Dalam pelatihan diciptakan suatu lingkungan dimana para karyawan dapat memperoleh atau mempelajari sikap, kemampuan, keahlian, pengetahuan dan perilaku yang spesifik yang berkaitan dengan pekerjaannya. Pelatihan biasanya berfokus pada penyediaan ketrampilan ketrampilan khusus bagi karyawan sehingga langsung terpakai untuk pelaksanaan pekerjaannya dan membantu mereka mengoreksi kelemahan dalam kinerja mereka. Pelatihan mempunyai berbagai manfaat karir jangka panjang bagi para karyawan. Program-program pelatihan tidak hanya penting bagi individu, tetapi juga perusahaan dan hubungan sosial dalam kelompok kerja.
Disamping pelatihan, suatu perusahaan juga harus melakukan pengembangan terhadap seluruh karyawannya. Pengembangan karyawan diutamakan untuk karyawan lama dalam rangka menyegarkan kembali dan untuk meningkatkan kemampuannya. Disamping itu yang terpenting dalam pengembangan karyawan yang dilakukan adalah untuk meningkatkan karir dan penentu kompensasi karyawan yang bersangkutan.
Pengembangan karyawan atau SDM adalah setiap usaha untuk memperbaiki pelaksanaan pekerjaan yang sekarang maupun yang akan datang dengan memberikan informasi, mempengaruhi sikap atau menambah kecakapan. Dengan kata lain, pengembangan karyawan adalah setiap kegiatan yang dimaksudkan untuk mengubah perilaku orang yang terdiri dari pengetahuan kecakapan dan sikap.
Pengembangan karyawan sebagai kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kecakapan karyawan guna pertumbuhan yang berkesinambungan didalam perusahaan. Pengembangan karyawan adalah suatu usaha yang ditujukan untuk memajukan karyawan baik dari segi karir, pengetahuan maupun kemampuan. Pengembangan karyawan adalah usaha untuk memperbaiki atau meningkatkan pengetahuan umum bagi karyawan agar pelaksanaan tujuan lebih efektif dan efisien.
A.Pelatihan
Sumber daya manusia dalam hal ini karyawan merupakan sumber daya terpenting yang dimiliki oleh perusahaan dan merupakan salah satu faktor produksi seperti halnya faktor produksi lainnya. Karyawan merupakan masukan (input) yang diolah oleh perusahaan dan menghasilkan keluaran (output). Karyawan yang baru diterima oleh perusahaan yang belum mempunyai keterampilan dan keahlian kerja diberikan pelatihan kerja sehingga karyawan tersebut dapat menjadi karyawan yang terampil dan ahli dalam melaksanakan pekerjaannya. Namun, pelatihan kerja tidak hanya diberikan kepada karyawan baru saja, pelatihan kerja juga bermanfaat bagi karyawan yang telah lama bekerja di perusahaan dan seharusnya juga diberikan pelatihan kerja. Meskipun para karyawan lama telah memiliki pengalaman dari pekerjaan yang telah mereka lakukan namun karyawan tersebut masih memerlukan pelatihan untuk mengurangi atau menghilangkan kebiasaan kerja yang jelek atau untuk mempelajari keterampilan keterampilan baru yang dapat meningkatkan kinerja karyawan tersebut.
Pelatihan adalah proses secara sistematis mengubah tingkah laku karyawan untuk mencapai tujuan perusahaan. Pelatihan berkaitan dengan keahlian dan kemampuan karyawan untuk melaksanakan pekerjaan saat ini. Pelatihan memiliki oreintasi saat ini dan membantu karyawan untuk mencapai keahlian dan kemampuan tertentu agar berhasil dalam melaksanakan pekerjaannya.
Pelatihan merupakan upaya untuk menstransfer keterampilan dan pengetahuan kepada para peserta pelatihan sedemikian rupa sehingga para peserta menerima dan melakukan pelatihan pada perubahan perilaku yang telah diidentifikasikan. Pelatih juga harus mempelajari keterampilan atau teknik khusus yang dapat didemontrasikan dan diobservasi di tempat tugasnya.
Berdasarkan pengertian di atas maka penulis menyimpulkan bahwa pelatihan adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan, membantu dan memperbaiki keterampilan dan pengetahuan karyawan. Pelatihan bertujuan mempersiapkan karyawan yang akan segera diberi tugas mengerjakan pekerjaan yang telah ada dalam lembaga (proses pendidikan jangka pendek). Secara rinci tujuan pelatihan yaitu:
1 Untuk meningkatkan keterampilan para karyawan sesuai dengan perubahan teknologi
2.Untuk meningkatkan produktivitas kerja perusahaan
3.Untuk mengurangi waktu belajar bagi karyawan baru agar menjadi kompeten
4.Untuk membantu masalah operasional
5.Memberi wawasan kepada para karyawan untuk lebih mengenal perusahaannya
6.Meningkatkan kemampuan peserta latihan mengerjakan tugasnya yang sekarang
7.Kemampuan menumbuhkan sikap empati dan melihat sesuatu dari kacamata orang lain
8.Meningkatkan kemampuan meninterprestasikan data dan daya nalar para karyawan
9.Meningkatkan kemampuan dan keterampilan para karyawan dalam menganalisis suatu permasalahan serta pengambilan keputusan.
Setelah mengetahui tujuan pentingnya pelatihan, maka berikut penulis ungkapkan manfaat dari pelatihan untuk SDM yaitu:
1 Membantu karyawan dalam membuat keputusan dan pemecahan masalah yang lebih efektif
2.Melalui pelatihan dan pengembangan, variabel pengenalan,pencapaian prestasi, pertumbuhan, tanggung jawab dan kemajuan dapat diinternalisasi dan dilaksanakan
3.Membantu mendorong dan mencapai pengembangan diri dan rasa percaya diri
4.Membantu karyawan mengatasi stres, tekanan, frustasi dan konflik
5.Memberikan informasi tentang menigkatnya pengetahuan kepemimpinan, keterampilan komunikasi dan sikap
6.Meningkatkan kepuasan kerja dan pengakuan
7.Membantu karyawan mendekati tujuan pribadi sementara meningkatkan keterampilan interaksi
8.Membangun rasa pertumbuhan dalam pelatihan
9.Membantu pengembangan keterampilan mendengar, bicara dan SDM juga menulis dengan latihan.
Adapun manfaat pelatihan yang diberikan kepada memberikan kontribusi untuk perusahaan yaitu:
1.Mengarahkan untuk meningkatkan profitabilitas atau sikap yang lebih positif terhadap orientasi profit 2. Memperbaiki pengetahuan kerja dan keahlian pada semua level
2.Memperbaiki SDM
3.Membantu karyawan untuk mengetahui tujuan perusahaan
4.Mendukung otentisitas, keterbukaan dan kerpercayaan
5.Meningkatkan hubungan antara atasan dan bawahan
6.Membantu pengembangan perusahaan
7.Membantu Meningkatkan efisiensi, efektivitas, produktivitas dan kualitas
8.Membantu menangani konflik sehingga terhindar dari stress dan tekanan kerja
Untuk meningkatkan potensi personal kerja dapat dilakukan melalui pelatihan kerja.

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.2
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.3
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.4
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.5
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.6
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.7
Sumber Manajemen Sumber Daya Manusia Di Era Revolusi Industri 4.0 Dr Sitti Nurbaya S.pd,MM,2020




