Henry Simamora, mengatakan bahwa perencanaan karir (career planning) adalah suatu proses dimana individu dapat mengidentifikasi dan mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan-tujuan karirnya. Perencanaan karir melibatkan pengidentifikasian tujuan-tujuan yang berkaitan dengan karir dan penyusunan rencana-rencana untuk mencapai tujuan tersebut Dari pengertian tersebut berarti bahwa perencanaan karir harus dilalui dengan penyusunan prasyarat-prasyarat yang harus dimiliki oleh seorang karyawan guna mendukung peningkatan karirnya.
Dalam perencanaan karir ada lima syarat utama yang harus dipenuhi agar proses perencanaan tersebut dapat berjalan dengan baik. Kelima syarat tersebut adalah:
1.Dialog
Dalam hal ini pegawai perlu diajak dialog untuk merencanakan karirnya.
2.Bimbingan
Organisasi harus memberikan bimbingan kepada karyawanya agar bisa meniti karir dengan baik. karena tidak semua karyawan memahami jalur karir.
3.Keterlibatan Individual
Dalam perencanaan karir harus melibatkan individu karyawan. mereka hendaknya diberi kesempatan untuk berbicara dan memberi masukan. Hal ini sama dengan syarat pertama yakni dialog.
4.Umpan Balik
Proses pemberian umpan balik akan terjadi jika ada dialog.
5.Mekanisme perencanaan karir
Tata cara atau prosedur yang ditetapkan agar proses perencanaan karir dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Perencanaan karir sebagai salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan SDM internal, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan karir adalah:
L Career Equity; karyawan biasanya menuntut diperlakukan adil dalam meningkatkan karirnya (penilaian prestasi, promosi,informasi)
2.Supervisory concern; keterlibatan langsung atasan
3.Awareness of opportunities; atasan memberikan feedback kepada karyawan tentang pekerjaannya/informasi untuk kesempatan pengembangan karir. Misalnya: iklan lowongan kerja
4.Employee interest; walaupun informasi disebarkan secara adil
tetapi harus disesuaikan dengan minat dan kebutuhan
5. Career Satisfaction; kepuasan karir berbeda-beda tergantung jenis kelamin, usia, pengalaman dsb, misalnya wanita puas menjadi sekretaris
Elemen Dasar Dalam Perencanaan Karir Pada dasarnya perencanaan karir terdiri atas 2 (dua) elemen utama yaitu:
1.Perencanaan Karir Individual (Individual Career Planning.)
Perencanaan karir individual terfokus pada individu yang meliputi latihan diagnostic, dan prosedur untuk membantu individu tersebut. menentukan “siapa saya” dari segi potensi dan kemampuannya. Perencanaan karir individual meliputi:
a.Penilaian diri untuk menentukan kekuatan, kelemahan, tujuan,aspirasi, preferensi, kebutuhan, ataupun jangka karirnya (career anchor)
b.Penilaian pasar tenaga kerja untuk menentukan tipe kesempatan yang tersedia baik di dalam maupun di luar organisasi
c.Penyusunan tujuan karir berdasarkan evaluasi diri
d.Pencocokan kesempatan terhadap kebutuhan dan tujuan serta pengembangan strategi karir
e.Perencanaan transisi karir.
2.Perencanaan Karir Organisasional (Organizational Career Planning)
Perencanaan karir organisasional mengintegrasikan kebutuhan SDM dan sejumlah aktivitas karir dengan lebih menitikberatkan pada jenjang atau jalur karir (career path). Tujuan program perencanaan karir organisasional adalah:
a.Pengembangan yang lebih efektif tenaga berbakat yang tersedia.
b.Kesempatan penilaian diri bagi karyawan untuk memikirkan jalur-jalur karir tradisional atau jalur karir yang baru.
c.Pengembangan sumber daya manusia yang lebih efisien di dalam dan di antara divisi dan/atau lokasi geografis
d.Kepuasan kebutuhan pengembangan pribadi karyawan
e.Peningkatan kinerja melalui pengalaman on the job training yang diberikan oleh perpindahan karir vertikal dan horizontal
f.Meningkatkan loyalitas dan motivasi karyawan yang dapat menyebabkan berkurangnya perputaran karyawan
g.Suatu metode penentuan kebutuhan pelatihan dan pengembangan.
Tujuan Perencanaan Karir
Tujuan perencanaan karir menurut Dillard antara lain:
1.Memperoleh kesadaran dan pemahaman diri (acquiring self awareness).
Penilaian kekuatan dan kelemahan individu merupakan langkah penting dalam perencanaan karir. Salah satu penilaian memung kinkan individu untuk lebih memahami diri sendiri yang berhubungan dengan tujuan dan rencana karir. Pengetahuan untuk perencanaan karir dapat menghindari ketidakpuasan, kekecewaan, dan ketidak bahagiaan melalui kesadaran diri yang akurat. Dengan memahami diri sendiri, individu dapat mencapai kecerdasan kearah efisien dalam kehidupannya dan dapat mulai mengelola kesulitan yang mungkin terjadi dalam hidupnya. Akhirnya, dapat lebih memahami dan menerima diri sendiri, individu dapat membangun landasan dalam memahami dan menerima orang lain
2.Mencapai kepuasan pribadi.
Mencapai kepuasan karir secara pribadi adalah salah satu tujuan dalam perencanaan karir Individu menghabiskan sebagian besar kehidupannya dengan bekerja, individu harus memilih karir yang menghasilkan keuntungan tertinggi dalam kepuasan pribadi. Untuk memperoleh kepuasan dari pekerjaan, individu harus memahami persyaratan karir dan mengenali minat beserta keinginan nya. Ketika individu merasa puas dengan pekerjaan, individu akan Icenderung untuk mengekspresikan sikap positif terhadap aspek aspek lain dari kehidupannya. Untuk mencapai kepuasan pribadi, individu mencari gaji atau bayaran yang lebih memadai dan hadiah yang berwujud. Faktor-faktor yang berkontribusi untuk kepuasan individu adalah kondisi bekerja. tantangan, dan hubungan interpersonal.
3. Mempersiapkan diri untuk memperoleh penempatan dan penghasilan yang sesuai (preparing for adequate placement). individu yang akan mencari pekerjaan harus dirancang secara khusus. Sepanjang perencanaan karir, fokus perhatian orang-orang adalah pada karir yang paling cocok untuk individu. Menilai aset dan kewajiban serta membandingkannya dengan persyaratan untuk berbagai jenis karir. Pendekatan seperti ini akan membantu individu menemukan karir dan individu akan cukup siap menerima karir tersebut.
Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.1
Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.2
Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.3
Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.5
Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.6
Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.7
Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.8
Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.9
Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.10
Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.11
Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.12
Sumber Manajemen Sumber Daya Manusia Sri Larasati MM,2018




