MANAJEMEN KARIR – Bag.3

Ruang SOP / Blog

Keberhasilan karier seseorang dipengaruhi oleh hal-hal sebagai berikut:

1.Pendidikan formalnya

2.Pengalaman kerjanya

3.Sikap atasannya

4.Prestasi kerjanya

5.Bobot pekerjaannya

6.Adanya lowongan jabatan

7.Produktifitas kerjanya

Menurut Simamora bila individu merencanakan karir guna meningkatkan status dan kompensasi, memastikan keselamatan pekerjaan, dan mempertahankan kemampuan pasar dalam pasar tenaga kerja yang berubah. Disisi lain, organisasi mendorong manajemen karir individu karena menginginkan :

1.Mengembangkan dan mempromosikan karyawan dari dalam perusahaan;

2.Mengurangi kekurangan tenaga berbakat yang dapat dipromosikan:

3.Meningkatkan produktivitas:

4.Mengurangi turnover karyawan;

5.Memungkinkan manajer untuk menyatakan minat pribadi terhadap bawahannya:

6.Menciptakan citra rekrutmen yang positif.

Simamora juga mengatakan bahwa kepribadian seseorang (termasuk nilai-nilai, motivasi, dan kebutuhan) merupakan hal yang penting dalam menentukan pilihan karir Terdapat enam orientasi pribadi yang menentukan jenis jenis karir yang dapat memikat individu untuk menentukan pilihan karirnya. Ke enam jenis orientasi pribadi tersebut adalah

1.Orientasi realistik. Individu; tipe ini akan terpikat dengan karir yang melibatkan aktivitas-aktivitas fisik yang menuntut keahlian. kekuatan, dan koordinasi. Beberapa contoh: pertanian, kehutanan, dan agrikultur.

2 Orientasi investigatif. Individu; tipe ini akan terpikat dengan karir yang melibatkan aktivitas-aktivitas kognitif (berpikir, berorganisasi, pemahaman) daripada yang afektif (perasaan, akting, dan emosional). Beberapa contoh: biolog, ahli kimia, dan dosen

3.Orientasi sosial. Individu; tipe ini akan terpikat dengan karir yang melibatkan aktivitas-aktivitas antar pribadi daripada fisik atau intelektual. Beberapa contoh: psikologi klinis, layanan asing dan kerja sosial.

4.Orientasi konvensional. Individu: tipe ini akan terpikat dengan karir yang melibatkan aktivitas-aktivitas terstruktur dan teratur.

Beberapa contoh: akuntan dan bankir.

5.Orientasi perusahaan. Individu; tipe ini akan terpikat dengan karir yang melibatkan aktivitas aktivitas verbal yang ditujukan untuk mempengaruhi orang lain. Beberapa contoh: manajer, pengacara dan tenaga humas.

6.Orientasi artistik. Individu; tipe ini akan terpikat dengan karir yang melibatkan aktivitas-aktivitas ekspresi diri, kreasi artistik,ekspresi emosi, dan individualistik. Beberapa contoh: artis,eksekutif periklanan, dan musisi.

Sebagian besar individu mempunyai lebih dari satu orientasi pribadi. Semakin mirip dan cocok orientasi-orientasi pribadi tersebut. maka semakin kecil terjadi konflik internal dalam diri individu untuk menentukan pilihan karir. Hal ini dapat terlihat pada gambar berikut

Model dalam gambar diatas tersebut mempunyai enam sudut dan setiap sudut mewakili satu orientasi. Semakin dekat sudut satu orientasi dengan orientasi yang lain menunjukkan semakin selaras/sesuai pilihan karir seseorang. Perencanaan karir seseorang diawali dengan penilaian diri (self-assessment) yang membantu seseorang melihat jangkar karir (career anchor) mana yang dominan. Individu tersebut selanjutnya harus berada dalam posisi membuat tujuan yang realistik dan menentukan apa yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

B.Pengertian Perencanaan Karir

Aktivitas SDM tidak hanya menunjang kebutuhan perusahaan namun juga memfasilitasi analisis diri dan pengembangan karir. Perusahaan, karyawan, dan manajer memiliki peran dalam merencanakan. memandu, dan mengembangkan karir karyawan. Adanya perencanaan karir memungkinkan seseorang anggota organisasi sebagai perorangan untuk dapat meniti proses kenaikan pangkat dan jabatan sesuai dengan persyaratan dan kemampuannya.

