C.PT. Indofood Sukses Makmur
Indofood Sukses Makmur Tbk. termasuk perusahaan yang bergerak dalam industri pangan yang didirikan pada tahun 1971. Saat ini, perusahaan tersebut merupakan salah satu perusahaan mie instant dan makanan olahan terkemuka di Indonesia yang menjadi salah satu cabang perusahaan yang dimiliki oleh Salim Group. Perusahaan ini mencanangkan suatu komitmen untuk menghasilkan produk makanan bermutu, aman, dan halal untuk dikon sumsi. Aspek kesegaran, higienis, kandungan gizi, rasa, praktis, aman, dan halal untuk dikonsumsi senantiasa menjadi prioritas perusahaan ini untuk menjamin mutu produk yang selalu prima.
Perusahaan ini mencanangkan suatu komitmen un tuk menghasilkan produk makanan bermutu, aman, dan halal untuk dikonsumsi. Aspek kesegaran, higienis, kan dungan gizi, rasa, praktis, aman, dan halal untuk dikonsumsi senantiasa menjadi prioritas perusahaan ini untuk menjamin mutu produk yang selalu prima. Visi yang diusungnya adalah “Menjadi perusahaan yang dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan produk bermutu, berkualitas, aman untuk dikonsumsi dan menjadi pemimpin di industri makanan”. Sedangkan, misinya meliputi:
menyediakan solusi ketahanan pangan,
meningkatkan SDM, proses dan teknologi secara berkelanjutan,
berpartisipasi dan beretika dalam kesejahteraan masyarakat dan lingkungan, serta
menjunjung tinggi stakeholders (pemangku kepen tingan).
Selain itu, perusahaan ini juga berusaha menjunjung nilai disiplin, integritas, penghormatan terhadap stake holders, serta kerja keras untuk selalu berinovasi. Kultur perusahaan ini dikenal dengan nama “CONSISTENT (Consumer, Innovation, Staff, Excellence, and Team Work). Maksudnya adalah keberhasilan perusahaan ter gantung kepada kepuasan pelanggan, inovasi merupakan kunci pertumbuhan di masa depan, staf yang handal merupakan aset terbesar perusahaan, kesempurnaan adalah pandangan hidup perusahaan, dan kerjasama tim menjadikan perusahaan ini sebagai pemenang.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang indus tri, PT Indofood Sukses Makmur senantiasa menjalankan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi, pengo Jahan bahan baku hingga menjadi produk yang dapat diterima pasar, secara konsisten. Selain itu, perusahaan ini berusaha memenuhi kebutuhan konsumen, baik dalam kuantitas maupun kualitas produk. Oleh karena itu, perusahaan selalu mengembangkan inovasi guna memenuhi kepuasan pelanggan, khususnya selera kon sumen.
Saat ini, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. telah memliki 36 pabrik, lebih dari 10 merek dengan 150 ra sa dan tipe distributor yang melayani hampir 150.000 gerai. Pelopor industri makanan olahan di Indonesia ini menjadi perusahaan pengolahan mie instan terde pan dan memegang market leader pada masing-ma sing brand yang dimilikinya.
KEUNGGULAN USAHA BERSISTEM DIBANDING USAHA BIASA
Saat ini muncul fenomena bahwa masyarakat lebih senang ber belanja di minimarket atau supermarket daripada di toko atau pasar tradisional. Persaingan pun tidak dapat terhindarkan. Secara sistem yang diusung, jelas minimarket atau supermarket lebih unggul. Dari segi pelayanan yang lebih ramah dan cepat, lokasi yang lebih bersih, keamanan yang lebih terjamin, membuat mereka jauh lebih unggul.
Dalam penelitian CESS (Center for Economic and Social Stu dies) tahun 1998 untuk mengungkapkan alasan utama konsumen belanja di pasar modern (dalam Utomo, 2011 122), menggunakan atribut sebagai berikut.
Tempat lebih nyaman.
Adanya kepastian harga.
Merasa bebas untuk memilih dan melihat-lihat.
Kualitas barang lebih terjamin.
Kualitas barang lebih baik. Jenis barang lebih lengkap.
Model barang sangat beragam.
Tentu saja usaha bersistem memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan usaha biasa. Tanpa sistem, usaha akan kelihataan tidak tertata dan terkesan semrawut. Berikut keunggulan-keung gulan usaha bersistem menurut Suryono Ekotama dalam bukunya Cara Mudah Bikin Standard Operating Prosedure Agar Bisnis Lebih Praktis (2013).
Lebih rapi. Kenapa usaha bersistem lebih rapi?
Dari yang terlihat saja sudah bisa membuktikan bahwa usaha bersistem lebih rapi. Kita dapat membandingkan dari tata letak barang antara toko tradisional dengan minimarket. Tentu jauh lebih rapi tata letak di minimarket. Selain itu, di minimarket juga kelihatan lebih bersih, wangi dan mudah dalam bertransaksi.
Kita juga dapat membandingkan restoran biasa dengan restoran bersistem waralaba. Di kebanyakan restoran biasa, pe layanannya kurang ramah dan terkadang kita diminta menulis kan sendiri pesanan di atas kertas kecil. Selain itu, terkadang juga memakan waktu lama sampai pesanan diantarkan ke meja kita. Berbeda dengan di restoran bersistem, pelayan menyambut de ngan ramah, tempat bersih dan nyaman, pesanan tercatat rapi dan kita segera mendapatkan makanan yang dipesan.
Kerapian adalah bagian dari kualitas usaha. Kerapian da lam usaha mencakup kerapian produk dan kemasan, lokasi usaha, pegawai dan administrasi. Jika usaha rapi, tentu akan mendatangkan keuntungan besar bagi pemilik usaha. Pelang gan pun senang menggunakan produk atau jasa kita.
Usaha bersistem meningkatkan efisiensi
Efisiensi berarti menghindari pernborosan. Baik pemborosan waktu maupun biaya. Dengan prosedur kerja yang jelas dan rapi, tentu pekerjaan akan lebih mudah serta lebih cepat diker jakan. Saat berbelanja di minimarket, pelanggan bisa langsung memilih barang yang dibutuhkan lalu membayar. Namun saat berbelanja di toko kelontong, pelanggan harus menunggu di ambilkan barang oleh penjaga toko, atau terkadang harus me nunggu giliran untuk dilayani karena penjaga tokonya hanya sendirian. Tentu belanja di minimarket lebih efisien waktu. De ngan waktu yang lebih singkat, volume kerja yang dapat diker jakan juga lebih banyak.
Pengusaha konvensional membutuhkan waktu 5 menit untuk menyelesaikan satu kali transaksi, sedangkan pramu niaga minimarket hanya membutuhkan waktu 2 menit untuk sekali transaksi, Jadi jika dibandingkan, dalam waktu 5 menit pramuniaga minimarket sudah dapat melakukan dua kali tran saksi. Manakah yang lebih efisien? Tentu saja usaha minimarket lebih berpotensi meraup untung daripada usaha konvensional.
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 1
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 2
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 3
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 4
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 5
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 6
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 7
Baca Juga Usaha Biasa & Usaha Bersistem – Bag. 9
Sumber Strategi Pintar Menyusun SOP Endah Nur Fatimah,dkk,2015




