitas SDM yang meliputi rekomendasi untuk praktek yang efektif dan rekomendasi untuk memperbaiki praktek yang tidak efektif. Adapun indikator pengukuran pengelolaan dan tindak lanjut audit SDM adalah informasi temuan-temuan audit, penyusunan hasil pemeriksaan dan penyampaian rekomendasi yang dihasilkan.

Baca Juga AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.1

Baca Juga AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.3

Baca Juga AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.4

Baca Juga AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.5


Sumber
Manajemen Sumber Daya Manusia Di Era Revolusi Industri 4.0
Dr Sitti Nurbaya S.pd,MM,2020

KATEGORI SOP

RECENT POST

RUANG SOP

Merupakan jawaban untuk Anda dalam mengelola ataupun menyusun setiap proses dalam bidang usaha yang Anda miliki. Dengan adanya SOP, Anda akan lebih mudah menentukan ke-efektivan dan membuat Anda lebih BIJAK dalam menentukan setiap proses yang dibutuhkan.

LOCATION

Grand Pesona Pandanwangi Ruko Kav 2 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

cs.ruangsop@gmail.com

Monday – Friday / 09.00 – 16.00 WIB

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping

Powered by
Hubungi Kami
By Ruang SOP
Halo kak, mau bertanya SOP yang mana?