Dewasa ini sudah bermunculan bentuk perusahaan baru, perusahaan yang fleksibel dan tanggap pada berbagai perubahan. Perusahaan yang demikian memiliki ciri tidak hanya terbatas pada garis komando dan tanggungjawab pekerjaan pada setiap bidang, melainkan sudah mengarah pada perluasan pekerjaan, budaya manajemen yang mengarah pada keterbukaan, kepercayaan dan kepemimpinan partisipatif. Berbagai jantangan baik yang berasal dari dalam maupun luar perusahaan yang mengharuskan sebuah perusahaan melakukan pengembangan. Sebagai seorang manajer, akan menghadapi permasalahan timbulnya konflik antar individu atau kelompok dalam perusahaan, sehingga dapat menganggu sistem dan kreativitas unit pekerjaan. Perbedaan kepentingan antar pemangku kepentingan (stakeholder) dalam perusahaan menjadi tantangan yang dapat mengganggu kegiatan dalam perusahaan. Pengembangan perusahaan cenderung lebih bersifat terapan dan berada pada tingkat makro. Pengembangan perusahaan berfungsi secara praktis sebagai proses untuk mengubah sistem dalam perusahaan untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi suatu perusahaan.
Untuk memperoleh hasil yang baik, pengembangan perusahaan dapat dilakukan melalui beberapa langkah sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 6.3.

Suatu hal yang paling mendasar dan terpenting untuk melakukan pengembangan adalah mengidentifikasi dan merumuskan masalah. Berbagai sumber masalah pada berbagai bidang dalam perusahaan yang menuntut agar pengembangan perusahaan harus dilaksanakan. Tidaklah mudah untuk melakukan kegiatan ini karena tidak ada ketentuan yang baku dalam mengidentifikasi dalam merumuskan masalah.
Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia diterapkan melalui pendidikan dan pelatihan yang merupakan proses mengubah perilaku karyawan baik sikap, kemampuan, keahlian, maupun pengetahuan dalam suatu arah guna meningkatkan tujuan operasional yang berorientasi dalam jangka pendek untuk memecahkan masalah terkini dan persiapan jangka panjang untuk menghadapi tantangan di masa mendatang (Simamora, 1997). Usaha memperbaiki kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, mencegah perusahaan berhubungan dengan karyawan-karyawan yang tidak kompeten terutama dalam masalah disiplin dan karyawan-karyawan yang memiliki kecakapan yang telah ketinggalan zaman.
Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia adalah suatu kegiatan dari perusahaan yang bermaksud untuk dapat memperbaiki dan mengembangkan sikap tingkah laku, keterampilan dan pengetahuan dari para karyawan yang sesuai dengan keinginan dari perusahaan yang bersangkutan. pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia merupakan usaha perusahaan yang sengaja dilakukan untuk meningkatkan kinerja sekarang dan yang akan datang dengan meningkatkan kemampuan.
Alasan dan perlunya diadakan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, antara lain:
a.Perlunya pembaharuan dan penyempurnaan di bidang administrasi untuk dapat menanggulangi dan mendukung perkembangan social ekonomi. Kemudian perlu diberikan berbagai orientasi baru,perkenalan pada pelbagai teknik-teknik administrasi maupun manajemen yang dirasakan masih lemah;
b.Perluasan atau bertambahnya fungsi-fungsi pemerintahan yang harus dilaksanakan;
c.Merupakan kenyataan masih langkanya kekaryawanan yang cukup ahli.
tenaga-tenaga Pada hakekatnya tujuan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia secara luas dapat dikelompokkan ke dalam lima bagian, yaitu:
a Memutakhirkan keahlian karyawan sejalan dengan perubahan teknologi
b.Mengurangi waktu belajar karyawan baru untuk menjadi kompeten dalam pekerjaan.
c Membantu memecahkan masalah operasional.
d.Mempersiapkan karyawan untuk promosi
e.Mengorientasikan karyawan terhadap perusahaan
Manfaat pendidikan dan pelatihan antara lain sebagai berikut:
a.Kenaikan produktivitas dan kualitas jumlah maupun kualitas mutu.
b.Kenaikan moral kerja. Apabila pendidikan dan pelatihan sesuai dengan tingkat kebutuhan yang dalam perusahaan maka akan tercipta suatu kerja yang harmonis dengan semangat yang tinggi.
c.Menurunnya pengawasan. Semakin meningkatnya kemampuan karyawan maka mengurangi beban pengawas untuk selalu membimbing dalam menangani tugas karyawannya.
d.Menurunnya angka kecelakaan.
e.Menaikkan stabilitas dan fleksibilitas karyawan. Hal ini memiliki hubungan dengan penggantian sementara karyawan yang tidak ada atau keluar.
f.Mengembangkan pertumbuhan pribadi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan sebagai lembaga pemerintahan sekaligus pertumbuhan pribadi karyawan.
Dengan mengetahui tentang tujuan dan manfaat pendidikan dan pelatihan seperti yang telah diuraikan maka memberi masukan bahwa dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dapat berguna bagi perusahaan karena melalui pendidikan dan pelatihan dapat mengubah pola pikir dan tindakan karyawan kearah yang lebih baik dalam pelaksanaan tugas-tugas perusahaan demi pencapaian tujuan perusahaan.
Penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia dipengaruhi oleh beberapa faktor. Kunci keberhasilan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia yaitu:
a.Peserta pendidikan dan pelatihan. Dimana dalam hal ini haruslah dilakukan seleksi pengikut pendidikan dan pelatihan apabila ingin memperoleh hasil yang menguntungkan.
b.Instruktur, merupakan tokoh penting dalam penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan. Seorang instruktur atau pengajar yang cakan dan berkompeten memberi bantuan yang sangat besar kepada suksesnya pendidikan dan pelatihan. Instruktur-instruktur yang cakap dapat diperoleh dari tubuh perusahaan maupun luara perusahaan.
c.Masa pendidikan dan pelatihan. Lamanya masa pendidikan dan pelatihan tergantung pada tingkat kecakapan yang akan diperoleh peserta, kemampuan belajar daripada pengikut pendidikan dan pelatihan dan media pendidikan dan pelatihan yang dipergunakan.
d.Bahan pendidikan dan pelatihan. Biasanya diinginkan bahan tertulis sebagai instruksi, pemeriksaan dan referensi. Akan tetapi hala-hal dimana kursus bersifat khusus, maka sebaiknya bahan yang digunakan bersifat khusus juga.
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.1
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.2
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.3
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.4
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.6
Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.7
Sumber Manajemen Sumber Daya Manusia Di Era Revolusi Industri 4.0 Dr Sitti Nurbaya S.pd,MM,2020




