4.Contoh Usaha Bersistem yang Ada di Kehidupan Sehari-hari
a Indomaret sebagai toko ritel modern
Menurut Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 53/M DAG/PER/12/2008 tentang Pedoman Penataan dan Per binaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, yang dimaksud dengan toko adalah bangunan gedung dengan fungsi usaha yang digunakan untuk menjual barang dan terdiri dari hanya satu penjual. Se dangkan toko modern adalah toko dengan sistem pela yanan mandiri, menjual berbagai jenis barang secara eceran yang berbentuk Minimarket, Supermarket, Depart ment Store, Hypermarket ataupun grosir yang berbentuk Perkulakan.
Berdasarkan luasnya, toko modern dibagi menjadi beberapa macam, yaitu:
Minimarket, luasnya kurang dari 400 m² (empat ratus meter persegi),
Supermarket, luasnya mulai dari 400 m² sampai dengan 5.000 m²,
Hypermarket, luasnya lebih dari 5.000 m²,
Department Store, luasnya lebih dari 400 m²dan Perkulakan, luasnya lebih dari 5.000 m².
Usaha bersistem yang paling menjamur dewasa ini toko dengan sistem waralaba atau franchise. Usaha dengan sistem waralaba adalah kegiatan pemberian lisensi dari pemegang usaha (franchisor) kepada pembeli merek usaha (franchise) untuk berusaha dibawah nama dagang franchisor berdasarkan kontrak dan pembayaran royalti. Usaha waralaba ini terbilang stabil dan aman karena tinggal menggunakan nama dagang yang sudah dikenal.
Bidang usaha waralaba yang paling berkembang saat ini adalah bidang usaha ritel modern atau toko eceran modern yang menyediakan kebutuhan sehari-hari. Ada banyak sekali usaha jenis ini, dan salah satunya yang sa ngat terkenal adalah Indomaret. Sejak didirikan pertama kali pada tahun 1988 sebagai toko yang menyediakan keperluan sehari-hari di daerah perumahan, Indomaret berkembang pesat menjadi perusahaan waralaba ritel ter besar dan terluas di Indonesia. Indomaret tetap konsisten berkecimpung di bidang minimarket yang dikelola secara profesional hingga saat ini. Berikut visi dan budaya per usahaan Indomaret:
Visi: Menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Moto: Mudah dan hemat.
Budaya: Munjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, ke benaran dan keadilan, kerjasama kelompok, ke majuan melalui inovasi yang ekonomis serta meng utamakan kepuasan konsumen.
Esensi: Pendekatan dengan senyuman yang tulus untuk membangun hidup lebih baik.
Indomaret atau PT. Indomarco Prismatama saat ini berkembang pesat dengan jumlah gerai mencapai lebih dari 9.096 di seluruh Indonesia dan menyediakan lebih dari 4.800 jenis produk. Produk yang disediakan berupa produk makanan, non-makanan, general merchandise,dan fresh product. Pengadaan produk Indomaret didu kung lebih dari 1.000 pemasok berskala nasional ter masuk UMKM Indomaret pun mengembangkan lebih dari 200 produk private label dengan harga ekonomis dan kualitas prima. Kini keberadaan Indomaret makin diperkuat dengan kehadiran Indogrosir, yaitu anak per usahaan dengan konsep bisnis Pusat Perkulakan.
Kesuksesan Indomaret tentu dikarenakan kuatnya sistem yang dimiliki. Visi dan budaya yang diusungnya diimplementasikan dalam kegiatan operasional perusa haan. Sebagai usaha ritel, sistem distribusinya dirancang seefisien mungkin dengan menyiapkan jaringan pemasok yang handal serta menyediakan produk-produk yang ber kualitas.
b.Restoran cepat saji McDonald’s
Restoran cepat saji atau fast food restaurant adalah rumah makan yang menghidangkan makanan dan minuman dengan cepat, biasanya berupa hamburger atau ayam goreng. Kebanyakan rumah makan cepat saji yang ber operasi di Indonesia adalah berupa waralaba atau cabang dari perusahaan asing. Salah satu yang paling terkenal adalah McDonald’s. Kisah mengenai Raksasa Fast Food ini diawali dari seorang pedagang mesin susu kocok bernama Raymond Kroc. Di tahun 1954 Ray Kroc di kejutkan dengan datangnya pesanan dalam jumlah besar berupa 8 multi-mixer dari sebuah restoran di San Ber nardino, California. Di sana ia menemukan sebuah res toran yang berskala tidak terlalu besar namun terbilang sukses yang dikelola oleh Dick dan Mac McDonald.
Ray Kroc kemudian tergerak untuk mengembangkan usaha restoran cepat saji dengan bantuan Dick dan Mac McDonald. Ia mencoba mengembangakan restoran cepat saji yang memproduksi hamburger, kentang goreng dan susu kocok Restorannya menerapkan sistem waralaba, jadi setiap geral memiliki produk yang dijual sama. Selain itu, ia juga menerapkan prosedur operasi standar yang mana semua makanan yang dijual harus memiliki standar yang sama.
Visi McDonald’s adalah menjadi restoran cepat saji dengan pelayanan terbaik di dunia. Untuk mencapai visi ini, McDonald’s selalu menjamin mutu produk-produknya, memberikan pelayanan yang memuaskan, menawarkan kebersihan dan keamanan produk pangan serta nilai-nilai tambah lainnya. Senyum konsumen adalah hal penting untuk McDonald’s. Adapun misinya meliputi:
menjadi perusahaan terbaik bagi semua karyawan kami di setiap komunitas di seluruh dunia,
menghadirkan pelayanan dengan sistem operasional yang unggul bagi setiap konsumen kami di setiap restoran cabang McDonald’s,
terus mengalami perkembangan ke arah yang menguntungkan sebagai sebuah brand, serta terus mengembangkan sistem operasional McDonald’s ke arah yang lebih baik lagi lewat inovasi dan teknologi.
Tujuan perusahaan McDonald’s, baik McDonald’s In ternasional maupun McDonald’s Indonesia adalah:
suatu sistem yang mampu menyediakan jasa ma kanan di dunia dengan lebih dari 50.000 restoran,
brand McDonald’s menyentuh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja saat kita melakukan bisnis,
McDonald’s sebagai tempat bekerja yang terbaik untuk setiap orang yang ada di seluruh dunia,
restoran dimana setiap pelanggan tersenyum dan merasa spesial,
organisasi yang memiliki hubungan kerja yang baik dan kuat antara pemilik, pemasok barang, dan per usahaan, serta
brand yang sukses dan memberikan kontribusi pada pemilik, pemasok barang dan perusahaan.
Perusahaan yang berlogo huruf M dan berwarna ku ning ini mengusung konsep segar dan kekeluargaan se hingga mudah diterima oleh masyarakat. Dengan system yang mantap, saat ini McDonald’s memiliki sekitar kurang lebih 31.000 gerai yang tersebar di lebih dari 119 negara di dunia.
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 1
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 2
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 3
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 4
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 5
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 6
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 8
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 9
Sumber Strategi Pintar Menyusun SOP Endah Nur Fatimah,Dkk, 2015




