Penilaian kinerja memberikan gambaran tentang keadaan pegawai dan sekaligus memberikan feedback (umpan balik) Penilaian kinerja merupakan cara pengukuran kontribusi-kontribusi dari individu dalam instansi yang dilakukannya terhadap organisasi.
Penilaian Kinerja performance appraisal) adalah sistem formall untuk menilai dan mengevaluasi kinerja tugas individu atau tim (Mond) Penilaian kinerja merupakan faktor penting dalam menentukan kesuksesan manajemen kinerja. Sistem penilaian yang efektif akan dapat mengevaluasi prestasi rencana-rencana untuk pengembangan, tujuan dan sasaran. R.W Griffin memberikan definisinya penilaian kinerja adalah evaluasi atas prestasi kerja pekerjaan karyawan dalam rangka menentukan sejauh mana karyawan melakukan pekerjaan secara efektif.
Menurut Amstrong (Irianto)” Penilaian kinerja merupakan suatu proses yang berkesinambungan untuk melaporkan prestasi kerja dan kemampuan dalam suatu periode waktu yang lebih menyeluruh, yang dapat digunakan untuk membentuk dasar pertimbangan suatu tindakan.”
1.Ketepatan waktu dalam menyelesaikan tugas yaitu kesanggupan karyawan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu
2.Penyelesaian pekerjaan melebihi target yaitu apabila karyawan menyelesaikan pekerjaan melebihi target yang ditentukan oleh organisasi
3.Bekerja tanpa kesalahan yaitu tidak melakukan kesalahan terhadap pekerjaan merupakan tuntutan bagi setiap karyawan.
Menurut Mathis dan Jackson (Yuli) Penilaian kinerja karyawan juga bisa didasarkan atas kemampuan mereka dalam menyelesaikan pekerjaan mereka dengan indikator :
1 Kuantitas hasil kerja
2 Kualitas hasil kerja
3 Ketepatan waktu karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya
4.Tujuan Penilaian Kinerja
Menurut Hasibuan, prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu. Sedangkan Moh. As’ud mengatakan bahwa, prestasi kerja sebagai kesuksesan seseorang dalam melaksanakan suatu pekerjaan. Menurut Andrew F. Sikula Penilaian prestasi kerja adalah evaluasi yang sistematis terhadap pekerjaan yang telah dilakukan oleh karyawan dan ditujukan untuk pengembangan. Dale Yodar mengatakan bahwa penilaian prestasi kerja merupakan prosedur yang formal dilakukan di dalam organisasi untuk mengevaluasi pegawai dan sumbangan serta kepentingan bagi pegawai.
Menurut Justine Strait penilaian prestasi kerja adalah proses evaluasi prestasi atau unjuk kerja pegawai yang dilakukan oleh organisasi Penilaian prestasi kerja didefinisikan sebagai suatu prosedur yang mencakup: menetapkan standart kerja, menilai prestasi kerja pegawai secara nyata dibandingkan dengan standart kerja yang telah ditetapkan dan memberikan umpan balik kepada pegawai dengan tujuan untuk memotivasi pegawai agar meninggalkan prestasi yang buruk dan mempertahankannya dan meningkatkan prestasi yang sudah baik.
Menurut Edwin B. Flippo penilaian prestasi kerja didefinisikan sebagai berikut: “Performance appraisal is that it provides information of great assistance inmaking and enforcing decisions about such as promotion, pay increases,layoff and transfer.” (Penilaian prestasi kerja adalah sebagai penyedia informasi yang sangat membantu dalam membuat dan menerapkan keputusan-keputusan seperti promosi jabatan. peningkatan gaji, pemutusan hubungan kerja dan transfer)
Sedangkan menurut T. Hani Handoko yaitu: penilaian prestasi kerja adalah proses melalui mana organisasi-organisasi mengevaluasi atau menilai prestasi kerja karyawan. Dimana kegiatan ini dapat memperbaiki keputusan-keputusan personalia dan memberikan umpan balik kepada karyawan tentang pelaksanaan kerja mereka.” Pengertian penilaian prestasi kerja menurut Lloyd L. Byars dan LeslieW Rue adalah: “Performance appraisal is a process of determining and communicating to an employee how he or she is performing on the job, and idealy establishing a plan of improvement (penilaian prestasi kerja karyawan adalah proses untuk menentukan dan mengkomunikasikan kepada karyawan tentang bagaimana performannya dalam melakukan pekerjaannya dan idealnya. membuat rencana untuk membangun kariernya
Menurut Stoner et al. penilaian prestasi kinerja adalah proses yang meliputi: (1) penetapan standar prestasi kerja; (2) penilaian prestasi kerja aktual karyawan dalam hubungan dengan standar-standar ini, dan (3) memberi umpan balik kepada karyawan dengan tujuan memotivasi orang tersebut untuk menghilangkan kemerosotan prestasi kerja.
Tujuan & Manfaat Penilaian Prestasi Kerja
1.Tujuan Penilaian Prestasi Kerja
Secara umumnya, penilaian prestasi kerja dilakukan antara lain bertujuan untuk membantu manajer dalam mengambil keputusan penting dalam hal promosi, transfer, pemberhentian,dan gaji. Penilaian juga dilakukan untuk menentukan pelatihan dan pengembangan yang dibutuhkan karyawan. Menurut Wether and Davis Tujuan Penilaian Prestasi Kerja mempunyai beberapa tujuan dan manfaat bagi organisasi maupun karyawan yang dinilai yaitu:
a.Performance Improvement. Yaitu memungkinkan pegawai dan manajer untuk mengambil tindakan yang berhubungan dengan peningkatan kinerja,
b.Compensation adjustment. Membantu para pengambil keputusan untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima kenaikan gaji atau sebaliknya.
c.Placement decision. Menentukan promosi, transfer, dan demotion.
d.Training and development needs mengevaluasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan bagi pegawai agar kinerja mereka lebih optimal.
e Carrer planning and development. Memandu untuk menentukan jenis karir dan potensi karir yang dapat dicapai.
f Staffing process deficiencies. Mempengaruhi prosedur perekrutan pegawai.
g.Informational inaccuracies and job-design errors. Membantu menjelaskan apa saja kesalahan yang telah terjadi dalam manajemen sumber daya manusia
h.Equal employment opportunity. Menunjukkan bahwa placement decision tidak diskriminatif.
i.External challenges. Kadang-kadang kinerja pegawai dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti keluarga, keuangan pribadi, kesehatan, dan lain-lainnya. Biasanya faktor ini tidak terlalu kelihatan, namun dengan melakukan penilaian kinerja, faktor-faktor eksternal ini akan kelihatan sehingga membantu departemen sumber daya manusia untuk memberikan bantuan bagi peningkatan kinerja pegawai.
j.Feedback Memberikan umpan balik. Bagi urusan kepegawaian maupun bagi pegawai
Baca Juga PENILAIAN PRESTASI KERJA – Bag.1
Baca Juga PENILAIAN PRESTASI KERJA – Bag.3
Baca Juga PENILAIAN PRESTASI KERJA – Bag.4
Baca Juga PENILAIAN PRESTASI KERJA – Bag.5
Sumber Manajemen Sumber Daya Manusia Sri Larasati MM,2018




