Dalam menghadapi revolusi industry 4.0, sedikitnya ada tiga hal yang yang perlu diperhatikan semua pihak. Pertama adalah kualitas. yaitu upaya menghasilkan SDM yang berkualitas agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja yang berbasis teknologi digital. Kedua, adalah masalah kuantitas, yaitu menghasilkan jumlah SDM yang berkualitas kompeten dan sesuai kebutuhan industri Ketiga, adalah masalah distribusi SDM berkualitas yang masih belum merata. Mengenai upaya peningkatan kompetensi dan produktivitas SDM. perlu dilakukan upaya yang masif melalui lembaga-lembaga pelatihan kerja, badan setifikasi profesi yang sedang dilakukan pemerintah melalui pelatihan di Balai Latihan Kerja dan program-program pemagangan.
Untuk menjawab tantangan era revolusi industri 4.0 tidak cukup hanya dengan literasi manusia lama, untuk mendapatkan SDM yang kompetitif dalam industri 4.0, kurikulum pendidikan harus dirancang agar out put-nya mampu menguasi literasi baru, yaitu (1) literasi data, yaitu kemampuan membaca, menganalisis dan memanfaatkan informasi big data dalam dunia digital, (2) literasi teknologi, yaitu memahami cara kerja mesin, aplikasi teknologi (coding, artificial intelligence dan engineering principles, dan (3) literasi manusia, humanities, komunikasi dan desain.
Dalam perspektif literasi manusia, tujuannya adalah agar manusia dapat berfungsi dengan baik di lingkungan manusia yang semakin dinamis. Perguruan tinggi perlu mencari cara baru untuk mengembangkan kapasitas kognisi manusia, yaitu higher order mental skills, berfikir kritis dan sistemik. Dalam industry 4.0, modal dasar SDM yang harus dimiliki adalah keterampilan yaitu kepemimpinan (leadership) dan bekerja dalam team (teamwork), kelincahan dan kematangan budaya (cultural agility), dengan latar belakang budaya yang berbeda tetap bisa bekerjasama, dan entreprenurship (termasuk sociopreneurship).
Modal fundamental SDM yang selama ini dianggap sukses dalam praktek MSDM harus tetap dipertahankan, diantaranya lima dasar dimensi personality yaitu extravenous, agreeableness conscientiousness, emotional stability dan openness to experience.
Aspek-aspek sukses SDM lain seperti kecerdasan emosional (Golemen, 1977), kecerdasan spiritual (Agustian, 2000) yang meliputi kesadarn diri (self-awareness), manajemen perasaan (emotional management), motivasi diri (self-motivation), perasaan iba hati (empathy), mengelola hubungan baik (managing relationship), keterampilan komunikasi (communication skills) dan gaya pribadi (personal style).
Kategorisasi facit dan explicit knowledge menurut Nonaka dan Takeuchi (1995) dan Polanyi (1966) juga penting untuk diperhatikan dalam era industry 4.0. Pengetahuan yang bersifat formal dan systemic yang dapat diekspresikan dengan kata-kata dan angka disebut explixit knowledge. Sedangkan pengetahuan yang bersifat istimewa, sangat pribadi dan sulit untuk diformalkan dan dikomunukasikan disebut facit knowledge Pada level perusahaan, konsep Resource Based View (RBV) oleh Ketchen et al. (2009) masih sangat relevan pada era industry 4.0. Konsep RBV adalah keunggulan bersaing perusahaan yang didapatkan melalui keunggulan sumber daya strategis yang berharga, jarang atau unik, serta mahal untuk ditiru dan digantikan oleh pesaing. Resourve Based Value memiliki tiga dimensi, yaitu (1) tangible resource, meliputi financial, physical, technological dan organizational. (2) intangible resource, meliputi: human, inovation, reativity, dan reputation (3) organizational capabilities, meliputi: layanan pelanggan yang istimewa (outstanding customer service), kemampuan pengembangan produk yang sangat bagus (excellent product development capabilities). inovasi produk dan jasa (innovation of product and services) and kemampuan menerima, memotivasi dan menjaga modal SDM (ability to hire, motivate and retain human capital).
Baca Juga Pengertian Manajemen SDM – Bag.1
Baca Juga Pengertian Manajemen SDM – Bag.2
Baca Juga Pengertian Manajemen SDM – Bag.3
Baca Juga Pengertian Manajemen SDM – Bag.4
Baca Juga Pengertian Manajemen SDM – Bag.5
Baca Juga Pengertian Manajemen SDM – Bag.6
Baca Juga Pengertian Manajemen SDM – Bag.7
Baca Juga Pengertian Manajemen SDM – Bag.8
Baca Juga Pengertian Manajemen SDM – Bag.9
Baca Juga Pengertian Manajemen SDM – Bag.10
Sumber Manajemen Sumber Daya Manusia Di Era Revolusi Industri 4.0 Dr Sitti Nurbaya S.pd,MM,2020




