5.Laporan hasil analisis
Banyak orang mengira bahwa evaluasi dibuat untuk melihat oknum-oknum mana saja yang melakukan kesalahan atau pelanggaran. Namun sesungguhnya evaluasi ini dilakukan untuk mencari fakta yang dijadikan landasan dalam melakukan perubahan sistem kerja. Perombakan SOP dan perbaikan di berbagai sisi sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Oleh sebab itu, sebaiknya evaluasi tidak berangkat dari isu namun berdasarkan pada fakta yang ada.
Hasil evaluasi yang didapatkan kemudian dilihat apakah telah sesuai atau sejalan dengan visi dan misi perusahaan. Dari hasil evaluasi tersebut kemudian dapat ditarik kesimpulan apakah SOP telah berjalan sesual dengan rencana ataukah belum. Apabila belum sesuai dengan rencana, bagian mana saja yang perlu dilakukan perbaikan dan bagaimana saja yang perlu dikurangi. Apabila terjadi kesalahan atau ketidaktepatan dalam penerapan SOP, dapat segera diperbaiki. Apabila SOP sudah tidak relevan dengan keadaan di lapangan, SOP juga dapat diperbaharui dengan SOP baru yang lebih relevan. Setelah menentukan langkah apa yang akan ditempuh terhadap SOP lama, Anda perlu membuat laporan hasil evaluasi. Secara umum, laporan hasil evaluasi berisi hal hal sebagai berikut:
1.Bagian atau unit mana saja yang telah dievaluasi.
2.Apa saja ketidaksesuaian antara kinerja karyawan dengan SOP yang ditetapkan.
3. Jabarkan dan tuliskan bukti terkait pelanggaran atau ketidaksesuaian yang ada.
4.Risiko apa saja yang akan muncul apabila pelanggaran atau ketidaksesuaian tersebut tidak segera dibenahi.
5.Saran auditor atau evaluator terhadap pelanggaran atau ketidaksesuaian tersebut.
Baca Juga Langkah – Langkah Menyusun SOP – Bag. 1
Baca Juga Langkah – Langkah Menyusun SOP – Bag. 2
Baca Juga Langkah – Langkah Menyusun SOP – Bag. 3
Baca Juga Langkah – Langkah Menyusun SOP – Bag. 4
Baca Juga Langkah – Langkah Menyusun SOP – Bag. 5
Sumber Panduan Lengkap Menyusun SOP Fajar Nur'aini D.F, M.psi,2020




