PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.4

Ruang SOP / Blog

3.Azas perencanaan dan pengembangan training Dalam perencanaannya bersifat komprehensif dan integral maksudnya, komprehensif adalah program yang direncanakan harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat secara individu maupun nasional. Integral adalah program yang memuat berbagai jenis pelatihan terpadu dengan program lain yang ada kaitannya dengan output, sehingga mengahsilkan outcome.

4.Azas manfaat, maksudnya program yang dilaksanakan bergantung dari kebutuhan dan manfaat yang diharapkan oleh masyarakat. Jadi bukan berdasarkan sekedar melaksanakan proyek untuk menghabiskan dana subsidi. Namun benar-benar membina sehingga dapat meningkatkan ketrampilan.

5.Azas tanggung jawab bersama, maksudnya tarining itu adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan keterampilan sehingga masyarakat mempunyai ketrampilan yang dapat digunakan untuk bekerja.

6.Azas yang seperti ini sangat baik jika dimanfaatkan untuk program Gerdutaskin (Gerakan Pengentasan Rakyat Miskin) atau kalau disekolah disebut life skill yaitu pembekalan ketrampilan bagi murid sekolah yang miskin, dengan harapan setelah lulus sekolah dapat memanfaatkan keterampilannya untuk bekerja.

Menurut CSA (Cybernatic System Aproach), hubungan antara ketergantungan input, proses, dan output serta umpan balik sebagai sub sistim pengendalian program.

Berdasarkan tempat pelatihan dapat digolongkan menjadi dua yaitu pelatihan on the job dan pelatihan off the job. Artinya on the job yaitu pelatihan dilaksanakan ditempat kerja yang sesungguhnya, dalam kondisi proses kegiatan kerja yang sebenarnya serta menggunakan alat,bahan peralatan serta lingkungan kerja yang sama. Hasil dari lulusan atau output pelatihan ini akan sesuai dengan kemampuan yang dibutuhkan oleh pemakai atau perusahaan. Pelatihan off the job, latihan ini dilaksanakan diluar tempat kerja misal di LIK, BLKI dan lembaga lain yang menyelenggarakan pelatihan.

Berdasarkan sifatnya pelaksanaan pelatihan dapat dibagi menjadi tiga yaitu: (1) Institutional training atau program pelatihan institusional (2) program pelatihan non institusional mobil training, (3) inplant training. (4) production training. Dilihat dari tingkatnya dapat dibagi menjadi 5 yaitu (1) initial training, yaitu latihan awal bagi calon pekerja, (2) aprentice training, yaitu latihan bagi calon pekerja yang sudah menjadi karyawan, (3) upgrading training, yaitu latihan yang ditujukan untuk meningkatkan ketrampilan ataupun pengetahuan pekerja karena adanya perkembangan teknologi ataupun untuk meningkatkan kemampuan, (4) conversion training. latihan yang ditujukan bagi pekerja karena peralihan bidang kerjanya, (5) refreshing course, latihan yang diberikan dalam materi yang sama akibat perkembangan pengetahuan dan teknologi.

B.Pengembangan

Persaingan yang semakin tajam membuat setiap perusahaan atau perusahaan ingin menjadi yang terbaik. Keadaan ini akan menuntut setiap perusahaan atau perusahaan ingin memperoleh sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang dapat memberikan hasil kerja maksimal. Perkembangan teknologi menuntut perusahaan melakukan perubahan pada berbagai aspek. Setiap sumber daya manusia harus dapat beradaptasi atas sistem-sistem yang berlaku dalam perusahaan, harus dikembangkan secara terus menerus untuk mempertahankan atau meningkatkan kemampuannya. Di sisi lain, para manajer dituntut untuk mengembangkan dirinya agar dapat meningkatkan kemampuan kepemimpinannya.

Pengembangan sumber daya manusia (human resource development) adalah proses untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam membantu tercapainya tujuan perusahaan. Kemampuan sumber daya manusia dalam perusahaan dapat ditingkatkan melalui program pelatihan dan pendidikan. Pelatihan akan dilakukan bagi sumber daya manusia yang dinilai kurang terampil dalam mengerjakan pekerjaannya. Pada aspek lain peningkatan pendidikan dilakukan bagi sumber daya manusia yang dinilai kurang memiliki pengetahuan dalam pekerjaannya.

Pengembangan sumber daya manusia membutuhkan biaya yang relatif besar. Tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk kepentingan pelatihan dan pendidikan sumber daya manusia. Kebanyakan perusahaan rela mengorbankan sejumlah dana untuk kepentingan pengembangan dengan harapan memperoleh hasil kerja maksimal. Harapan ini dapat terwujud pada tingkat produktivitas yang lebih baik, tingkat turnover dan absensi sumber daya manusia yang lebih rendah.

Program-program pengembangan sumber daya manusia akan memberi manfaat kepada perusahaan dan para sumber daya manusia itu sendiri. Perusahaan akan memperoleh manfaat berupa peningkatan produktivitas, stabilitas dan fleksibilitas untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang selalu berubah. Bagi sumber daya manusia, dapat meningkatkan keterampilan atau pengetahuan akan pekerjaannya. Pengembangan sumber daya manusia merupakan dasar bagi seseorang untuk menduduki suatu jabatan yang lebih tinggi di perusahaan (promosi) atau dipindahtugaskan ke pekerjaan lain (mutasi). Oleh karena itu, pengembangan merupakan suatu kebutuhan bahkan sesuatu yang diharapkan oleh setiap orang dalam perusahaan.

Analisis yang dilakukan perusahaan untuk mencapai tujuannya, para manajer membentuk strategi perusahaan yang lebih luas, dan membentuk sistem yang tepat agar dapat mengembangkan para sumber daya manusia. Pengembangan sumber daya manusia harus dikaitkan dengan perencanaan strategis, karena perusahaan atau perusahaan harus mengembangkan bakat-bakat yang dimiliki sumber daya manusia sesuai dengan persyaratan pekerjaan. Para manajer akan berhasil menjalankan tugasnya dalam mengembangkan sumber daya manusia, bila melaksanakannya secara terencana.

Bagi sumber daya manusia, pengembangan sangatlah penting untuk meningkatkan kemampuan teknis tentang pekerjaannya. Para pekerja dapat memahami dan mengenal dengan baik tentang pekerjaannya, sehingga akan meningkatkan keputusannya dan berakibat pada peningkatan produktivitas. Pengembangan manajemen merupakan upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajer dalam menambah wawasan kepemimpinannya.

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.1

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.2

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.3

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.5

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.6

Baca Juga PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA – Bag.7


Sumber
Manajemen Sumber Daya Manusia Di Era Revolusi Industri 4.0
Dr Sitti Nurbaya S.pd,MM,2020

KATEGORI SOP

RECENT POST

RUANG SOP

Merupakan jawaban untuk Anda dalam mengelola ataupun menyusun setiap proses dalam bidang usaha yang Anda miliki. Dengan adanya SOP, Anda akan lebih mudah menentukan ke-efektivan dan membuat Anda lebih BIJAK dalam menentukan setiap proses yang dibutuhkan.

LOCATION

Grand Pesona Pandanwangi Ruko Kav 2 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

cs.ruangsop@gmail.com

Monday – Friday / 09.00 – 16.00 WIB

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping

Powered by
Hubungi Kami
By Ruang SOP
Halo kak, mau bertanya SOP yang mana?