Terjadi resesi, merjer, outsourcing, konsolidasi, dan perampingan menyebabkan karyawan harus menemukan kembali (reinvent) dirinya sendiri. Generasi sekarang lebih menyukai sistem kerja yang bisa memberikan kehidupan yang seimbang dan tidak seperti generasi baby boomers yang cenderung fokus pada jabatan dan pemberi kerja. Oleh karena itu perencanaan karir merupakan otoritas individu. Perencanaan karir sangat berkaitan dengan perencanaan jangka panjang karyawan itu sendiri yang tidak dibatasi dalam suatu organisasi tertentu.

Pengertian Perencanaan Karir

Perencanaan karir adalah suatu perencanaan tentang kemungkinan seorang karyawan untuk dapat meniti proses kenaikan pangkat dan jabatan sesuai dengan persyaratan dan kemampuannya, perencanaan karir merupakan fungsi kepegawaian yang relatif baru dan program-program ini masih jarang kecuali dalam instansi/perusahaan yang besar atau maju

Akan tetapi keterlibatan perencanaan karir makin bertambah. Banyak calon pegawai, khususnya calon-calon yang berpendidikan tinggi, menginginkan suatu karir, bukan “hanya suatu jabatan” saja. Karakteristik dan kriteria pengelolaan karier dirancang berdasarkan pengembangan struktur organisasi sebab jalur karier ditentukan berdasarkan rentang instansi/perusahaan Dalam struktur organisasi yang tersedia dalam organisasi. Beberapa Pengertian tentang perencanaan karir sebagai berikut

Menurut Susilo Martoyo, “perencanaan karier adalah suatu perencanaan tentang kemungkinan-kemungkinan seorang karyawan/ anggota organisasi sebagai individu meniti proses kenaikan pangkat/ jabatan sesuai persyaratan dan kemampuannya”. Perencanaan karir menurut Dessler adalah proses formal untuk:

1.Meningkatkan kesadaran akan keterampilan, minat, pengetahuan. motivasi, dan karakteristik pribadi yang lain

2.Mendapatkan informasi mengenai berbagai peluang dan pilihan karir

3.Mengidentifikasi tujuan-tujuan karir

4 Menyusun rencana tindakan untuk mencapai tujuan-tujuan spesifik

Mondy mengatakan bahwa melalui perencanaan karir, setiap individu mengevaluasi kemampuan dan minatnya sendiri. mempertimbangkan kesempatan karir alternatif menyusun tujuan karir dan merencanakan aktivitas-aktivitas pengembangan praktis. Fokus utama dalam perencanaan karir haruslah sesuai antara tujuan pribadi dan kesempatan-kesempatan yang secara realistis tersedia. Sedangkan Perencanaan karir menurut Rivai adalah proses dimana perusahaan menyeleksi tujuan karir dan jenjang karir dalam mencapai rencana karir.

Menurut Herman Sofyandi perencanaan karir adalah suatu perencanaan tentang kemungkinan seseorang karyawan suatu organisasi atau perusahaan sebagai individu meniti proses kenaikan pangkat atau jabatan sesuai persyaratan dan kemampuannya. Dengan demikian perencanaan karier merupakan suatu proses yang digunakan seseorang untuk memilih karier dan mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan-tujuan kariernya.

Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.1

Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.2

Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.4

Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.5

Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.6

Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.7

Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.8

Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.9

Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.10

Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.11

Baca Juga MANAJEMEN KARIR – Bag.12


Sumber
Manajemen Sumber Daya Manusia
Sri Larasati MM,2018

KATEGORI SOP

RECENT POST

RUANG SOP

Merupakan jawaban untuk Anda dalam mengelola ataupun menyusun setiap proses dalam bidang usaha yang Anda miliki. Dengan adanya SOP, Anda akan lebih mudah menentukan ke-efektivan dan membuat Anda lebih BIJAK dalam menentukan setiap proses yang dibutuhkan.

LOCATION

Grand Pesona Pandanwangi Ruko Kav 2 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

cs.ruangsop@gmail.com

Monday – Friday / 09.00 – 16.00 WIB

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping

Powered by
Hubungi Kami
By Ruang SOP
Halo kak, mau bertanya SOP yang mana?